Heeko menghilang tiba-tiba setelah pergi ke Busan beberapa hari lalu. Yoongi mencoba menghubungi namun ponsel gadis itu tidak aktif. Yoongi juga berusaha mencari Heeko kesana kemari namun semua nihil. Dimanakah keberadaan Heeko?
Satu-satunya yang Yoongi tahu saat ini Heeko pasti berada di apartemen Haruna, sebab wanita itu terlihat menyembunyikan sesuatu darinya, berawal Haruna selalu menolak ketika Yoongi mengajak bertemu atau tidak mau memberi tahu dimana lokasi apartemennya. Yoongi meyakini Heeko pasti ada disana.
Bukan Min Yoongi namanya jika tidak berhasil menemukan hal yang baginya sepele. Tak butuh waktu lama Yoongi berhasil mengetahui dimana Haruna tinggal.
Heeko bukan kabur selamanya. Hanya saja butuh waktu untuk mencerna semuanya. Luka yang sempat pulih kini kembali menganga. Sakit hati, amarah, kesedihan bercampur berubah menjadi jeritan dan tangisan. Pria yang sekarang dicintainya diketahui membunuh pria yang dulu dicintainya. Bagaimana mungkin hati Heeko tidak akan terluka.
¤¤¤
Heeko terlentang di atas tempat tidur. Netra bengkaknya berkelana di langit-langit kamar. Sesekali terdengar dengusan kemudian menangis. Hanya itu yang bisa di lakukan Heeko dalam keseharian belakangan. Semangat hidupnya memudar, terkadang wanita itu berpikir untuk menghabisi nyawanya sendiri. Tapi untuk apa, toh apakah dengan dirinya mati Jungkook akan kembali?.
Ding dong.
Bel apartemen itu berbunyi, Heeko tentu mendengarnya, wanita itu sengaja tidak menghiraukannya. Bel itu kembali berbunyi dan Heeko masih tetap dalam pendirianya. Dan sekarang bel itu berbunyi tanpa jeda. Heeko merasa kesal, dengan gontai wanita itu bangkit membukakakan pintu.
Sesosok pria muncul dari balik pintu. Pria yang beberapa hari ini memenuhi otaknya dan amat di bencinya kini berdiri melihatnya dengan tatapan khawatir.
Heeko tertegun, cepat-cepat kembali menutup pintu. Namun dengan gesit pria itu menghalangi pintu dengan kakinya.
"Kumohon pergilah" pinta Heeko serak berusaha mendorong pintu.
"Hee, ada apa?"
"Pergilah!" pekik gadis itu.
"Jelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi?"
Yoongi mendorong pintu itu secara berlawanan. Heeko tidak bertenaga tidak mampu mendorong lagi. Wanita itu hampir roboh. Beruntung dengat gesit Yoongi menangkap tubuh yang lunglai itu.
Yoongi membantu Heeko kembali berdiri. Matanya memindai Heeko dengan tatapan miris "Ada apa?, kenapa tidak pulang?" Tanyanya khawatir.
Heeko diam seribu bahasa, iris bengkak itu tidak berani menatap Yoongi. Pandangannya tertunduk. Kemudian menangis.
Yoongi meletakan kedua tangannya di pundak Heeko namun wanita itu menangkisnya sebelum telapak tangan Heeko mendarat di pipi Yoongi.
"Yoongi kenapa kau lakukan ini padaku?" Pekik Heeko dalam tangisnya.
"Apa maksudmu?"
"Jeon Jungkook, lelaki ku, kau membunuhnya"
Yoongi terbelalak, terasa seperti aliran listrik menjalar di seluruh tubuhnya memberikan sengatan yang sedikit menyakitkan.
"Ba- Bagaimana kau bisa tahu?" Lelaki itu menganggap.
"Kenapa kau tidak memberitahu ku Yoon? Kenapa?"
"Bukan begitu. Aku ingin memberitahumu tapi-"
"Tapi apa?, hanya karena kau mendekatiku karena telah membunuh Jungkook? Atau kau juga ingin membunuhku?" Katakan padaku Yoon"
KAMU SEDANG MEMBACA
BOY MEETS EVIL || Min Yoongi
FanfictionYoo Heeko, gadis keturunan Jepang dan Korea mencoba mencari peruntungan di negeri Ginseng sembari belajar hidup mandiri. Gadis itu baru saja mulai menata hidup barunya. Membeli sebuah apartemen di Kota Seoul. Siapa sangka apartemen yang di beli deng...
