Malam semakin larut, ribuan jiwa-jiwa lelah sudah seharusnya bermain di alam mimpi. Namun tidak dengan tiga manusia yang tengah duduk menikmati kilauan jembatan yang membelah sungai. Selepas mengolah ikan menjadi tiga porsi makanan mereka memilih duduk santai di tepi sungai. Semilir angin dingin sesekali menerpa wajah mereka tidak membuat mereka berpindah ke tenda untuk menghangatkan diri.
"Kak, masakanmu enak" puji Taehyung sembari mengacungkan jempol pada Yoongi.
"Ya" ketusnya dingin.
"Yoon bersikap hangatlah. Sampai kapan kau akan bersikap dingin pada Taehyung" protes Heeko sambil meremas sebelah pipi Yoongi.
"Hey sakit" Yoongi meringis menjauhkan tangan Heeko dari pipinya.
"Kau membuat ku gemas" Heeko kembali mencubit namun Yoongi menghindar
"Cih" Yoongi berdecih dan membuang muka. Jujur lelaki itu tidak suka dengan keberadaan Taehyung. Karena Yoongi hanya ingin lebih intens bersama Heeko. Tapi apalah daya, Yoongi tidak tahu apa rencana Heeko setelahnya.
"Tae, Yoon mana tangan kalian" Heeko meminta sebelah tangan mereka masing-masing lalu, Heeko menyatukannya di dengan menggenggam tangan mereka.
"Aku ingin kalian menjadi teman, aku ingin kalian bukan sekedar rekan kerja, tetapi sebagai teman"
"Jadi ini niatmu mengundang Taehyung? Dan melakukan semua ini" tanya Yoongi datar.
Heeko mengangguk lambat kemudian melanjutkan "apa salahnya kalian berteman"
"Tapi untuk apa,untuk saat ini sudah cukup"
"Tapi aku ingin kau menganggapku sebagai adik mu kak, hanya saja aku takut untuk memulainya" Taehyung menyela.
Yoongi memandang Taehyung dan Heeko secara bergantian.
"Aku bersedia membantumu, mendengarkanmu kapanpun kau mau, menolongmu sebisa ku, tapi kau hanya menganggap ku sebagai rekan kerja dan tidak lah lebih" Taehyung menegaskan dirinya
"Kenapa baru sekarang kau mengatakannya"
"Karena aku takut, kau tidak menyukainya"
Yoongi menarik nafas lalu nenghela panjang "Baiklah jika itu maumu. Tapi itu tidak lah mudah" Yoongi berpura-pura buang muka.
"Tidak apa kak, asal kakak mau menerimaku lebih"
"Ekhem" Heeko berdehem.
"Apa?" Ketus Yoongi.
"Tidak apa-apa. Aku kedinginan aku mau tidur. Selamat malam semua" Heeko beranjak dan hendak kembali ke tenda.
"Hey bagaimana seenak itu kau tidur?" protes Yoongi menahan Heeko untuk pergi
"Memangnya kenapa?"
"Kami laki-laki, kau tidak takut?"
"Untuk apa takut, malah aku merasa lebih aman jika bersama kalian"
"Kenapa kau berpikir begitu" Taehyung juga penasaran.
"Sebab aku percaya pada kalian"
Heeko lalu beranjak ke tenda dan merebahkan tubuhnya dalam hitungan menit Heeko pun tertidur. Sementara dua pria itu masih santai menikmati hembusan angin sungai.
"Kau yang memintanya?" Tanya Yoongi datar.
"Tidak, aku bahkan tidak tahu dia akan melakukannya"
"Dia gadis yang unik, itu sebabnya aku sangat menyukainya"
"Aku harap kau menjaganya dengan baik, kak"
"Tentu saja, tanpa kau suruh aku pun akan melakukannya"
KAMU SEDANG MEMBACA
BOY MEETS EVIL || Min Yoongi
Hayran KurguYoo Heeko, gadis keturunan Jepang dan Korea mencoba mencari peruntungan di negeri Ginseng sembari belajar hidup mandiri. Gadis itu baru saja mulai menata hidup barunya. Membeli sebuah apartemen di Kota Seoul. Siapa sangka apartemen yang di beli deng...
