Author POV:
Pagi menjelang, dan Kai sedang tampak bermain bersama Sehun, D.O. Sedangkan Hae Bi memilih tidur karena sakit kepalanya yang masih tersisa. Pintu kembali terbuka menunjukkan sosok Baekhyun yang tampak kusut.
“Hae Bi-ah, Hae Bi-ah!” panggilnya.
D.O menepuk kepala Baekhyun pelan, “Yak, dia sedang tidur sekarang. Kalau kau membangunkannya tiba-tiba kepalanya akan semakin sakit kau tau!”
Baekhyun menatap D.O penuh harap, “Adikku baik-baik saja kan?”
D.O hanya mengangguk. Melihat itu Baekhyun akhirnya bisa bernapas tenang. Ia mengambil salah satu kursi dan terduduk lemas disana.
“Hyung, apa kau tidak tidur selama perjalanan? Itu sangat lama kan?”
“Ah, entahlah. Aku bahkan tak bisa untuk sekedar memejamkan mataku dengan nyaman di pesawat.” Jawab Baekhyun asal.
“Kau menyiksa dirimu sendiri, hyung.”
“Begitulah.”
Pintu kembali terbuka, dan menunjukkan para gadis dengan anggota EXO yang datang membawa makanan. Baekhyun terlonjak, dan melihat waspada jika saja ia bertemu Je Hyun mendadak. Salahkan kebodohannya yang tidak memikirkan matang-matang kedatangannya ini.
Semua yang melihat Baekhyun tampak sedikit terkejut. Ji Hyun memanggilnya, “Baekhyun oppa? Bagaimana kabarmu?”
Baekhyun mencoba tersenyum ramah pada Ji Hyun, “Ah, aku baik-baik saja, Ji Hyun-ah. Tapi..”
Ji Hyun yang mengerti maksud dari Baekhyun kemudian menggeleng, “Tidak apa, oppa. Je Hyun tidak bisa ikut, dia akan datang nanti siang.”
Baekhyun menghela napas lega. Para anggota EXO berhamburan menyambut Baekhyun dengan pukulan juga kebisingan lainnya. Hingga suara keras membuat mereka terdiam.
“Aish! Berisik sekali!” umpat Hae Bi kesal.
Semua yang awalnya terdiam, kemudian tertawa karena Hae Bi tersadar dan langsung saja mengumpat.
“Yak! Seharusnya yang pertama kali kau ucapkan saat bangun itu adalah syukur, bukan umpatan!” ujar Baekhyun mengundang tawa yang lain.
Hae Bi sedikit membuka matanya mencari sumber suara. Saat melihat Baekhyun disana, ia membuka matanya lebar sekali dan bahkan terduduk di kasurnya, “Oppa!” Tepat setelahnya Hae Bi mengaduh karena kepalanya terguncang secara mendadak.
Baekhyun panik dan kembali menidurkan Hae Bi di kasurnya, kemudian menghardiknya, “Yak! Pelan-pelan!”
Hae Bi tertawa pelan, “Bagaimana Oppa bisa ada disini?”
“Oppa langsung berangkat dari sana ketika mendengarmu sakit, puas? Kau membuat Oppa-mu sendiri khawatir.”
Hae Bi terkekeh, “Maaf. Ada untungnya aku sakit, aku bisa melihat Sehun juga Oppa pulang. Oppa, aku merindukanmu!” Hae Bi menarik Baekhyun ke dalam pelukannya.
Baekhyun tertawa pelan, dan mengacak rambut Hae Bi gemas. Ia tau, adiknya sangatlah merindukannya. Belum terlalu lama mereka berpisah, tapi kerinduan di hati masing-masing sudah membuat mereka hampir frustasi.
Semua yang datang kemudian bergantian memeluk Hae Bi sayang dan memberikan ucapan serta tingkah konyol hanya untuk membuat Hae Bi tertawa. Hingga tak terasa, waktu sudah mulai siang, dan EXO juga keempat gadis disana pamit pulang karena mereka memiliki urusan lainnya. Hae Bi dengan senang hati mempersilahkannya karena kunjungan mereka saja sudah sangat berharga bagi Hae Bi.
Kini hanya tinggal Hae Bi, Kai, Sehun dan Baekhyun saja disana. Baekhyun izin keluar, tapi saat sampai di depan pintu ruangan, Baekhyun kembali masuk dengan wajah panik. Ia bahkan mengunci pintu itu. Semua menatapnya bingung. Namun Baekhyun bahkan belum sempat menceritakan alasan dia seperti itu, dan langsung saja masuk ke toilet di ruangan dan menguncinya. Hae Bi baru saja ingin memanggil, namun terhenti karena bunyi pintu yang sedang berusaha dibuka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mistake Of Love
Fanfiction'Kau tidak bisa memilih dimana dan kapan cinta itu akan datang. Kau juga tidak bisa memilih pada siapa kau akan jatuh cinta.' Itu hanya sebuah kalimat konyol yang dibisikkan sebagian besar orang. Pada kenyataannya, kau bisa memilih, siapa yang akan...
