Dalam waktu beberapa menit aja, Yuna udah dapet temen dekat. Mereka adalah Somi, Yujin, dan Jinsung. Ternyata kelakuan dan sifat mereka sama, mangkanya Yuna cepat membaur sama mereka bertiga. Mereka berempat sama-sama receh dan gak tahu malu.
Yuna, Somi, dan Yujin juga kompakan tidur di kelas selama tiga jam pelajaran pertama. Kalau Jinsung, matanya gak pernah berhenti buat natap Yuna yang tertidur pulas.
"Lagi tidur aja cantik." Kata Jinsung sambil memainkan rambut panjangnya Yuna. Dia benar-bebar terpesona sama kecantikan Yuna.
"Dari kapan Yuna tidur?" Tanya Junkyu tiba-tiba.
"Dari pertama kali Pak Im masuk ke kelas. Dia udah tidur." Jawab Jinsung.
Junkyu langsung berdiri dan berdiri di sebelahnya Yuna kemudian memfoto Yuna yang sedang tidur dengan ponselnya.
"Jun, lo ngapain? Lo ngapain foto Yuna lagi tidur? Kasian dia.. bukannya dipukpukin malah difoto, gimana sih lo." Tukas Jinsung.
Junkyu tersenyum tipis menatap foto Yuna. Tapi sesaat kemudian ia memasang poker face. "Buat bukti ke guru BK. Jangan mentang-mentang dia anak baru, dia bisa bebas dari point." Tukas Junkyu.
"Sekalian aja lo pajang di mading sekolah atau koran sekolah." Tiba-tiba Yuna terbangun. Sambil stretching perlahan ia menatap Junkyu sinis.
Junkyu tersenyum. "Ide bagus." Katanya datar.
Yuna langsung berdecak sebal. Selama berpacaran dengan Junkyu, inilah sisi menyebalkan yang pernah Junkyu perlihatkan kepadanya selama ini. Akhir-akhir ini Junkyu memang berubah, tapi Yuna tidak pernah berpikir bahwa Junkyu berubah menjadi semenyebalkan ini.
Yuna kemudian berdiri dan menggebrak meja kesal. Tangannya kangsung dicegat sama Junkyu.
"Lo bisa gak sih gak usah kasar? Lo bisa gue laporin ke guru karena merusak fasilitas sekolah." Tukas Junkyu.
Yuna langsung melepaskan tangannya Junkyu dan menginjak kakinya. "Apa sih yang lo bisa selain laporan? Aduan banget!" Tukas Yuna. "Lagian gue cuman gebrak meja doang belum bakar sekolah. Gak usah lebay!" Yuna langsung pergi meninggalkan Junkyu dan meninggalkan kelasnya.
"Yuna!" Yechan yang menyaksikan kejadian itu langsung mengejar Yuna.
Junkyu hanya menatap kepergian Yuna yang disusul Yechan dengan tatapan kosong.
Yuna, maafin gue.-Junkyu.
🌟🌟🌟
"Yuna, tungguin gue!" Panggil Yechan.
Tapi Yuna tidak berbalik sama sekali. Seperti biasa, dia cuman berjalan lurus ke depan tanpa tahu tujuannya kemana.
"Yuna lo mau kemana? Itu arah ke lapangan basket." Kata Yechan.
"Kantin kemana?" Tanya Yuna sambil terus berjalan.
"Belok kiri." Kata Yechan.
Setelah itu, Yuna langsung belok kiri dan sampailah dia di kantin. Yuna langsung bawa minuman kaleng dan duduk di salah satu meja kantin yang ada disudut.
"Yuna, lo kenapa, sih?" Tanya Yechan yang baru aja duduk di depannya Yuna.
Yuna menatap Yechan sinis. "Lo sekarang udah baikan sama Junkyu?" Tanya Yuna ketus.
Yechan langsung menggelengkan kepalanya. "Nggak, emangnya kenapa?" Tanya Yechan.
Yuna langsung menghembuskan nafasnya kasar dan menendang tulang keringnya Yechan, sampai Yechan meringis kesakitan. Dan seluruh isi kampus ngeliatin mereka berdua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hide and Seek (Kim Junkyu)
Fanfiction" Ini pacaran atau main petak umpet sih?" - Song Yuna. #1 Jungjinsung #7 Kimjunkyu
