04

5.5K 673 134
                                        



Jangan lupa untuk vomment



°°°

Akhirnya waktu pulang sekolah tiba juga.
Seperti yang diduga, Yuna dan Jinsung menjadi dua siswa yang keluar paling awal dibandingkan teman-teman yang lain. Disusul oleh Somi dan Yujin.

"Yuna!" Panggil Yujin.

Langkah Yuna dan Jinsung langsung terhenti. Mereka berdua langsung berbalik.

"Ada apa, Jin?" Tanya Yuna.

"Lo mau langsung pulang gitu?" Tanya Yujin.

Yuna menatap Yujin bingung. Yuna mengangguk. "Iyalah, emangnya kenapa?" Tanya Yuna.

"Gak asyik banget sih lo! Kita ke guardian aja yuk! Beli gincu, terus kita beli sweater couple, terus makan sandwich bareng." Kata Somi.

"Somi, Yujin, belajar yang bener. Mending uangnya kalian pake buat pergi ke akademi, daripada dibeliin gincu lagi gincu lagi." Tukas Jinsung.

"Yeee! Lo cowok ya! Lo gak ngerti." Tukas Yujin.

Jinsung hanya berdecak sebal.

"Ayo dong Yun! Ikut ya?" Pinta Somi.

Yuna tersenyum. "Lain kali aja gimana? Gue ada janji ketemu sama junaedi nanti di rumah." Kata Yuna.

Somi dan Yujin langsung mendekat pada Yuna. "Lo baikan sama dia, Yun?" Tanya Somi tiba-tiba.

"Jadi, dia ada hubungan apa katanya sama si Neng itu?" Tanya Yujin.

Jinsung langsung menoyor kepala Somi dan Yujin bergantian. "Gosip mulu nih buibu!" Tukas Jinsung.

"Yeee lo apaan sih! Daritadi ganggu terus tutup panci!" Tukas Somi kesal.

"Ya lagian si Yuna mau pulang lo berdua malah tanya-tanya terus!" Tukas Jinsung.

"Kapan-kapan gue cerita deh sama kalian bertiga. Gimana kalo weekend? Kalian bisa dateng ke rumah gue. By the way, kakak gue jago masak lho!" Kata Yuna.

"Kalo gitu gue gak bisa nolak." Kata Somi.

"Gue juga! Oke, Yuna, see you next weekend! Kita mau belanja dulu, bye!" Kata Yujin sambil narik Somi dan mereka melempar flying kiss kepada Yuna.

🌟🌟🌟

"Yuna, lo mau gue anterin pulang, gak?" Tanya Jinsung.

Yuna langsung menatap Jinsung sinis. "Kan gue udah bilang, gue bisa pulang sendiri. Gue gak buta arah kayak yang si junaedi bilang." Tukas Yuna.

Jinsung langsung tertawa. "Bukan gitu. Kita searah pulangnya, Yuna." Kata Jinsung.

Yuna menatap Jinsung aneh. "Kok lo tau? Lo nguntit gue, ya?" Tanya Yuna ketus.

"Ya kali cowok ganteng bermartabat ngintilin cewek kayak lo!" Tukas Jinsung sinis. "Sebenernya, tadi tuh gue sama lo satu bis. Gue duduk paling belakang, gue liat lo. Tapi gue ketiduran. Jadinya gue turun diujung jalan sana." Kata Jinsung sambil terkekeh.

Yuna hanya ber-oh-ria saja. Kemudian ia menarik tangan Jinsung, menggandengnya, dan berjalan bersama.

"Lo kayaknya ke semua cowok kayak gini, ya, Yun?" Tanya Jinsung heran. Dia sebenernya hampir kaget dan jantungan dengan kelakuannya Yuna. Dia bisa gandeng tangan cowok siapapun. Kadang dia juga ngerangkul cowok yang manapun, kayak perlakuannya ke Yechan tadi waktu di kelas.

Hide and Seek (Kim Junkyu)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang