20

3.7K 493 10
                                        

"Jun, yang ini bagus, gak?"

Yuna lagi nyobain gincu-gincu keluaran terbaru gitu.

"Jelek. Pilih warna yang lebih cerah." Kata Junkyu.

Yuna langsung nurut dan nyobain gincu warna yang lainnya. Gak tanggung-tanggung Yuna nyobain gincu warna merah, warna yang paling dibenci sama Junkyu.

"Junaedi, gimana? Bagus gak?" Tanya Yuna dengan tingkat kepedean melebihi batas.

Junkyu langsung terlonjak kaget, sedangkan Yuna malah cengengesan liat muka kagetnya Junkyu. Lucu.

"Apaan sih. Hapus gak?! Geli tau! Lo udah kayak tante-tante aja!" Tukas Junkyu.

Yuna langsung ketawa. "Kan bagus, jadi keliatan dewasa gitu." Kata Yuna.

Junkyu mendelik kesal. Kemudian dia ngehapus gincu yang dipake Yuna pake jaket yang dipakenya.

"Jelek! Dewasa sebelum waktunya gak like gue! Berasa jalan sama Tante gue jadinya." Tukas Junkyu.

"Yaudah pilihin, dong." Kata Yuna.

"Gue kan gak ngerti." Kata Junkyu.

"Lah daritadi situ ngomen mulu, yakin gak ngerti, nih?" Tanya Yuna.

Junkyu berdecak kesal. "Yaudah yang ini aja nih." Kata Junkyu sambil nunjuk salah satu sampel gincunya.

"Jun, kan itu yang tadi yang pertama. Lo gimana, sih?" Ujar Yuna kesal.

Junkyu langsung ngeliatin gincu yang dipilihnya dan natap Yuna. "Emang iya? Beda ah warnanya. Bukannya yang tadi lebih pucet gitu, ya, warnanya?" Kata Junkyu.

"Beda iiihh. Itu warna packaging-nya aja yang lebih cerah, dalemnya sama kayak tadi. Nih liat." Kata Yuna sambil ngolesin gincunya dipunggung tangannya.

Junkyu langsung terkekeh. "Oh sama, ya? Kirain gue beda." Katanya. "Yaudah lo pilih ajalah terserah lo, Yun. Yang penting jangan warna merah." Ujarnya.

"Ribet banget deh jadi cewek. Pusing gue." Katanya lirih.

Yuna menatap Junkyu dan tersenyum. "Cowok juga lebih ribet! Apalagi soal perasaannya. Ribet maunya apa!" Tukas Yuna.

Kemudian Yuna mengambil salah satu gincu yang warnanya lumayan cerah dari yang pertama dan berlari menuju kasir.

"Jun, bayar." Kata Yuna.

Junkyu langsung menghampiri Yuna dan ngeluarin beberapa lembar uang dari sakunya.

Yuna tersenyum dan langsung menggandeng tangannya Junkyu.

"Seneng lo?" Tanya Junkyu.

Yuna mengangguk. "Sering-sering aja kayak gini." Kata Yuna.

"Tekor dong gue."

"Itu resiko lo! Kalo gak mau tekor, silahkan menjomblo seumur hidup lo." Kata Yuna.

🌟🌟🌟

Setelah dari mall, Yuna dan Junkyu langsung datang ke taman terdekat.

Sepanjang jalan berdua sama Junkyu, Yuna gak bisa berhenti untuk tersenyum. Udah lama banget mereka berdua gak bisa jalan kayak gini semenjak lulus SMP, karena mereka harus masuk sekolah yang beda.

"Terakhir kali kita jalan berdua itu pas kelulusan ya, Jun." Kata Yuna.

Junkyu ngangguk. "Gue masih inget banget waktu itu lo ngamuk banget gamau pisah dari gue karena kita masuk sekolah yang beda." Junkyu terkekeh.

Hide and Seek (Kim Junkyu)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang