twenty six #S1

6.1K 656 61
                                        

"Udah pulang sayang?"

"Loh kok ayah jam segini udah pulang kerja?" tanya gue heran pas ngeliat ayah yang lagi ngobrol santai di ruang tamu ama cowok asing.

"Hari ini ayah gak ada jadwal buat operasi, jadinya mumpung ayah lagi kedatangan tamu spesial, ayah milih buat pulang aja."

Gue lalu natap tamu spesial yang dimaksud ayah. Keliatannya dia masih muda banget, mungkin seumuran bang Jaehyun kah?

"Kenalin Maurel, dia Lino. Dia dokter yang baru magang di rumah sakit ayah, dia itu lulusan stanford lho. Univ yang katanya kamu pengen banget masuk ke sana." ujar ayah sambil nunjuk Lino, nyuruh gue buat ngajak orang itu kenalan.

"Maurel." gue ngulurin tangan sambil tersenyum ramah.

"Minho, panggil aja saya Lino." jawab Lino sambil tersenyum ramah dengan tangannya yang ngebalas jabatan tangan gue.

"Lino itu kalo gak salah lebih tua 5 tahun dari kamu, jadi kamu panggil dia kakak ya rel?" ujar ayah yang langsung gue anggukki. Ayah lalu nyuruh gue duduk di samping kak Lino.

"Lino ini dari kecilnya udah pinter banget, sering dapet juara kayak kamu. Dia juga masuk ke stanford karena beasiswa. Dan berhubung ayah denger kata pak Suho kamu belakangan ini latihannya ngaco, jadinya Lino bakalan jadi tutor kamu biar kamu menang lagi olimpiade nanti."

What the..?

"Tapi yah, aku belakangan ini udah mulai serius lagi kok."

"Maurel, Lino ini udah berbaik hati nawarin diri buat jadi tutor kamu. Lagian mungkin dengan kamu bimbingan sama Lino kamu bisa dapet beasiswa ke stanford juga?"

Gue menghela nafas pasrah, dari dulu gue selalu gak bisa nolak permintaan bunda sama ayah. Ujung-ujungnya meskipun awalnya gue nolak juga pasti gue bakalan ngalah kayak gini.

"Ok, Maurel mau kok."

"Rel kamu lagi sibuk gak? Aku pengen ketemu kamu, aku pengen ngomong sesuatu sama kamu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Rel kamu lagi sibuk gak? Aku pengen ketemu kamu, aku pengen ngomong sesuatu sama kamu."

"Gak bisa lewat telpon aja?"

"Gak dong rel, sekalian aku pengen ketemu kamu juga soalnya kangen, hehe.."

Gue mendengus denger gombalan recehnya Hyunjin.

"Yaudah kalo gitu gue tunggu."

klek

"Kita jadi ngemulai bimbingannya kan rel?" kedatangan kak Lino yang tiba-tiba agak ngagetin gue.

"Eh kak, mm- aku sekarang lagi gak bisa soalnya ada urusan. Besok aja ya kak kita bimbingannya." ujar gue sambil tersenyum canggung.

BAD HABITS✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang