Hyunjin berjalan kearah kelasnya dengan langkah lesu, ia memang selalu seperti itu tiap harinya. Hyunjin kadang berpikir kapan hidupnya akan berubah, ia benci selalu kehilangan semangat hidupnya seperti ini. Sampai ia menemukan pengganti Maurel kah? Atau malah.. sampai ia kembali dipertemukan lagi dengan gadis tersebut?
"Kamu mau sandwich gak?" tawar gadis yang duduk disebelahnya yang tak lain adalah Minjoo.
Hyunjin terdiam sebentar, ia jadi kembali mengingat saat Maurel selalu memberikannya bekal untuk sarapannya setiap pagi. Arghhh! Kenapa semuanya selalu ia kaitkan dengan Maurel?
"Gak makasih. Gue gak laper kok." ujar Hyunjin datar lalu menenggelamkan wajahnya dilipatan tangannya untuk tidur. Hyunjin memang selalu tidur di kelas, hampir setiap saat ia selalu tertidur di kelas.
Minjoo kembali menggigit sandwichnya. Yasudah kalo tidak mau, pikir gadis tersebut. Tangannya lalu meraih ponsel yang berada si saku rok nya, ia menyalakan ponselnya. Dan seperti kebanyakan remaja lainnya, ia mengecek semua aplikasi sosial media hanya untuk mengecek apa ada pesan masuk ataupun hanya iseng melihat-melihat status ataupun story orang lain.
Dan tangannya kemudian membeku saat melihat story instagram dari gebetannya dulu. Pemuda yang selalu ia kejar-kejar tanpa henti dan lelah. Dalam story tersebut terlihat seorang gadis yang tengah duduk sambil sibuk bermain ponsel lalu menatap malas ke arah kamera. Jeno sepertinya iseng merekam gadis tersebut, pasalnya terdengar suara tawa Jeno saat tengah merekam gadis tersebut. Tapi bukan hanya itu yang membuat Minjoo serasa memanas. Caption yang Jeno tulis lah yang paling mengganggu bagi Minjoo.
Judes amat sih neng, untung gue sayang😂😻
Minjoo kemudian mencengkram keras ponselnya sampai ujung kukunya memutih. Saking kesalnya ia sampai menggebrak meja yang membuat Hyunjin yang tengah tertidur jadi terlonjak kaget.
"Lo kenapa sih?!" kesal Hyunjin karena Minjoo sudah mengganggu ketenangannya.
Awalnya Minjoo diam saja sambil menunduk, tapi selanjutnya isakan demi isakan mulai keluar dari mulut gadis itu. Tangisan gadis itu seketika pecah dan itu membuat Hyunjin jadi panik sendiri. Untung saja kelas masih sepi karena masih pagi, jadinya orang-orang tidak akan salah paham kepadanya.
"Lo kenapa malah nangis sih? Perasaan gue gak ngebentak lo kenceng." ujar Hyunjin takutnya Minjoo menangis karenanya.
Tangisan Minjoo malah semakin kencang dan itu tambah membuat Hyunjin bingung. Ini cewek kenapa sih? batin Hyunjin terus kebingungan menatap Minjoo. Gadis yang duduk sebangku dengannya ini ternyata memiliki sifat yang aneh.
"Jenoo... huaaaa!"
Jeno? Hyunjin tambah kebingungan lagi. Siapa Jeno? Perasaan di kelas maupun di sekolah sini tidak ada yang bernama Jeno.
"Lo kenapa woy? Gak ada angin gak hujan tiba-tiba gebrak meja terus nangis." tanya Hyunjin penasaran. Kalau begini terus rasanya Hyunjin ingin pindah bangku saja.
"Jeno udah punya cewek.. HUAAAAAA!" teriak Minjoo diakhir kalimat yang membuat Hyunjin spontan menutup telinganya.
"Jeno siapa sih? Perasaan disini gak ada yang namanya Jeno."
"Nih liat sendiri. Hiks.." ujar Minjoo sambil memberikan ponselnya kepada Hyunjin.
Hyunjin yang awalnya kebingungan seketika matanya membelalak saat melihat hal apa yang sampai membuat Minjoo menangis.
Maurel? Gadis yang berada dalam video singkat ini Maurel bukan? Ini benar-benar Maurel?!
Saat membaca caption yang tertera pada story tersebut rasanya perasaan Hyunjin seketika memanas. Siapa cowok ini? Berani-beraninya sudah mencoba mendekati Maurel? Tapi tunggu dulu, kenapa Hyunjin harus marah? Bukannya ia sudah bukan siapa-siapanya lagi? Memangnya ia masih berhak marah karena melihat ini?
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD HABITS✔
Fanfiction"..kok bisa ada bekas lipstik dipipi kamu ya?" "I-ini.. tadi ada tante aku dateng buat jenguk, biasa kalo tante dateng mah suka cium cium pipi." ujar Hyunjin sambil mencoba menghapus bekas lipstik yang ada dipipinya. Gue mendekat ke arah Hyunjin, ta...
