Eps 64

175 13 0
                                        

   Lily menubruk tubuh sahabatnya saat sudah masuk ke alam lain.

"Yak" Yeori yang terkejut memukul lengan Lily.

"Kau.. sudah kubilang jangan masuk, cepat kembali sana" usir Yeori, bukannya menjawab Lily malah merangkul lengan sahabatnya erat.

"Ani, aku akan ikut" jawabnya

"Dasar kepala keras, kajja" balas Yeori lalu berjalan entah kemana.

"Yang benar itu keras kepala" lanjut Lily menganggukan kepalanya dan mengekori sahabatnya.

"Yeori, itu gelembung udara" kata Lily menunjuk 3buah gelembung udara yang melayang sekitar 3km dari mereka, gelembung udara itu berukuran sangat besar dan berwarna merah darah.

"Gelembung udara? Sebesar itu? Bagaimana bisa?" tanya Yeori menajamkan penggelihatannya.

"Ah.. Lily coba kau lihat didalam gelembung itu" lanjut Yeori, Lily memicingkan matanya memperhatikan ke3 gelembung itu.

"I..itu.. manusia...." pekik Lily

"Jangan berteriak, mereka memperhatikan kita" Yeori memukul lengan Lily

"Yeori... bukankan..itu... yang didalam gelembung itu....."

"SeokJin Oppa, Namjoon Oppa, dan Hoseok Oppa" Yeori menunjuk satu per satu gelembung itu.

"Kajja, kita kesana" ajak Lily semangat menarik lengan sahabatnya.

Mereka berjalan menyusuri jalan bercahaya yang menuju kearah gelembung tadi, banyak yang memperhatikan mereka dengan wujud yang berbeda bahkan ada yang hanya kepala saja.

"Yak..." Yeori kaget melihat sosok tinggi besar disamping pohon besar dengan daun berwarna merah menyala makhluk itu memutar kepalanya 190°.

"Arwah disini menakutkan" Lily merinding ngeri, tak pernah melepas rangkulannya dari lengan sahabatnya.

"Mereka menertawakan ketakutanmu" balas Yeori diiringi suara tawa dari makhluk² yang memperhatikan mereka.

"Abaikan, ingat tujuan kita kesini" lanjut Yeori, mereka terus berjalan menyusuri cahaya yang berkelip.

"Lihat gadis itu, dipenuhi dusta, bersembunyi dibalik kebohongan, dia melihat kita, dia istimewa"
suara nyanyian terdengar dari balik pohon besar, Yeori dan Lily sedikit bergeser dari tujuaan awal, Mereka melihat ke balik pohon disamping mereka.

Dua orang gadis kecil sekitar 8thn berada disana, gadis dengan darah yang mengalir di lengannya dan luka tusukan di lehernya duduk membelakangi mereka, dan gadis satunya dengan luka cekikan dileher dan rambut yang dikuncir dua meloncat loncat sambil bernyanyi sesekali mengajak gadis yang duduk itu ikut bernyanyi.

"Gadis cantik itu bisa melihat kita, chinan chinku chagiya, dia istimewa"
kedua gadis itu bernyanyi, mereka bukanlah manusia melainkan Hantu.

"Selfy, Dellia" panggil Yeori menghampiri dua gadis itu, keduanya menoleh dan melesat memeluk Yeori.

"Kau.... disini? Apa kau sudah Mati?" tanya gadis dengan kuncir dua (Selfy)

"Kau Mati? Bagaimana?" lanjut gadis yang terlihat lebih menyeramkan dengan luka tusukan dileher dan darah yang mengalir (Dellia), Yeori mendorong mereka pelan lalu kembali menarik tangan Lily menyusuri jalan.

"Pabo, jawab pertanyaan kami" Selfi dan Dellia mengekori Yeori dan Lily.

"Aku masih hidup" jawab Yeori datar

"Mereka siapa?" tanya Lily

"Mereka temanku, hantu yang membuatku phobia menyetir mobil, Hantu yang membuatku membanting stir ke jurang" Suara Yeori penuh penekanan

"Mianhae, kami harus mengikuti peraturan Raja Iblis" Dellia menunduk, kaki mereka memang gak napak di tanah mereka melayang.

"Kenapa kalian yang masih hidup kesini, sedangkan kami yang sudah mati ingin keluar dari sini?" tanya Selfy mengitari Yeori dan Lily.

"Kami kesini untuk..."

"Membunuh Raja Iblis" Yeori memotong ucapat Lily

"Tunggu, membunuh? Kau tidak bilang jika kita akan membunuh" perotes Lily

"Itu mustahil" sambung Dellia

"Jangan bertarung dengannya" lanjut Selfy

"Kalian tau bagaimana membebaskan orang yang ditawan olehnya?. Kami hanya ingin melepaskan Oppa² kami dan kembali ke dunia" tanya+jelas Yeori

"Hancurkan gelembung udaranya" Jawab Selfy

"Kami harus pergi, tak bisa membantu. Alam ini milik Raja Iblis, dia bisa menyiksa kami" lanjut Dellia

"Pergilah, kami tidak butuh kalian" jawab Yeori

"Hm... baiklah, kalian tidak tau sisi lain dari Raja" gumam Dellia.

Yeori dan Lily tidak menoleh kebelakang, mereka terus berjalan meninggalkan Selfy dan Dellia disana.

"Self, dia tidak ingat" kata Dellia

"Biarkan dia mengetahui nya sendiri" balas Selfy

"Dia pasti bisa membebaskan Raja Iblis dari mutiara itu"  lanjutnya

"Mutiara itu akan membunuh orang yang menyentuhnya" protes Dellia

"Apa yang tidak bisa dilakukan oleh Yeori" balas Selfy

Kedua hantu itu mengikuti Yeori dan Lily secara diam-diam.

Love Mystery [BTS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang