"Rasa cinta berasal dari nyaman nya kita temenan :)"
-
Mobil Kevin tepat berhenti di depan rumah Fidyah. Mereka telah sampai. Kevin dan Fidyah turun dari mobil.
"Makasih ya Vin" ucap Fidyah berterima kasih.
"Iya sama-sama" ujar Kevin santai.
"Gue masuk dulu..." pamit Fidyah.
"Tunggu Fid!" Fidyah yang sedang berjalan menuju gerbang menghentikan langkah kakinya. Ia membalikan badan melihat Kevin.
"Kenapa?" tanya Fidyah.
"Besok gue mau kita joging bareng, lo mau kan?" tawar Kevin.
"Boleh..." Fidyah mengangguk perlahan.
"Gue tunggu disini besok! Jangan kesiangan!" Kevin terkekeh.
"Iya..." Fidyah menghela nafas.
"Oke kalau gitu, gue pulang dulu" Kevin berjalan mendekati mobilnya dan melambaikan tangan ke Fidyah sebelum ia masuk ke dalam mobil.
Fidyah membalas lambaian tangan Kevin. Ia tersenyum kecil. Saat mobil Kevin telah melaju pergi. Ia beranjak masuk ke dalam rumahnya.
***
Seperti hari-hari biasanya. Pagi ini Xavier akan pergi gym sendirian. Tiap akhir pekan ia selalu pergi membugarkan tubuhnya di tempat gym. Xavier beranjak turun dari kamarnya dan berjalan keluar rumah.
"Pagi Bi..." Xavier menyapa bibinya yang sedang menyiram tanaman. "Ayah dan Ibu ada di rumah?" tanya Xavier.
"Iya ada..." jawab Bibi Moli dengan senyuman.
"Kapan pulang nya?" tanya Xavier lagi.
"Tadi Malam, kamu udah tidur"
"Aku pergi olahraga pagi dulu bi!" pamit Xavier.
"Hati-hati!" teriak Bibi Moli.
Xavier mengacungkan jari jempolnya. Xavier berlari-lari kecil menuju tempat gym. Ia sengaja tidak membawa kendaraan. Karena tempat gym dari rumah nya hanya beberapa meter saja. Ada banyak orang yang sedang joging pagi akhir pekan ini.
Xavier tiba di tempat gym. Terdengar suara barbel dan alat lainnya dari luar. Xavier berjalan masuk. Masih sedikit orang yang nge-gym pagi ini.
"Hai Vier! Baru nampak lo! Dari mana aja?" seseorang menyapa Xavier.
"Wahyu..." Xavier menoleh. Ia melihat teman gym nya atau sang pemilik gym tersebut menyapanya. "Sibuk kuliah nih! Jadi jarang-jarang nge-gym, untung aja lemak gue gak berlebihan entar buncit!" Xavier terkekeh.
"Emang kuliah lo belum selesai?" tanya Wahyu.
"Belum... tiga bulan lagi" jawab Xavier santai.
"Tumben pagi ini lo ke tempat gym. Biasanya kan ke toko buku!" ejek Wahyu.
"Bisa aja lo!" Xavier tertawa kecil.
"Si Reza kemana?"
"Gak tau tuh anak! Pagi gini biasa masih molor"
"Eh gue denger lo kemarin tawuran?"
"Gak tawuran sih, cuma di keroyok doang!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Langit Asia [Completed]
Romance"Antara kisah cinta kita dan takdir Tuhan" Follow sebelum membaca:) Jangan lupa meninggalkan jejak Bintang:) Terima kasih:) -----------------------------------------------------------
![Langit Asia [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/191921725-64-k59151.jpg)