Sejak aku setuju menikah denganmu,
Aku percaya bahagia itu amat sederhana.
Hanya ada aku dan kamu dirumah itu, lalu satu-persatu bayi mungil muncul diantara kita.
Aku sudah cukup bahagia.
- Tuan Rumah -
***
"Gugup, Yum?"
Ayumi mengangguk lalu menoleh, menatap Shilla yang duduk disebelahnya. Saat ini mereka berdua tengah duduk diranjang dengan kamar nuansa putih. Kamar Ayumi yang kini menjelma menjadi kamar pengantin.
"Jevan nggak mungkin salah, kan?"
Shilla tersenyum, mendengar pertanyaan temannya itu barusan. "Nggak akan. Jevan tuh ngebet banget pengen nikahin Lo, ijab qobul mah kecil buat dia."ucapnya kemudian.
Ayumi mengangguk pelan. Matanya menatap layar monitor yang menampilkan keadaan diluar kamarnya. Keluarga besar mereka beserta tamu undangan sudah disana plus Jevan yang duduk dihadapan om Fajar, adik papa yang baru saja tiba dari Ambon khusus untuk menjadi walinya dengan mama yang berada di sisinya serta pak penghulu yang hendak memulai.
Pandangan Ayumi teralihkan saat pintu kamarnya terbuka, menampilkan Arima yang tengah berdiri, tentu dengan bantuan tongkatnya dan memegang bunga.
"Aku disini aja ya, nemenin kak Yumi." kata Arima sembari melangkah menuju Ayumi, duduk disisi lain Ayumi dan memegang erat tangan kakaknya itu yang dibalas erat Ayumi.
"Saya nikahkan dan kawinkan, anak kami Ayumi Mariska binti Pandu Chandra dengan Jevan Mahendra bin Awan Mahendra, dengan maskawin seperangkat alat sholat dibayar tunai!"
"Saya nikahkan dan kawinkan, Ayumi Mariska binti Pandu Chandra dengan maskawin tersebut. Tunai."
"Sah?"
"SAH!"
Ayumi menutup wajahnya, mengucapkan syukur mendengar ijab qobul barusan. Begitupula dengan Shilla dan Arima, yang sama senangnya.
"Kepada mempelai wanita, dipersilahkan untuk berdiri di samping mempelai pria."
Perintah itu langsung disambut Shilla. Shilla segera menggandeng sahabatnya itu, untuk keluar dari kamar diikuti oleh Arima.
Acara pun dilanjutkan, mulai dari tukar cincin hingga pelemparan bunga yang didapat oleh Shilla, tentu dengan perjanjian yang sudah dibuatnya sebelum acara dengan Ayumi.
Shilla ingin menikah, meski belum tau dengan siapa yang terpenting bunga pengantin sudah ditangan.
***
Ayumi baru bisa bernapas lega tiga jam lamanya, saat para tamu satu persatu meninggalkan rumahnya. Jevan ikut duduk disampingnya setelah mengantar teman satu kantornya yang datang akhiran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Idola [Completed]
Ficção AdolescenteCover by @karhadid Part 43-end di PRIVATE Follow sebelum membaca Ayumi Mariska Cewek tercantik di SMA Gemilang. Idola sekolah. Punya follower terbanyak satu sekolah. Namun semua orang tahu bahwa Ayumi adalah Pembully sejati. Sehingga membuatnya dita...
![Idola [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/135690942-64-k816858.jpg)