Seorang gadis duduk termenung diatas kursi rodanya. Ia duduk menghadap jendela besar di dalam kamarnya, di luar sana Indah lampu-lampu gedung yang berkelap-kelip namun bagi gadis ini semuanya sama saja gelap.Suasana hening sudah menjadi makanan sehari-hari baginya. Ya, gadis ini mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kedua kakinya lumpuh dan kedua matanya buta.
Sulit memang rasanya,tuhan tak adil pada dirinya. Di usianya yang ke 20 dia belum mempunyai kekasih. Karena kekurangan nyalah membuat lelaki yang ingin mendekatinya mengurungkan niat. Gadis ini bernama Nara, berambut hitam panjang, kulit putih, cantik memang. Dulu saat kejadian itu menimpanya pertahanan hidupnya seakan runtuh rasanya tidak ada lagi gunanya dia hidup.
Berkali-kali dia berusaha mengakhiri hidupnya dengan meminum racun, gantung diri dan sebagainya namun semuanya digagalkan oleh sang adik, ya... Nara mempunyai seorang adik laki-laki bernama Saga dia adalah kelurga Nara satu-satunya kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan pesawat saat usianya 10 tahun.
Nara kecil menjaga Saga yang berusia 8 tahun, kerabatnya enggan untuk menampungnya beruntung tuhan memberi kebaikannya orang tua Nara pergi meninggalkan satu apartemen dan uang asuransi orangtuanya.Dengan sabar Nara hidup bersama adiknya hingga sekarang adiknya sudah menjadi remaja tampan berusia 18 tahun.
"Ka.. "Suara itu, derap kaki mendekati Nara dan duduk bersimpuh di hadapnnya. Kedua tangan Nara terangkat dan di tangkap oleh tangan besar itu dan ia letakkan di salah satu pipinya.
Nara mengusap pipi itu, ia merasa pipi itu sangat tirus rahang yang menonjol, apa adiknya ini melukapan makan.
"Pipi kamu tirus sekali, apa kamu jarang makan?."Tangan Nara masih Setia mengusap pipi adiknya itu.
"Gue makan ka, coba liat badan lo itu ke manekin."Ucap adiknya, Nara hanya tersenyum adiknya itu selalu mengatakan itu.
"Apa sekolah kamu lancar? Belajar yang rajin."Saga tang perkataan kakanya hanya memejamkan mata.
"Iya ka."Nara tersenyum Saga sangat suka senyuman kakanya.
Nara tahu adiknya ini sedikit susah diatur saat dia berusia 16 tahun sifat aslinya muncul membolos, merokok, itu membuat kepala Nara pusing terlebih lagi penampilan Saga yang tidak cocok dibilang sebagai seorang pelajar telinga yang dia tindik dan terpasang dua anting, rambut berwarna pirang.Tapi ia tahu adiknya amat sangat menyayanginya. Adiknya berkata bahwa akan melindunginya siapa saja yang menyakiti kakanya akan berhadapan dengannya.
Kehidupan mereka Saga menanggung semua dia menjadi tulang punggung keluarga. Dia bekerja sebagai barista di salah satu kafe di pusat kota Jakarta. Keahlian meracik kopi membuat dia menjadi barista terkenal, sebagian pelanggan yang datang mayoritas wanita mereka hanya ingin melihat sang barista tampan Saga.
Penampilannya yang membuat semua wanita terpesona dengan kemeja putih yang ia gulung sebatas siku menampilkan tato naga disana, rambut pirang yang menutupi matanya, bibir pink dan kulit putihnya siapa yang tak ingin menjadi kekasihnya akupunnnnn mauuuu:v.
Hasil gajinya ia gunakan untuk biaya sekolahnya dan keperluan lainnya.Jika bukan dirinya lalu siapa lagi kakaknya adalah tanggung jawabnya sebab itu Saga tak ingin berurusan dengan wanita ia ingin fokus menjaga kakaknya.
Haloo semua ini cerita pertama akuu..
Semoga kalian suka.
Jangan lupa vomment ya kakak..TERIMAKASIH.... :)

KAMU SEDANG MEMBACA
SAGA [COMPLETED]
Novela Juvenil---- " Rasa ini akan selalu sama, yang membedakan hanya tempatnya, Lo di bumi gue di langit sar. " - Saga ---- kehidupan kakak beradik yang penuh cobaan dan lika-liku hidup. akankah kehidupan mereka berakhir bahagia? #start : 27 Desember 2019 #finis...