Chapter 45

437 24 2
                                        

"Kita, sepasang kedua manusia yang ingin disatukan tanpa harus dipisahkan."

Happy Reading❤❤

TIGA HARI KEMUDIAN...

Gibran cowok itu sudah keluar dari rumah sakit, bersamaan juga dengan Diviana yang baru saja keluar dari rumah sakit. Sekarang keadaan mereka sudah membaik buktinya saja kedua sejoli itu sudah kembali masuk kesekolah Diviana dan Gibran lalu terdiam dikoridor utama sekolah.

Gibran langsung saja menggenggam tangan Diviana dengan erat sekali mereka berdua lalu melanjutkan langkahnya kembali menuju kelas mereka masing-masing ketika baru saja sampai di depan kelas Diviana, Gibran lalu menarik tangan cewek itu membuat jarak mereka berdua dekat sekali.

"Zetta."

"Deo."

"Gua kangen sama lo hiksss!" ucap Gibran langsung saja memeluk tubuh Diviana.

"Deo lepasin malu dilihatin banyak orang sumpah lepasin anjir gua gak bisa nafas."

"Bodo hiksss gua kangen banget sama lo udah tiga hari loh kita gak ketemu."

"Gua juga kangen sama lo tapi lepasin dulu gua gak bisa nafas anjir memangnya lo mau apa gua mati mendadak."

"Kalo ngomong suka gak pake rahang."

"Hmm bodo amat setan."

"Hmm btw lo kemana aja Zetta, selama tiga harian ini gua selalu nungguin kedatangan lo dirumah sakit eh tapi taunya lo enggak pernah datang untuk ngejenguk gua."

"Gua sibuk Deo, ada urusan lain yang harus gua tuntasin."

"Sibuk, lo sibuk ngapain sampe jengukkin gua aja lo gak bisa heh."

"Dibilangin gua sibuk ada urusan lain."

"Ayolah jangan bohong, cerita sama gua lo ada masalah apa Zetta sampe menghilang berhari-hari gitu."

"Gua gak ada masalah apa-apa kok."

"Ayolah cerita jangan ditutup-tutupi kayak begini Zetta."

"DEO BERHENTI!" bentak Diviana berhasil membuat semua anak SSDB lalu menoleh ke arah mereka berdua.

"Lo berani bentak gua hah!"

"Emangnya kenapa kalo gua ngebentak lo, lo mau marah sama gua yaudah silahkan aja gua juga enggak perduli."

"Lo kenapa sih Zetta, gua itu cuma mau tau aja selama tiga harian ini lo kemana udah itu aja bangsat."

"Dibilangin gua lagi sibuk, kenapa sih lo bawel banget."

"Ya sibuk apa dulu, jangan bilang lo sibuk selingkuh dibelakang gua!"

"Punya mulut dijaga anjing!" pekik Diviana spontan mendorong tubuh Gibran dengan kuat sekali.

"Kenapa Zetta, udahlah jujur aja sama gua lo selingkuh kan dibelakang gua!"

"Gua enggak pernah selingkuh dibelakang lo Deo, gua sibuk karena ada urusan lain makanya punya pikiran tuh jangan negatif terus bawaannya."

"Bacot bangsat!" celetuk Gibran lalu pergi meninggalkan Diviana.

"Vi!" panggil Aurel langsung menghampiri Diviana yang masih saja berdiam diri.

"Vivi yang sabar ya," ucap Amira memeluk tubuh Diviana.

"Yaelah gua gapapa kok, kayak begitu mah udah biasa nanti juga sih Deo bakalan baik sendiri kok."

Crazy Couple✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang