Chapter 38

486 18 1
                                        

"Akan ada kata selamat tinggal untuk kita berdua."

Happy Reading❤❤

Hari sudah berganti menjadi sore bahkan bel sekolah pun sudah berbunyi membuat seluruh siswa-siswi DB pada berhamburan diparkiran dan koridor utama sekolah. Tapi berbeda dengan Diviana dkk mereka masih berada didalam kelas sebab Aurel yang tak mau beranjak berdiri dari tempat duduknya membuat Diviana dan Amira kewalahan membujuknya.

"Zetta!" panggil Gibran dari depan kelas lalu masuk kedalam kelas.

"Sabar Deo, gua mau bujuk Aurel dulu."

"Emangnya Aurel kenapa lagi."

"Biasalah lagi galau makanya kayak begini apa-apanya males."

"Ayo Rel pulang ini tuh udah sore tau!" ujar Amira lagi-lagi membujuk Aurel.

"Aurel kenapa?" tanya Dimas yang baru saja masuk kedalam kelas.

"Gua pulang!" celetuk Aurel langsung pergi meninggalkan mereka semua.

"Rel tunggu."

"Lepasin!"

"Rel, gua mohon banget sama lo berubah ya jadi Aurel yang dulu."

"Diam!"

"Jadi Aurelnya Dimas yang dulu, Aurel yang ceria dan semangat lagi bukan yang males-malesan kayak begini, ayolah jangan bikin gua tambah merasa bersalah."

"Lepasin tangan gua bajingan!" ucap Aurel langsung mendorong tubuh Dimas sampai terjungkal kebelakang.

"Ingat jangan ganggu hidup gua lagi, urusin tuh hidup lo dan calon istri lo!" ucap Aurel kembali lalu berlari meninggalkan mereka semua yang berada dikelas.

"Jangan dikejar Dim, biarin Aurel pergi dia juga butuh waktu untuk sendiri!" celetuk Aqeel membuat Dimas mau gak mau nurut untuk tak mengejar Aurel.

"Ayo mending kerumah gua langsung!" ujar Aqeel menatap mereka semua.

"Maaf ya kalo gua gak bisa ikut soalnya sih Nauval udah nunggu di parkiran," celetuk Amira membuat Aqeel terdiam.

"Yaudah Ra kita ke parkirannya barengan aja."

"Yaudah ayo."

Akhirnya kelima manusia itu lalu berjalan bersama menuju parkiran melewati setiap koridor sekolah sambil bercandaan namun ketika ditengah perjalanan mereka berlima tak sengaja bertemu dengan Nauval yang ingin menyusul Amira.

"Nauval!" panggil Amira lalu menghampiri Nauval membuat Aqeel terdiam.

"Uluh uluh sayang udah kayak gak ketemu satu tahun aja hahaha."

"Dih hahaha."

"Eh- kita beli ice cream yuk nanti sekalian mampir ke indomart."

"Aku mah ikut aja."

"Iya sayang."

"Ekhmm mohon maaf ya kawasan dilarang romantisan!" celetuk Gibran lalu tersenyum kecil menatap kedua sejoli itu.

"Tau dih kalo mau romantisan tuh liat dulu situasi dan kondisinya."

"Iya maaf atuh, udah ah gua sama Nauval pergi duluan ya."

Crazy Couple✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang