"Akan ada saatnya kita bahagia, meskipun harus melewati banyaknya luka."
Happy Reading❤❤
Mereka langsung keluar dari dalam gedung berpelukan bersama akhirnya kedua sejoli itu bersatu kembali berbeda dengan kedua sejoli yang sedang bertatap-tatapan manja yaitu Gibran dan Diviana. Gibran langsung memeluk tubuh Diviana mengecup kening Diviana penuh kelembutan, demi apapun hari ini Diviana cantiknya bukan main. Hal itu berhasil membuat Aqeel langsung saja memisahkan Diviana dan Gibran.
"Apa-apaan nih masih pagi udah nyosor aja tobat Gibran!" ujar Aqeel membuat Gibran tersenyum kecut.
"Kenapa salah tah gua, kan sih Zetta pacar gua, iri bilang bos."
"Heh baru pacar, belum sah udah main nyosor aja najis!"
"Hmm yaudah kalo gitu ayo Zetta ikut gua, kita pergi ke KUA sekarang juga!"
"Mau ngapain lo ngajakin adik gua pergi ke KUA!" ujar Aqeel membuat Gibran menoleh ke arah Aqeel.
"Mau ngajakin Zetta nikah, puas lo!"
"Bangsat sih Gibran."
"Ayo Zetta!" ujar Gibran membuat Diviana langsung masuk kedalam mobil Gibran.
"Serius lo berdua mau pergi ke KUA, astaga woi Gibran gua gak mau punya keponakan dulu adik gua masih kecil anjir."
"Bodo amat Qeel, dasar jomblo!" celetuk Gibran lalu masuk kedalam mobilnya.
"Serius lo Bran mau ngajakin Vivi ke KUA?" tanya Dimas membuat Gibran menepuk keningnya.
"Owalah bangsat punya sahabat pada gak punya otak semua anjir, dahlah gua sama Zetta mau pergi aja pusing ngeladenin lo pada!" sahut Gibran segera menjalankan mobilnya.
"Udah sih gapapa kalo mereka berdua mau nikah mah, harusnya kita tuh ikut bahagia toh nanti juga kita semua bakal jadi aunty dan uncle bagi anaknya Vivi sama Gibran,yakan Rel!" sahut Amira membuat mereka semua langsung menepuk keningnya.
"Astaga otaknya pada gak beres semua!"
"Benar, gak habis pikir banget nih gua sama otaknya sih Amira."
"Satu dua tiga, insaflah wahai manusia jika dirimu berdosa!" ujar Dimas lalu bernyanyi kecil.
"Yang ada lo tuh yang insaf biar gak salah arah lagi hahaha."
"Dahlah males mending kita pulang aja yuk soalnya gua mau istirahat."
"Yaudah yuk pulang."
Akhirnya keempat manusia itu lalu masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan gedung. Dilain tempat ada pasangan yang super-super gila melebihi orang gila yaitu Diviana dan Gibran. Pasangan itu memilih untuk pergi kepantai sambil menikmati apa saja yang ada di alam semesta ini asalkan perginya bersama Diviana dan itu menurut Gibran mereka berdua langsung keluar dari dalam mobil lalu berjalan bersama menuju pinggir pantai astaga udah kayak mau foto preweeding aja. Pasalnya Gibran memakai baju batik sedangkan Diviana memakai baju kebaya sumpah demi apapun mereka berdua benar-benar cocok sekali.
"Deo ini kita lagi gak salah pakai baju kan masa kepantai pake baju kebaya sama batik sih kan gak maksud banget."
"Yaudah sih gapapa, kan kita berdua mah paling beda di antara lainnya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Couple✔
Ficção Adolescente"Gue suka gila-gilaan tapi gak pernah gila benaran!" Gibran Deonovean. "Bagi lo tapi beda bagi gue, kehidupan kita gak sama!" Diviana Frazetta. Keduanya, selalu membuat kehebohan karena aksi gila mereka. Bahkan, kini keduanya sudah resmi berpacaran...
