Ombak laut terdengar sangat keras dan suara burung berkicauan terdengar jelas. Zayan membuka pintu tenda dan keluar dari tenda untuk melihat cahaya matahari. Zayan berjalan menuju bibir pantai dan melihat kesana kemari dimana keberadaan Falesha.
"Aku tidak tau siapa kamu, aku tidak tau apa tujuanmu menikah dengan Zayan, tapi aku mohon jangan sakiti dia. Dia hanya pria yang biasa dan tidak terlihat sedikit pun dengan urusan orang tuanya. Dia hidup mandiri dan menjalani kehidupan nya tanpa campur tangan orang lain, aku tidak tau kamu mencintainya seperti dia mencintaimu, tapi kumohon jika rasanya kamu bisa tolong tinggalkan dia. Katakan padaku apa yang kamu inginkan dan aku akan berusaha memberikan nya." Ucap Althaf kepada Falesha.
Falesha mendengar ucapan Althaf dan merasa sedang mengatakan omong kosong.
"Apa kamu terlalu banyak menonton drama Ibu tiri? Kenapa kamu perlu mengurus tentang hubungan rumah tangga kami?" Ucap Falesha.
"Aku tau kamu bukan gadis biasa, perusahaan Ayah Kahla, kamulah yang menghancurkan nya bukan? "
Falesha tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan Althaf.
"Aku sudah mengatakan semuanya kepada Zayan dan dia masih tidak ingin meninggalkan mu dia sangat mencintai mu, dia tidak biasanya seperti ini. Pergilah dari hidupnya, kamu hanya menjadi hidupnya dalam bahaya. Pergilah jika kamu memiliki sedikit rasa cinta padanya. Atau jika kamu memang tidak mencintainya, pergilah jika merasa sedikit kasihan dengan nya." Ucap Althaf.
Dob!!
Althaf langsung terjatuh ke tanah setelah mendapat sebuah pukulan dari Zayan. Falesha langsung menatap Zayan terkejut setelah apa yang dilakukan Zayan.
Zayan kemudian menarik kerah baju Althaf dan membuat pria yang sudah seperti saudara nya itu berdiri.
Saat Zayan ingin memukul Althaf lagi, Falesha memegang tangan Zayan dan meminta Zayan untuk menghentikan nya.
"Pergilah, aku akan mengurusnya." Ucap Zayan kepada Falesha.
"Apa kamu pikir dengan memukulnya semua nya akan terselesaikan? Apa kamu pikir dengan memukulnya aku bisa tetap diam? Hentikan, aku tidak akan mendengarkan ucapan nya." Ucap Falesha.
Zayan menatap Falesha sambil mencoba mengatur nafasnya.
Falesha tersenyum, mencoba untuk meyakinkan Zayan bahwa semuanya baik baik saja. Falesha menarik tangan Zayan untuk pergi dari tempat itu dan membawanya kembali ke tenda.
Falesha menggenggam tangan Zayan dan memegang pipi Zayan dengan lembut.
"Aku tidak akan meninggalkan mu, jadi berhentilah mengkhawatirkan hal hal seperti itu. Aku tau kamu memukulnya karena dia memintaku pergi, tapi jangan menyakiti nya hanya karena aku. bagaimana pun, dia adalah teman baikmu." Ucap Falesha.
Zayan tersenyum kemudian menarik tubuh Falesha kedalam pelukan nya.
Tiba tiba, sekelompok mobil datang mendekati tenda mereka. Falesha dan Zayan melihat dan mencoba mencari tau siapa mereka. Tapi, akhirnya mereka tau setelah melihat Kahla yang keluar dari mobil itu.
"Tangkap gadis dan pria itu. Tapi, jangan menyakiti pria itu, karena dia milikku. Sedangkan gadis itu, jika kalian bisa membunuhnya aku akan memberikan bayaran lebih." Ucap Kahla.
Mendengar itu Zayan langsung menggengam tangan Falesha dan mencoba membawa Falesha pergi, namun sekelompok pria berbadan besar itu sudah mendekat dan mencoba menangkap mereka. Akhirnya Zayan menghajar mereka agar tidak bisa menangkapnya dan Falesha. Tentunya siapa sangka kalau Falesha sangat jago bela diri dan sangat lincah. Falesha dan Zayan menghajar mereka bersama. Namun, Falesha akhirnya terjatuh saat seorang pria memukul punggungnya dengan kayu. Saat pria itu ingin memukul kepala Falesha, Althaf berlari dari jauh dan menendang tubuh pria itu sampai terjatuh. Althaf menarik tangan Falesha untuk berdiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cunning Girl Wedding (END)(Sequel Terminator Husband)
Storie d'Amoresebuah misi balas dendam yang berakhir menjadi pernikahan. seorang gadis yang dibesarkan tanpa orang tua kandung menjadi gadis yang tidak mengenal rasa takut dan bertahan hidup hanya untuk membalaskan dendam nya. gadis yang sudah menyimpan banyak ke...
