Happy Independence Day🇲🇨 semoga Indonesia cepat pulih.
Apa yang kita harapkan kadang kala tidak pernah sejalan dengan takdir.
***
🥀-Happy Reading-🥀
Mobil sedan berwarna hitam memasuki gerbang sekolah, siswa-siswi yang tengah berjalan berkelompok meminggir saat suara kelakson berbunyi berkali-kali. Mobil terhenti di parkiran sekolah yang terbilang luas, pintu penumpang bagian belakang terbuka, Maudy keluar dari dalamnya.
Selama melangkahkan kaki di koridor, tatapan-tatapan tidak suka selalu diarahkan padanya. Maudy meliriknya sekilas berusaha untuk bersikap tidak peduli, namun lama-kelamaan ia mulai tidak nyaman sebab beberapa dari mereka berbisik-bisik.
"Oh, jadi ini anak koruptor yang lagi viral itu,"
"Belagu banget mentang-mentang kaya, taunya uang hasil korupsi."
"Udah miskin mendadak belum?"
"Sekarang nggak ada bedanya sama sampah, sama-sama terbuang,"
"Dasar anak koruptor!"
"Cepat-cepat pindah sekolah deh, malu-maluin banget,"
Maudy mengepalkan tangannya kuat-kuat, membalas tatapan mereka tidak kalah tajam. Maudy mempercepat langkahnya, tidak mau menanggapi perkataan mereka, tetapi pusat perhatiannya tertuju pada siswa-siswi yang berkerumun di depan mading.
Saat melihat kehadirannya, beberapa dari mereka kembali berbisik-bisik menyindirnya tidak kalah pedas seperti sebelumnya. Maudy yang merasa penasaran ikut menerobos kerumunan siswa-siswi yang masih berdiri di depan mading. Selembaran kertas yang tertempel tepat di tengah-tengah membuatnya terpaku.
HOT NEWS
Dikabarkan orang tua Maudy Legita, siswi dari SMA Pelita Nusantara terkena kasus pemalsuan kontrak kerjasama serta korupsi uang dari perusahaan lain.
Sampai saat ini pelaku belum juga terangkap atau masih dalam kejaran polisi.
Jakarta-12 Oktober
Tulisan yang tertera pada selembaran kertas itu berhasil membuat Maudy emosi, cewek itu merobek kertas yang tertempel di mading lalu membuangnya ke lantai. Maudy memutar tubuhnya, mendongakkan kepala menatap satu-per satu siswa-siswi dihadapannya.
"SIAPA YANG BUAT BERITA INI DI MADING?!" teriak Maudy dengan wajah merah padamnya.
Sama sekali tidak ada respon, Maudy mengembuskan nafasnya panjang.
"Gue tanya sekali lagi, siapa yang buat beritanya?!"
"Gue. Ada yang salah?" sahut seseorang di belakang kerumunan.
Cewek berambut ombre dengan seragam ketatnya menerobos kerumunan siswa-siswi, ia bersidekap sambil menyunggingkan seringain tipis. Pupil mata Maudy melebar, tidak menyangka jika orang yang tega membuat berita itu adalah temannya sendiri.
"Lo-apa maksud lo Sheil buat berita kayak gitu?!" Maudy berseru, masih tidak percaya.
Sheila memainkan ujung rambutnya, menatap Maudy dengan sorot meremehkan. "Lho, ini kenyataannya kali. Lagian gue nggak ngarang, udah jelas-jelas beritanya beredar luas." jawabnya.
"TAPI LO ITU TEMEN GUE!" teriak Maudy, tangannya terkepal semakin kuat, hingga buku-buku jarinya memutih.
"Oh, itu kemarin kali, sekarang udah bukan. Mana mau gue temenan sama anak koruptor, malu-maluin sekolah aja." ucap Sheila kalem yang disambut tawa-tawa meledek oleh siswa-siswi disekitarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[GS2] OTHER SIDE (Completed)
Novela Juvenil"Rasta!" "Ya?" "Kenapa, Sta?" "___" "Kenapa lo harus peduli sama gue?" "Bukan peduli, tapi kasihan." Rasta Dhefino Greynata, cowok cuek berbandana hitam yang tidak pernah mempedulikan sekitarnya. Perlahan pandangan berubah saat melihat kehidupan cew...
![[GS2] OTHER SIDE (Completed)](https://img.wattpad.com/cover/233067867-64-k820761.jpg)