26-12-2020
10-12-2021
_____________________ _ _
🌹🌹🌹
"Kau buta bukan karena matamu rusak, tapi karena hatimu penuh ambisi."
_Kyra_
🌹🌹🌹
_ _ _______________________
****
PLAAKK!
Kaisar Li Quan dan permaisuri Liu Mei melototkan mata lantaran syok begitupun para pejabat istana.
Sementara putri Lan Shi memegangi pipinya dengan tangan gemetar. Ia tak kuasa menahan sakitnya tamparan itu bahkan air matanya mengalir deras dari pelupuknya.
Kyra tersenyum puas. "Kalau cermin tak bisa menyadarkanmu, mungkin tanganku bisa." Suara dinginnya mengalun tenang namun menghujam seluruh aula istana yang hening.
Ketegangan bertambah ketika Kaisar menyibak jubahnya lalu berjalan tegas menuruni tiap-tiap anak tangga dengan wajah kelam, permaisuri Liu Mei pun kini berlari panik kearah putri kesayangannya yang butuh pembelaan.
"KAU! Beraninya jalang sepertimu menampar putriku!" Tunjuk permaisuri Liu Mei setelah merangkul tubuh putrinya, matanya bergejolak marah.
"Kenapa kau menampar Jiejiemu sendiri?!" Kali ini suara Kaisar yang menggema tajam.
Kyra mengangkat dagunya tipis. "Sebagai Kaisar, kau seharusnya tahu mana yang benar dan salah disini. Dan kau, sudah pasti tahu jawabannya," kecam Kyra seraya beradu tatapan sengit dengan Kaisar Li Quan.
"Kau berani bermain tangan! Tidak ada putri bangsawan yang bertindak sekeras ini!!" kata permaisuri dengan wajah tegang.
Kyra mencibir. "Aku bahkan tidak keberatan membunuh anak jalangmu ini sekarang juga."
"Kau ... IBLIS GILA!!" jerit putri Lan Shi histeris. Luka di wajah dan harga dirinya bersatu dalam kemarahan yang bergetar.
Kyra terkekeh pelan. "Iblis gila?" ulangnya sambil menelisik putri Lan Shi dari atas ke bawah. "Kalau aku iblis gila, lalu kau ini apa?"
"... Mainan yang rusak?"
"JAGA BICARAMU!" Bentak Kaisar Li Quan, namun kemarahannya tak berhasil mengubah raut datar Kyra sedikitpun.
Sedangkan diambang pintu, Mingmei yang tengah berdesakan dengan prajurit istana dan para dayang lainnya kini melototkan mata dengan bibir bergetar. Ia khawatir, junjungannya didalam sana pasti akan mendapat hukuman yang sangat berat!
Mingmei tidak bisa terus berdiam diri. Ia harus segera membawa junjungannya itu keluar dari ruangan! Dengan tekad yang tersisa Mingmei memberanikan diri menerobos masuk kedalam Aula dengan langkah yang cepat dan nekat.
Semua mata menoleh.
Setibanya ditengah aula, Mingmei bergerak takut-takut disamping Kyra. "P-putri ... maaf, t-tapi ... sebaiknya kita pergi dari sini," bisiknya dengan suara gemetar. Keringat dingin mengalir di pelipisnya tanpa henti.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍
FantasiDia bukanlah penyelamat, bukan juga pahlawan dalam kisah ini. Dia adalah kutukan bernyawa yang bahkan kematian pun enggan menyentuhnya. ༒ KYRA MARSHELYNA ༒︎ Dialah sang jenderal perang yang menundukkan negara demi negara, dan namanya tidak dilantunk...
