2. Alam Mimpi

64.9K 7.4K 120
                                        

Publish : 02-12-2020
Re-publish : 02-11-2021


_____________________ _ _

🌹🥀🌹🥀🌹

"Mereka dua sisi dari satu jiwa yang sama. Satu kekuatan yang membakar dunia dan sisi lainnya ialah dingin yang menyembuhkan luka."

— Author Ell

🌹🥀🌹🥀🌹
_ _ _______________________

*******

Kyra menatap sekeliling. Hamparan bunga mekar berwarna merah bercampur putih nampak terbentang dengan susunan rapi mengelilingi sebuah danau. Dari kejauhan, air terjun tinggi menciptakan kabut tipis yang berbaur dengan cahaya matahari menghasilkan pelangi samar yang terlalu indah untuk disebut nyata.

Kyra hanya diam.

Langit terlalu biru, angin terlalu lembut, dan tanah yang dipijaknya begitu halus hingga nyaris seperti mimpi.

Kemudian Kyra menunduk, mengamati butiran rumput kehijauan yang melekat pada sepatu boots hitamnya. Tunggu sebentar, boots? Ternyata pakaian tempurnya masih sama dan lengkap, tubuhnya juga utuh. Semuanya persis seperti saat ia menjalankan misi terakhir di laut Cordator. Lalu Kyra meraba bagian wajah, tidak ada darah.

Sebenarnya ... apa yang terjadi?

Kyra tidak berusaha mencari jawaban. Ia hanya menyimpan semuanya dalam benaknya.

Ia memejamkan mata sejenak, membiarkan udara asing ini menelusup masuk ke pikirannya. Tenang, tapi tidak sepenuhnya nyaman. Seolah tempat ini menyembunyikan sesuatu.

Saat ia membuka mata, ada yang berubah. Di seberang sungai yang tadinya kosong kini berdiri sesosok gadis remaja dalam balutan hanfu putih, sosok itu tengah memetik bunga dengan gerakan halus dan anggun, seolah waktu melambat hanya untuknya.

Kyra mengamati, lalu menarik langkah lebih dekat hingga ia berhenti tepat di tepian sungai yang deras.

Gadis itu membelakangi Kyra. Rambut panjangnya jatuh seperti tirai hitam, ada sedikit sentuhan kemerahan yang sangat memukau. Nampak keranjang kecil tergeletak di bawah kakinya, dipenuh bunga. Tidak ada suara, hanya riak air yang memecah sunyi.

Wajah Kyra masih tetap datar tetapi didalam hati ia mulai menduga-duga. Mungkin gadis itu bidadari surga? Malaikat? Atau mungkin ... bocah sesat?

Sosok itu tertawa lirih, seakan tengah mentertawakan isi hati Kyra.

Namun, Kyra tetap berdiri tegak seolah tidak terusik dengan tawa itu sebelum akhirnya sosok itu membalikkan tubuhnya. Kyra mengerjap.

Wajah itu ...


Seperti Kyra.

Tapi gadis itu begitu bersih, seperti malaikat yang baik hati dan juga suci, sangat berbeda dengan Kyra yang lahir dari dunia penuh darah dan kehancuran hingga ia tak mungkin berwajah manis seperti itu.

Cermin yang memuakkan.

Kyra mengerjap sekali, dua kali, bukan karena terpesona tapi karena jijik. Dunia macam apa yang menaruh wajah Kyra di atas tubuh sebersih itu?

𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang