19-09-2024
Pleaseee! Jangan jadi siders 💔
****
Pukul tiga pagi yang mana dunia masih dalam keadaan gelap gulita putri Zhishu sudah terbangun dari tidurnya untuk memeriksa segala perlengkapan yang dibutuhkan sebelum pergi ke kerajaan Li. Ia harus memastikan tidak ada satu pun barang yang tertinggal.
Masalah perlengkapan lomba semuanya sudah ditanggung pihak sana, tamu undangan hanya perlu menyiapkan barang pribadi yang dibutuhkan selama empat hari menginap.
Yahh~ Hari ini semua orang dari penjuru benua Timur akan berkumpul di satu tempat baik dari kalangan bangsawan, para petinggi, pejabat-pejabat dan para rakyat. Semuanya tidak akan melewatkan acara penting yang hanya diadakan 2 tahun sekali ini.
Dan hasil dari acara ini akan menunjukkan posisi masing-masing kerajaan dan peringkat para bangsawan. Putri Zhishu yang merupakan putri dengan posisi lima besar tentu harus mengejar atau setidaknya mempertahankan peringkat saat ini.
Tidak lupa dengan tujuan awalnya yaitu mempermalukan putri Azkia dihadapan banyak orang supaya gadis itu sadar akan posisinya. Tapi sebelum itu--
Srek
Sruk
Srek
Entah mengapa seluruh tubuh putri Zhishu terasa gatal. Ia terus menggaruk lengan, punggung, dan kakinya secara bergantian tetapi semakin lama rasa gatal itu semakin tak tertahankan membuatnya melepas seluruh pakaian, tak disangka--
"KYAAAA!" Putri Zhishu menjerit histeris melihat kondisi tubuhnya dari pantulan cermin. Ada benjolan-bejolan merah yang nampak menijijikan tersebar diseluruh tubuhnya, kulitnya juga seperti menderita luka bakar disertai bintik-bintik kebiruan yang mengerikan.
"A-apa ini?!"
"Aku pasti berhalusinasi, yah! Tidak mungkin yang disana itu aku haha~hahaha~" Tawa putri Zhishu terdengar frustasi. Ia beringsut mundur tidak lupa mengangkat tangan setinggi wajah guna memastikan lagi kondisi kulitnya.
"Huekk--" putri Zhishu mual sekaligus bergidik, keringat dingin mulai berjatuhan dari pelipisnya dan kini ia terduduk dengan tangan yang gemetar. "T-ternyata bukan halusinasi," gagapnya.
Padahal kemarin tubuhnya baik-baik saja lalu kenapa? Apa yang terjadi? Apakah ini sebuah kutukan? Jika dipikir-pikir putri Zhishu memang ada janji dengan seseorang dan sampai saat ini ia belum menepatinya.
Apa karena itu?
Apa semua ini gara-gara Zeus, lagi?
Putri Zhishu memeluk lututnya lalu menenggelamkan wajah, air matanya sudah mengalir deras tetapi tidak ada suara yang terdengar.
"Kau tahu apa akibatnya jika berbohong? Mungkin hal yang lebih mengerikan dari kematian."
Itu yang Zeus katakan.
Tapi saat ini dia sedang menunggu jawaban dari putri Zhishu dan memberi sedikit waktu. Putri Zhishu pun sedang memalsukan kalung liontin itu, tinggal menunggu tukang perhiasan mengantarkannya kemari lalu semuanya akan beres. Seharusnya begitu! Rencananya tinggal sedikit lagi ... Tapi kenapa?!
"Apa dia sudah tahu liontin itu tidak ada padaku? Tapi mana mungkin, dia terlihat percaya waktu itu." Putri Zhishu berfikir keras, detik berikutnya mata sipitnya membola tidak percaya. "Jangan bilang dia sudah menemukan liontin itu ditempat lain!"
Putri Zhishu segera berdiri dari duduknya kemudian mencengkram rambutnya frustasi dengan sebelah tangan, wajahnya bertambah pucat dan kini ia mondar-mandir dengan pikiran gelisah.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍
FantasiDia bukanlah penyelamat, bukan juga pahlawan dalam kisah ini. Dia adalah kutukan bernyawa yang bahkan kematian pun enggan menyentuhnya. ༒ KYRA MARSHELYNA ༒︎ Dialah sang jenderal perang yang menundukkan negara demi negara, dan namanya tidak dilantunk...
