32. Gadis Bertangan Besi

32.5K 4K 211
                                        

18-januari-2021
Re: 02-mei-2022

_____________________ _ _

🌹🌹🌹

"Tangan besi ... hanyalah awal. Apa yang tersimpan di balik tubuhnya, dunia tak akan sanggup menerimanya."

_Author Ell_

🌹🌹🌹
_ _ _______________________



****


'Catatan Rahasia Perang Timur:

Kerajaan Shang pernah mendanai pasukan bayangan yang menyusup ke pihak kerajaan Xia Chi. Pembantaian tak resmi di perbatasan yang menewaskan Jenderal Li Qian dan Putri Lu-Chi disebut sebagai 'Operasi Bunga Layu'—sebuah taktik penghancuran figur pemimpin muda yang potensial. Informasi ini disembunyikan dari catatan resmi. Para pelaku dilaporkan berasal dari unit bayangan organisasi gelap, dengan persetujuan rahasia dari beberapa bangsawan tinggi kerajaan yang saat ini masih berkuasa.'

Kyra memicingkan mata, jemarinya mengetuk pelan tepi buku. "Hmph. Jadi begitu ... permainan kotor lintas kerajaan."

'Nama Putri Lu-Chi dicoret dari daftar pahlawan perang oleh pihak istana, demi mencegah pemberontakan dalam kalangan rakyat yang mencintainya. Fakta ini hanya tercatat dalam dokumen tingkat tinggi.'

"Ck! Jika saja putri Lu-Chi ini masih hidup ... mungkin dia akan jadi sekutuku, atau sainganku." Ada nada getir dalam bisikan itu—penghormatan untuk sosok pejuang yang dipendam sejarah.

Namun, Kyra segera menggulung catatan itu. Tidak ada waktu untuk meratapi pahlawan yang sudah tiada. Yang ia butuhkan adalah pemahaman, siapa pemain sejati di balik tirai kerajaan ini?

Ia menggeser tumpukan buku, menarik satu naskah bersampul hitam. "Aliansi Gelap Bangsawan Utara."

Tanpa ragu, Kyra membenahi duduknya. Dua lilin redup menjadi saksi. Di tengah kesunyian, matanya menyisir setiap kalimat dengan haus pengetahuan.

"Aku butuh semua ini. Bukan untuk hari ini. Tapi untuk masa depan yang akan kubangun ... atau hancurkan."

Saat tengah fokus membaca tiba-tiba ...

Cklekcklek

Kyra menegakkan tubuh, bola matanya yang dingin memantulkan cahaya lilin. Suara pintu besi itu terdengar rapat terkunci, diiringi suara ketikan kode.

"Apa-apaan ... Siapa yang mengunci pintu?" gumamnya, nada pelan namun mengandung gelombang ancaman.

Ia memejamkan mata membuka lapisan-lapisan pikirannya. Ilmu pembaca pikiran yang sudah menjadi senjata kedua baginya kini perlahan bekerja.

'Hhhh! Rasakan sialan! Inilah akibatnya karna berani merendahkanku'

Kyra mendengus. Dasar tikus istana ... bermain di lubang yang salah.

'Tak akan kubiarkan kau mengambil para pangeran dariku, akan kubuat mereka membencimu.'

'Semoga kau membusuk didalam sana.'

Suara batin itu kian memudar. Derap langkah pasukan terdengar dari luar. Si cilik tengik itu pasti kabur karena takut tertangkap basah.

"Huh. Dasar penjahat amatiran," gumam Kyra dengan senyum miring. Ada sinis yang tak bisa ia sembunyikan.

Tanpa tergesa, Kyra melangkah menuju logam yang tinggi menjulang itu. Cahaya dari luar hanya menyelinap samar lewat celah bawah pintu, meninggalkan siluet tipis di lantai gelap.

𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang