60. Persiapan Lomba di kerajaan Li

21.5K 2.8K 406
                                        

Publish : 1-juni-2021
Re-publish: 05-maret-2023

***

Kyra membuka pintu paviliun seketika hamparan tanaman obat dan ladang rumput sebidang tertangkap indra pengelihatannya, jauh beberapa meter terdapat satu pohon besar berbentuk jamur yang membayangi kediaman paviliun Dingin, Kyra sangat menyayangkan karena kediamannya yang dingin tidak bisa dimasukin cahaya matahari pagi.

Kyra melangkah kedepan dan melakukan sedikit peregangan. "Bangunlah Mingmei, matahari pagi baik untuk kesehatan."

Mingmei melenguh, ia nampak enggan bangkit dari kasur tapi ia memaksakan diri untuk duduk. Mingmei mengucek matanya, samar-samar ia melihat junjungannya di luar pintu.

Sedangkan Kyra kini menatap datar kedepan, ia akan pergi ke perpustakaan untuk mencari beberapa informasi penting. Ketika bertemu lelaki bermata merah itu Kyra merasa ilmu yang ia dapat tentang dunia Zaman kuno ini masih sangat sedikit, mungkin hanya seujung kuku. Masih banyak misteri lain yang belum terpecahkan dan Kyra harus mencarinya dan menjawab semua pertanyaan yang mengganjal dipikirannya. Kyra juga berniat membaca buku Pustaka istana yang sempat ia rombak waktu itu dan melanjutkan materi kurva yang sempat terhenti. Entah mengapa Kyra rasa ia harus merubah sedikit cara pikir para bangsawan dan orang-orang zaman ini.

"P-putri kenapa serapi ini?" Mingmei menghampiri Kyra dengan perasaan khawatir, ia menatap hanfu merah yang melekat di tubuh junjungannya kemudian beralih menatap rambut panjang Kyra yang tergerai dengan indah dihiasi pernak-pernik mutiara dikepalanya, pagi hari ini junjungannya sudah secantik ini apa junjungannya berniat keluar istana?

"Aku akan pergi ke perpustakaan istana, jaga kediaman." Kyra berwajah datar seperti biasa.

Mingmei membelalakkan mata lalu berpendar gelisah dibelakang tubuh Kyra. "K-keistana? Jika kaisar melihat putri pasti akan terjadi sesuatu, kaisar baru saja sembuh dari sakitnya, suasana kerajaan juga sedang tidak baik ..."

"... Dan semenjak putri menerobos masuk ke perpustakaan istana waktu itu, penjagaan diperketat dan mungkin sandinya juga sudah diganti."

"Tenang saja, Mingmei aku hanya pergi sebentar." Jika masalah sandi ada selir ketiga yang memegang kendali kerajaan.

Setelah itu Kyra melangkah pergi meninggalkan wilayah paviliun Dingin. Mingmei hanya menatap kepergian Kyra, ia harus berfikir positif mulai sekarang tidak boleh memikirkan hal buruk yang belum tentu terjadi, Mingmei harus percaya semua akan baik-baik saja.



╔══════✮❁•°♛°•❁✮ ═════╗
THE TIME TRAVEL
╚══════✮❁•°❀°•❁✮══════╝






Kyra memasuki wilayah utama kerajaan yang mewah dan megah, pilar-pilar istana kerajaan Qiang berwarna kuning keemasan yang berjejer rapi dan tinggi menjulang. Disetiap sisi dinding istana Qiang berbaris puluhan prajurit istana dengan pakaian kokoh berwarna merah, mereka  berdiri tegap dengan kedua tangan memegang perisai dan juga tombak.

Ketika Kyra berjalan melewati mereka seketika para prajurit itu berjongkok dengan kepala menunduk. Hanfu merah Kyra yang berkibar tertiup angin menyebarkan aroma wangi bunga liliy yang begitu memikat, bahkan ketika Kyra sudah melewati mereka wanginya yang lembut masih tertinggal disepanjang lorong.

Di sepanjang lorong Kyra tidak menjumpai adanya pelayan dan para dayang, istana nampak sepi dan sunyi seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan. Mencoba untuk tidak peduli, Kyra terus berjalan hingga tibalah di depan pintu paviliun Naga tempat kediaman Kaisar Li Quan, langkah Kyra terhenti. Ia melihat ada bayangan yang mendekat dari celah di bawah pintu dan benar saja tidak lama setelahnya pintu berdaun dua itu terbuka lebar menampakkan sosok kaisar Li Quan yang tengah berdiri dengan wajah datar.

𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang