5. Bangsa roh

21 4 0
                                        

Katz mengerutkan alisnya sebelum bicara. Dia sedang mencoba menyusun kata-kata dalam kepalanya untuk membuat penjelasan yang sesingkat mungkin.

"Begini," akhirnya Katz bicara, "Masalah-masalah yang muncul saat ini penyebab utamanya adalah para roh, terutama para Roh Gelap. Mereka tiba-tiba menemukan cara meningkatkan kemampuan mereka berkali lipat dan sedang membangun rencana untuk menaklukkan seluruh daratan. Mereka akan menyerang bangsa lain yang tinggal disini termasuk kami bangsa Incanio dan peri."

"Bangsa Roh itu bangsa yang seperti apa?" Moren tidak bisa membayangkan.

"Mereka yang nampak seperti asap melayang-layang bermata biru. Kau seharusnya melihatnya bersama para Wombark." Katz menjilat-jilat taringnya disela-selanya bicara.

"Bagaimana sesuatu seperti asap bisa melakukan sesuatu yang mengancam? Memangnya mereka memiliki kekuatan seperti apa?" Moren tidak mengerti, mereka nampaknya lemah.

"Mereka Roh, Moren. Mereka bisa merasuki tubuh makhluk hidup yang lain. Selama ini mereka hanya merasuki binatang dan sebenarnya tidak terlalu banyak untungnya bagi mereka karena hal itu_ jadi sebelum ini mereka juga jarang merasuki binatang.

Mungkin belum ada 2 tahun dari saat ini, salah satu dari mereka menemukan tubuh manusia yang tewas akibat perkelahian melawan cannus_ itu seperti macan yang sangat besar," Katz menambahkan karena sepertinya Moren sudah mau bertanya tentang cannus. "Roh itu lalu mengambil tubuhnya sebagai inang. Dan hal yang sebelumnya tidak pernah dia perhitungkan lalu dia alami. Tubuh manusia itu memberi kekuatan yang berlipat-lipat padanya.

Singkatnya, banyak roh yang melihatnya dan kemudian ingin mengikutinya, mereka kemudian membentuk kubu bagi roh yang mendukung hal itu. Mereka sangat pintar, sampai saat ini mereka memanfaatkan para binatang, bahkan beberapa dari kaum kami agar mereka bisa mendapatkan lebih banyak tubuh manusia. Semakin banyak mereka mendapat tubuh manusia, mereka akan semakin kuat, kemungkinan dari kekuatan itu akan mereka gunakan untuk menyerang para peri dan Incanio."

"Jadi, apakah mereka menculik orang-orang dan membunuh untuk mengambil tubuhnya?" Moren mendadak berkeringat dingin, bagaimana dengan Hyereen saat ini?

"Bisa dibilang begitu."

Moren terhuyung dan mengusap wajahnya dengan gusar. Para roh akan membunuh adiknya. "Mereka membawa adik perempuanku," katanya bergetar.

"Mereka?"

"Para wombark yang menyerangku, salah satu dari mereka menangkap Hyereen dan membawanya pergi. Aku rasa para roh ada bersama mereka."

"Perempuan? Itu belum pernah terjadi, biasanya mereka membawa laki-laki. Dan kau bilang adik, mereka tidak tertarik dengan manusia yang terlalu muda."

"Kenapa begitu?"

"Mereka agak pilih-pilih. Setelah beberapa kali mereka mengambil tubuh manusia, mereka menyadari tubuh yang terbaik untuk membangkitkan kekuatan mereka adalah tubuh manusia yang mati karena sebuah pertarungan habis-habisan yang mempertaruhkan nyawa. Tubuh yang dimiliki orang berhati kuat dan tidak mudah menyerah. Tidak biasanya hal-hal seperti itu dimiliki perempuan atau mereka yang terlalu muda."

"Hyereen bukan anak perempuan biasa seperti yang lain. Dia kuat dan keberaniannya bahkan melebihi aku. Para roh itu melihatnya melawan dua Wombark sekaligus. Lagi pula dia seusiaku karena kami kembar, 16 tahun tidak bisa dianggap terlalu muda." Moren semakin putus asa mendengar kata-katanya sendiri. Dia yakin para roh akan mengambil tubuh adiknya.

"Kalau begitu, mungkin mereka akan membawanya ke Sarang," kata Lotus setelah sekian lama dia hanya berdiam mendengarkan.

"Sarang? Dimana itu?" Moren menatap Katz dan Lotus.

The Galgalore's TrapCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang