Sepasang mata kelabu menyembul diantara bebatuan. Sepasang mata lain mendekat dari sisi yang berlawanan. Segera mata-mata kelabu itu diikuti berpasang-pasang mata lain. Jumlahnya ratusan. Para Bugbeer merayap keluar dari persembunyian, semakin dekat mereka dengan mangsa semakin mereka merasa tidak sabar. Dua capit di mulut mereka bergerak-gerak dan menimbulkan suara seperti dua logam diadu. Clang! Cairan bisa hijau menetes dari ujung capit. Clang!
Sapphire menyadari suasana berubah menjadi tegang dan mencekam. Ia mengeluarkan bola lentera yang cahayanya dengan cepat menjalar ke dinding-dinding gua, menerangi ratusan Bugbeer hitam pekat_ membuat mereka menjengit karena kaget. Hyereen memekik tertahan.
Satu Bugbeer melompat dari sebuah tonjolan. Katz dan Hyereen melompat turun dari punggung Cherry. Segerombol Bugbeer lain menyusul menyergap. Katz menerjang ke arah gerombolan Bugbeer, Hyereen mengayunkan pedangnya (sebuah pedang pendek pemberian para peri di Menara). Sapphire melepas lenteranya jatuh ke tanah, tangannya dengan gesit mencabuti anak panah dan menembak para Bugbeer yang mendekat dari langit-langit. Lylo sebisa mungkin mengecoh para Bugbeer agar mereka kacau.
"Hyereen, awas!" Katz menarik pundak Hyereen dalam pelukannya, menghindarkan gadis itu dari seekor Bugbeer yang merayap dari belakang.
"Jangan sampai terkena capitnya, meskipun hanya tergores," ia mengingatkan.
"Terimakasih!" teriak Hyereen.
Pedang Hyereen dengan lincah menghujam beberapa Bugbeer, darah mereka yang hitam memercik mengotori wajah dan pakaiannya. Katz yang berada didekatnya karena mengira ia akan kesulitan, memandang kagum pada gadis itu. Terakhir kali dilihatnya Hyereen mencolok seekor Bugbeer tepat dimatanya sebelum Katz yakin Hyereen akan baik-baik saja, ia melompat ke sisi lain untuk mengatasi beberapa Bugbeer dengan cakarnya.
Cherry mengamuk, menyapu setiap Bugbeer yang ada didepannya. Bugbeer-bugbeer itu terlempar menghantam dinding gua. Suara-suara lengkingan para Bugbeer memenuhi gua, beberapa jatuh menggelepar di dasar gua. Bugbeer-bugbeer itu menyadari musuh mereka kuat dan sulit disergap, beberapa menjadi gentar memilih mundur masuk kembali ke lubangnya. Beberapa masih menyerang dengan sengit.
"Hyereen, mendekat pada Cherry!" Katz memerintahkan agar mereka berada di belakang Cherry. Perlahan mereka bergerak maju dengan Cherry menyibak para Bugbeer yang tersisa, membuka jalan untuk mereka. Sapphire dengan akurat membidik beberapa Bugbeer yang mendekat dari atas.
Taklama kemudian setelah para Bugbeer terlihat berkurang banyak, Katz meneriakkan perintah agar Hyereen segera naik ke punggung Cherry. Cherry melesat secepat mungkin setelah Hyereen dan Katz ada di punggungnya. Beberapa Bugbeer melompat ke arah Cherry, menggelantung pada kaki-kakinya sebelum akhirnya mereka terlempar karena dikibaskan.
Sungguh melegakan, akhirnya terlihat celah cahaya, menandakan pintu keluar gua sudah tak jauh lagi. Para Bugbeer tidak mengikuti sampai keluar karena mereka tidak menyukai cahaya matahari, itu membuat mata mereka sakit.
Rombongan itu keluar dari pintu gua dengan payah. Badan mereka hitam dan lengket karena darah Bugbeer kecuali Lylo, dia saja yang tidak terpengaruh dengan segala macam kekotoran didalam sana. Mereka masih melesat cepat setelah berada di luar.
Setelah agak jauh dari pintu gua, barulah mereka berhenti untuk istirahat dan memeriksa kondisi tubuh masing-masing.
"Astaga! Aku akan mati kalau berada disana 5 menit lebih lama," kata Sapphire tanpa tawa.
"Kau bilang jumlah mereka sedikit, Katz!" protes Hyereen.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi. Mereka jadi banyak sekali."
"Seharusnya aku memeriksa dulu ke dalam," kata Lylo.
"Aku butuh air, darah Bugbeer ini baunya tidak enak." Hyereen mengernyit memandang tubuhnya sendiri.
"Di depan sana ada sungai, ayo kesana!" Katz menunjuk ke arah kanan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Galgalore's Trap
FantasiMoren dan Hyereen menyelinap meninggalkan tempat tinggalnya untuk melihat teror yang menghantui lembah mereka dari hutan-hutan perbatasan. Mereka tidak menduga bahwa jalan yang mereka lalui ketika berangkat tidak akan membimbing mereka untuk kembali...
