*****
Skip...
Hari ini adalah hari terakhir camping penutupan masa orientasi siswa. Setelah seharian kemarin sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang melelahkan, hari ini hanya ada kegiatan mencari jejak nanti malam.
Pagi ini semua siswa-siswi sudah berkumpul di lapangan untuk melaksanakan senam pagi.
"Ayok anak-anak cepat baris yang tertib!" ucap Pak Ali selaku guru kesiswaan.
Seluruh siswa-siswi mulai berbaris dengan tertib.
"Kita pemanasan dulu ya," ujar Bu Farah.
Perlahan seluruh siswa-siswi mulai melakukan pemanasan yang di bimbing oleh Bu Farah.
Sepuluh menit telah berlalu, seluruh siswa-siswi sudah kembali ke tenda nya masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka, ada pula yang memutuskan untuk segera mandi begitu pun dengan dua sejoli yang satu ini.
"Ayok Mita mandi." ucap Caca dengan tangan yang menenteng sebuah paper-bag berisikan peralatan mandi serta baju ganti nya.
"Bentar dulu Ca--gue masih capek." ucap Mita dengan nafas yang terengah-engah.
"Cepat nanti ke buru antri kamar mandi nya."
Ya, pasalnya hanya ada satu wc umum di perdesaan yang tak jauh dari tempat perkemahan mereka, itu pun hanya berisi lima kamar mandi yang tersedia. Maka dari itu ia harus cepat-cepat jika tidak ingin antri terlalu lama.
"Ck, bawel lo!" ujar Mita seraya mengambil paper-bag nya di dalam tenda.
Caca menyeringai kemudian ia menarik lengan Mita hingga membuat gadis itu mau tidak mau mengikuti langkah Caca dengan pasrah.
Sesampainya di sana keadaan wc cukup ramai, semua kamar mandi telah terisi penuh dan ada beberapa orang yang antri di depan pintu menunggu giliran nya.
"Tuh kan antri. Mita sih kelamaan!" omel Caca kepada Mita.
"Yaudah sih Ca tinggal antri doang ribet banget lo." ucap Mita sembari melangkahkan kakinya ke arah salah satu bilik kamar mandi.
Caca mengikuti langkah Mita, ia pun berdiri di sebelah Mita sembari menunggu giliran nya untuk mandi.
"Mita," panggil Caca.
"Hm?" balas Mita dengan gumaman.
"Perasaan Caca gak enak terus loh dari tadi," ucap nya kepada Mita memberitahu tentang perasaan nya yang sejak tadi pagi mulai tidak enak, bahkan sebelum berangkat pun perasaannya memang sudah tidak enak.
"Kenapa?" tanya Mita.
"Gak tau,"
"Ada yang lagi lo pikirin?"
"Gak ada."
"Yaudah Ca--cuma perasaan lo doang kali," ucap Mita berusaha menenangkan Caca.
Caca mengangguk dengan lirih. Ya, semoga aja tidak terjadi hal yang buruk.
Setelah mengantri sekitar lima menit, akhirnya kini giliran diri nya untuk mandi.
KAMU SEDANG MEMBACA
NATASYA
Ficção Adolescente[REVISI SETELAH TAMAT] Bagaimana halnya, bila seseorang yang telah hadir lebih dulu itu kini datang kembali setelah pergi meninggalkan selama bertahun-tahun? Ini kisah tentang seorang gadis bernama Natasya Artalyta Syafira. Seorang gadis dengan par...
