Cerita ini berkisah tentang seorang remaja yang baru lulus sekolah harus menikah dengan seorang pria yang tidak pernah ia cintai. Mereka menikah atas permintaan kakaknya,saat itu tidak ada pilihan lain. Kakaknya menderita Leukemia dan sudah masuk fa...
Hari berganti hari. Andra dan Adistia sama-sama menemukan kebahagiaan bersama dalam bingkai rumah tangga. Seperti biasa Adistia bangun untuk menyiapkan sarapan dan keperluan Andra. Selesai membuat sarapan, Adistia kembali ke kamar untuk membangunkan sang suami.
"Mas... Mas bangun mas.. Udah siang.. "
"Hmmm.. 5 menit lagi. "
"Beneran ya... Kebiasaan susah dibangunin." (Adistia akhirnya memilih untuk mandi terlebih dahulu. Selesai mandi ia kembali membangunkan Andra).
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mas.. Mas Andra ayo bangun.. Ntar kesiangan mas.. " (Adistia selalu membangunkan suaminya dengan lembut walaupun terkadang sangat sulit untuk dibangunkan).
"Mmmm.. 5 menit lagi.. Ngantuk.. "
"Sayang udah 10 menit lebih... Ayo bangun ntar kesiangan.. Ayo mas bangun... " (Adistia harus sabar-sabaran membangunkan sang suami yang seperti anak TK. Bahkan sekarang malah memeluk Adistia).
"Ngantuk... "
"Mas Andra bangun eh ayo bangun... Ntar telat lhoh mas.. Aku udah masakin makanan kesukaan mas.. Bangun yuk.. "
"Morning kiss dulu.. "
"Baiklah.. Dasar kebiasaan (cup😘) Udah sana bangun. "
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hoamzzz... Jam berapa sih sayang.. Aku ngantuk tahu? "
"Udah jam setengah 7 tuh. "
"Masih pagi hoamzzz... "
"Udah siang mas.. Bangun sana mandi... Nanti malah kesiangan pasien mas nunggu lhoh. "
"Bentar.. Ngumpulin nyawa.. (Andra kembali memeluk istrinya). Wangi sekali... Kamu sudah mandi? "