[ Follow sebelum membaca!]
[Happy reading ]
(Lengkap)
⚠️CERITA HASIL PEMIKIRAN SENDIRI⚠️
⚠️PLAGIAT HARAP MENJAUH!!, MASIH PUNYA OTAK KAN?! MIKIR LAH GUNANYA OTAK BUAT APA⚠️
~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''
Gadis cantik yang harus hidup t...
Gak gila, baru setengah aja kok gilanya. Belum sepenuhnya, jadi jangan panggil gue gila.
~Sam ganteng anaknya papi Praja
~~SARLA~~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari ini adalah hari yang ditunggu tunggu siswa siswi AQHS, hari dimana menjadi hari ulang tahun sekolah yang ke-13.
Semua siswa siswi berbondong-bondong untuk tampil sempurna untuk nanti malam dengan Perempuan yang dianjurkan memakai gaun dan lelaki memakai kemeja dan Jas.
Sedangkan disisi Sarla, ketika yang lain sibuk memilih gaun yang bagus untuk pesta nanti malam, Gadis itu malah sedang enak enaknya tidur di kasur empuk miliknya, padahal jam sudah menunjukkan pukul setengah lima sore dan Sarla belum sama sekali memilih gaun padahal gadis itu akan tampil malam ini.
Sam yang dari tadi berada di luar kamar Sarla menggurutu kesal, dari tadi ia terus berteriak membangunkan Sarla bahkan Sampai suara nya serak.
"Kamu ngapain?"tanya Aini ketika melihat putranya itu berteriak dan menggedor pintu kamar ponakannya.
"Bangunin Sarla"ucap Sam kesal.
"Dengan teriak teriak?, Astaghfirullah nak nak kasian suara kamu pasti ya"ucap Aini dengan tatapan kasian serta mengejek?.
"Miii"rengek Sam.
"Kamarnya kedap suara Sam, anak mami yang ganteng"ucap Aini sambil menahan tawa melihat muka putranya yang cengo.
"Oh iya ya, anjirr bego"ucap Sam miris dan menempelkan jidatnya di pintu kamar Sarla.
Aini hanya geleng geleng kepala melihat tingkah putranya dan melenggang pergi ke kamarnya.
"Huh Sarla sialan,awas aja Lo ya gak gue bangunin, telat telat lo"ucap Sam sinis sambil menendang pintu kamar Sarla, tapi sedetik kemudian dia meringis dan memegang kakinya.
"Njrr, Lo jadi pintu kok keras banget sih sialan"ucap Sam kesal sambil mengusap-ngusap kakinya.
"Huh Sabar Sam sabar"ucap Sam sambil menarik nafasnya dalam-dalam.
"Udahlah bodo amat"ucap Sam sambil melenggang pergi kebawah.
Tapi baru kakinya menginjak anak tangga Sam langsung tersenyum terpaksa dan membalikkan tubuhnya lagi menuju kamar Sarla.
"Kalo gak gue bangunin bisa bisa mati gue"ucap Sam bergidik ngeri membayangkan ketika Sarla membunuhnya karena tidak membangunkannya, apalagi kalo ketauan pawangnya bisa bisa dia jadi arwah gentayangan, hihh ngerii.