Chapter 48

8.2K 376 1
                                        

Happy reading

Follow
Ig: @alvnnqzlxsr_
     @alvinna_qz.sar
     @alq_sarlasar

Tiktok: @alv_sar

~~SARLA~~

Gara mengambil beberapa helai tisu yang tersedia disana lalu mengambil tangan kiri Sarla dan mengelap lembut tangan itu yang kotor akibat cokelat.

Para orang tua saling tatap satu sama lain lalu mengangguk serempak.

"Kalo gitu kita pamit mau nyapa tamu yang lain, maaf mengganggu pengantin baru"ucap Vania tersenyum lalu mengandeng tangan Aini dan pergi dari sana. Rey dan Praja Saling tatap lalu menyusul para istri.

Sarla dan Gara saling tatap beberapa detik sebelum Sarla mengalihkan pandangannya dan mengambil lagi cokelat yang ada disana, ini mah seperti surga untuk Sarla banyak cokelat dimana mana.

"Ekhm"dehem seseorang.

Sarla menoleh seketika matanya langsung membulat sempurna.

"ABANG"Seru Sarla seraya memeluk Bara erat yang dibalas tak kalah erat oleh Bara.

"Ekhm cuma Abang ganteng doang nih yang dipeluk Abang Abang ini enggak"ucap seseorang dibelakang Bara.

Sarla melepaskan pelukannya lalu menatap para inti Rose of death yang datang dengan senyuman lebar.

"Kangen Abang"ucap Sarla memeluk erat Zaski yang dibalas tak kalah erat oleh Zas.

"Adek Abang udah besar"ucap Zas pelan seraya melepas pelukannya. Yang dibalas senyuman oleh Sarla.

"Ini gak mau peluk Abang nih Abang iri loh"ucap Kenzo dengan wajah memelas.

"Tuh Abang burik iri katanya"ucap Zas meledek Kenzo, yang dibalas tatapan tajam Kenzo.

"Burik mata Lo, ganteng gini juga"ucap Kenzo pede seraya menyugar rambutnya kebelakang.

"Hihihi kangen Abang burik"ucap Sarla memeluk Kenzo.

"Heh, ganteng gini juga"ucap Kenzo tak terima tapi tak ayal membalas memeluk Sarla.

"Ekhm" deheman Gara mengalihkan atensi semuanya yang sedang berkangen ria.

"Noh suami mu cemburu la"ucap Kenzo tersenyum jail.

Sarla mencurut kan bibirnya, lalu ia melihat kebelakang Kenzo, Zas dan Bara seperti ada yang kurang, "yang lain mana abang?"tanya Sarla tersadar bahwa sebagian abangnya tak terlihat.

"Yang lain pada sibuk gak bisa datang"ucap Bara memberitahu, membuat Sarla menunduk sedih.

"Tapi mereka titip hadiah kok buat Sarla, mereka juga minta maaf gak bisa datang"ucap Kenzo mencoba menghibur Sarla yang terlihat murung.

"Nih liat"ucap Zas mengalihkan pandangan semuanya pada dirinya yang sedang ber-video call bersama Satria dam Darrel.

"Hallo princess"ucap mereka berbarengan.

"Abangggg"ucap Sarla senang.

"Ya ampun cantik banget adek Abang"ucap Darrel berdecak kagum melihat Sarla membuat gadis itu tersipu malu.

SARLA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang