Extra part2

189 6 0
                                        

Hari ini pemakaman terlihat sangat ramai dengan orang orang berpakaian hitam yang di dominasi oleh laki-laki berbadan kekar. Semua tampak menatap sebuah makam yang terlihat masih basah dengan bunganya yang terlihat masih segar.

Praja memeluk Aini yang tengah menangis sembari mengelus nisan bertuliskan 'Alqueen Sarla Deandra Alexandra'

Ya hari ini adalah hari pemakamam Sarla, ya Sarla pemeran utama kita, dia benar benar pergi dan takkan kembali lagi, kini dia pergi dengan senyuman karena dendam dan penyesalan nya sudah usai, kesengsaraan nya di dunia benar benar membawanya kepada kebahagiaan yang abadi. Kini dia tak perlu menangis lagi, tak perlu terluka lagi. Dia benar benar telah bahagia.

8 Bulan kemudian

Terlihat dua bayi kecil yang berumur 8 bulan yang tengah terduduk. Yang satu bayi laki-laki tengah memakan biskuit dan yang satu bayi perempuan tengah memainkan mainan dan memasukkan nya ke dalam mulut.

Di sudut ruangan terlihat bayangan transparan yang memperlihatkan Sarla dan Gara yang tengah saling memeluk sembari menatap kedua anak nya.

"Al, El"

Suara lirihan itu berasal dari Sarla dan Gara, membuat kedua bayi itu menatap ke sudut ruangan dengan serempak.

"Bubububububu" oceh dari bayi laki laki sembari merangkak kearah sudut ruangan.

"Yayah" lirih bayi perempuan dan dengan segera menyusul kakak nya merangkak ke sudut ruangan.

"AL, EL KALIAN  MAU KEMANA" Teriak Aini yang tengah mengobrol dengan Vania dan menyadari jika cucu nya tengah merangkak ke sudut ruangan.

Aini segera mengendong Bayi laki laki yang di sebut EL dan Vania segera mengendong bayi perempuan yang di sebut AL.

"Bubububububu" oceh Baby El menangis sembari memberontak dalam gendongan Aini.

"Aduh cucu omah mau kemana sih hm? " ucap Vania pada Baby Al yang langsung menangis keras.

"Yayayayayayayah" oceh Baby Al sembari mengulurkan tangan nya pada sudut ruangan.

Sarla dan Gara terkekeh kecil sebelum saling tatap dan kembali menatap kedua anak nya yang tengah menangis sembari memberikan senyuman lembut pada mereka yang terlihat menyadari kehadiran keduanya.

Tubuh keduanya perlahan menghilang, menyisakan asap putih yang perlahan memudar, membuat kedua baby itu semakin menangis kencang.

Didunia tidak ada yang abadi, yang hidup akan mati, dan setelah kematian barulah kehidupan abadi.

SARLA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang