[ Follow sebelum membaca!]
[Happy reading ]
(Lengkap)
⚠️CERITA HASIL PEMIKIRAN SENDIRI⚠️
⚠️PLAGIAT HARAP MENJAUH!!, MASIH PUNYA OTAK KAN?! MIKIR LAH GUNANYA OTAK BUAT APA⚠️
~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''~''
Gadis cantik yang harus hidup t...
Memiliki rasa yang sama, tapi terhalang oleh ikatan yang terlalu kuat mengikat
~Cantiknya El
~~SARLA~~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Senyum tipis itu terus terpatri indah, mata indahnya terus memancarkan kerinduan yang sangat dalam, Sarla terus melihat video video yang kini sudah menjadi kenangan, menjadi obat rindunya.
Sarla menghela nafasnya saat semua video telah diputar, ia menekan tombol enter dan kembali memencet file yang bertuliskan 'Song' disana banyak sekali video dari video sebelumnya, video video itu berisi dirinya dan Xander tengah menyanyi didepan piano, ada juga yang hanya Xander yang bernyanyi. Ia memutar video paling atas dimana terlihat Xander dengan lihai memencet tuts piano dan mengeluarkan suara yang begitu indah dan menenangkan.
Sarla memejamkan matanya menikmati Suara Xander, keningnya menyerit saat mendengar Xander yang melewatkan beberapa bait lagunya.
Sarla mengangkat laptop itu lalu membuka tutup piano, ia meletakan kembali laptopnya di pinggiran atas piano. Sarla mem-pause videonya dan memundurkan nya kembali ke awal.
Sarla memejamkan matanya, tangannya perlahan menyentuh lembut tuts piano, dengan lihai tangannya mengikuti nada yang sama dengan Xander dalam video.
Aku merasakanmu Ada di dalam nadiku Aku mendambakanmu Ada di hatiku, ada di hidupku
Di seluruh dunia Engkau yang paling aku cintai Di seluruh dunia Engkau yang mau aku miliki
Terdengar suara Xander yang begitu lembut mengalun indah memasuki Indra pendengaran Sarla, ia membuka mulutnya siap mengeluarkan suaranya melanjutkan nyanyian kembaranya.
Di seluruh dunia Engkau hati yang paling berharga Tak bisa kubayangkan Ku kehilanganmu
Suara Sarla mengalun indah mengikuti irama, matanya terpejam menikmati setiap detik yang ada, tangannya terus bergerak lincah menekan setiap tust yang ada.
Aku menempatkanmu (dalam darahku) Ada di dalam darahku Aku mengidamkanmu Ada di hatiku, ada di hidupku (di hidupku)