Adegan
Flashback......
"antarkan aku kesana! " pinta Sarina
Namun Bara menolaknya, dan mengadukannya kepada Raja. Dan membuat Raja murka, serta memerintahkan pengawalnya untuk membawa putri Sarina kembali ke istana sebelum ia sampai ke lembah kekelaman.
"itu sangat berbahaya! " ucap Raja marah
Sesampai Putri Sarina di hadapan Raja, akhirnya mereka bertengkar dan Sarina masih penasaran rahasia apa yang ada di Lembah kekelaman itu.
Mengingat hal itu membuat Sarina sontak memeluk ibundanya, yang tengah menggenggam erat tangan Sarina sedari tadi.
" ibunda, apa yang terjadi sebenarnya? Tempat apa lembah kekelaman tersebut? " tanya Sarina
"bagaimana kau tahu, mengenai Lembah itu? " ucap Ratu terlihat sedikit panik
"aku membacanya di sebuah buku! " ungkap Sarina jujur
"siapa yang ingin memancing putriku ke lembah itu?! Ini tidak bisa di biarkan! " batin Ratu membalas pelukan Sarina
"jangan sekali-sekali kamu ke sana, disana sangat berbahaya putriku! " peringatan Ratu kepada Sarina yang tampak bingung
Namun dia hanya diam, hatinya berkecamuk antara rasa penasaran yang tak kunjung sirna dan larangan yang dia selalu terima dari kedua orang tuanya
"apa tempat itu hanya sebuah penjara? Atau ada rahasia di balik itu semua? " batin Sarina penasaran
Sarina mendatangi Bara dan marah akan tindakanya yang mengadu ke Raja,
"apa maksudmu Bara? Mengapa kau mengadukanya ke Raja! " murka Sarina kepada Bara
"tempat itu sangat berbahaya Tuan Putri, saya tidak ingin anda terjebak lagi ke 2 kalianya" ucap Bara mengutarakan pendapatnya
"apa kau tahu sesuatu?! " tanya Sarina menaruh curiga
".........." dan Bara hanya terdiam.
" aku tahu sekarang kalian sembunyikan sesuatu dariku! Aku seorang putri di kerajaan ini dan sayangnya aku tidak mengenal kerajaanku sendiri! " kata Sarina kecewa dan meninggalkan Bara yang hanya terdiam.
Sarina pergi berenang menjauhi kerajaan dengan membawa rasa kekecewaanya, dan dia kini duduk di sebuah bongkahan batu dan memandang ke arah yang luas tampak beberapa ikan dan penghuni laut lainya sedang melakukan aktivitasnya masing-masing.
Tampak ikan kecil sedang berenang kearahnya, sembari meninggalkan kawananya.
Sarina langsung tahu kedatangan ikan kecil itu, yang kini berada di hadapan Sarina
" mengapa kehidupan ini selalu mempermainkan perasaan! " keluh Sarina
"mengapa anda terlihat sangat kecewa Tuan Putri? Apa yang terjadi" tanya ikan kecil itu
" apa itu terlihat di wajahku?! " tanya Sarina sambil memegang wajahnya
"heheh! " kekeh ikan itu melihat ekspresi Sarina yang di luar dugaanya
"bukankah anda datang kemari setiap anda sedang kecewa dan ingin sendiri tuan putri? " tanya ikan kecil itu
"aku selalu memperhatikan tuan putri jika sedang kemari! " lanjut ikan itu yang membuat Sarina tertegun
"kau sungguh memperhatikanku eom!? " kata Sarina sembari tersenyum tipis
"bukan bermaksud tuan putri, hanya saja ..." kata Ikan kecil itu namun tercekat
"kenapa?! " tanya Sarina
"bukan apa-apa Putri hanya saja ini adalah daerah kawanan kami berburu makanan jadi setiap harinya saya melihat daerah ini! " kata Ikan itu melanjutkan
"eom... Begitu, baiklah! Kembalilah ke pada kawananmu" ucap Sarina
"apa, tidak apa membiarkan Tuan putri sendirian? " tanya ikan kecil itu khawatir
Sarina menggelengkan kepalanya kemudian berkata
"tidak apa, aku bisa menjaga diriku sendiri " kata Sarina meyakinkan
Kemudian ikan itu pamit dan bergabung kembali dengan kawananya
" aku perlu menyelidikinya sendiri?! " batin Sarina kemudian kembali ke istana
" makasih udah mendukung outhor! 🙆 yuk shere cerita ini ke teman-teman yang menyukai cerita ini dan ketinggalan part-part selanjutnya
Bye"..."
KAMU SEDANG MEMBACA
l love mermaid
Teen Fictionkenyataan hidupnya sangatlah pahit . sarina dewi sekar seorang anak manusia yang dipilih oleh ratu neptuna Kerajaan yang amat disegani oleh kerajaan-kerajaan yang berada dilautan Kisahnya yang bermula saat ia genap berusia 16 tahun. Disaat ulang t...
