mermaid 65

150 8 4
                                        

Setelah menyelesaikan tugasnya Bara segera pulang ke tempat persembunyian mereka, namun Putri Yona mencegahnya sebentar

Putri Yona membawa Bara ke taman belakang diistana itu. Entah apa yang akan di katakan oleh Putri Yona  padanya jika itu tidak penting, sungguh Bara akan sangat kesal melihat Putri Duyung Cantik itu.

"ada apa putri membawa saya kemari? " tanya Bara sopan dan tidak sabaran

" ada yang ingin aku titipkan untuk adikku Sarina! " lugasnya dan segera ia memberikan benda yang di maksudkan ke Bara

"apa ini putri? " selidik Bara

" bukan apa-apa berikan ini ke Sarina. !" pintanya

" apa ada lagi yang harus saya sampaikan? "

" tidak ada lagi Bara. Sudah pergilah nanti adikku kesepian! " perintah Yona

"bagaimana kesepian putri sarina sedang bercanda gurau pasti dengan dua kurcaci itu! " batin Bara

" mengapa kau melamun? Pergilah" tegur Yona dan segera Bara pergi dari istana itu

Segera mungkin Bara pulang.

Disisi lain Sarina sedang duduk melamun sambil memperhatikan tanaman obatnya,  Danu mendekati Sarina yang sedang termenung itu

"dooorr!! " kata Danu mengejutkan Sarina

Benar saja Sarina terkejut melihat Danu yang kini sudah menampilkan gigi putih dan ratanya

"ehh.. Kak Danu!" ucap Sarina kikuk
"ngapain ngelamun disini? " tanya Danu

" gak kak! " elak Sarina, melihat tingkah Sarina, Danu hanya menggelengkan kepalanya dan duduk disebelah gadis itu

"kalau ada masalah cerita aja sama kakak! Gak usah di pendam, kakak disini ada setia mendengar curahan hati kamu" ucapnya tulus sambil melihat ke arah Sarina. Dan wanita itu hanya memandang lurus kearah tamanan

"sepertinya tanaman itu lebih penting dibandingkan aku! " ucap Danu tampak kecewa

" entahlah kak! Aku tidak tahu apa yang aku rasakan sekarang, aku sungguh bingung" ungkap Sarina mengatakan kegundahan hatinya

"bingung? " Danu menyengit,  menaikkan sebelah alis matanya tampak tidak mengerti

"kamu bingung karna apa? " lanjutnya

Sarina hanya menggelengkan kepalanya, sungguh dia juga tidak mengerti mengapa dia tampak seperti orang yang sedang linglung

"udah, jangan dibawa kedalam hati! Udah jangan sedih lagi nanti cantiknya luntur!" rayu Danu

"masa sih kak? " ucap Sarina sambil menangkup wajahnya sendiri

Danu mendekap Sarina dari samping sambil menatap lurus kedepan
" makanya jangan melamun dan sedih sendiri. Lebih baik heppy aja" ujar Danu

"oh.. Iya aku hampir lupa sama kak Dion! " ucapnya sambil menepuk dahinya

"aku ikut! " pinta Danu dan mereka pergi dari tempat itu dan segera menghampiri Dion yang sedang duduk melamun

"hemmm... Tidak Sarina, Dion juga ikut-ikutan melamun! Apa yang mereka fikirkan sebenarnya? " batin Danu bertanya-tanya

" kak Dion! " ucap Sarina memecahkan lamunan Dion

"ehh... Sarina ada Danu juga! " ucap Dion menyengir kedapatan melamun

Sarina dan Danu duduk di sisi tempat tidur Dion

"bagaimana kondisi ekormu? Apa sudah mulai baikan? " tanya Sarina

"sepertinya lumayan! " ucap Dion santai

l love mermaidCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang