Keesokan harinya
Bara hendak akan pergi ke suatu tempat yang cukup jauh, namun hatinya enggan meninggalkan Sarina sendirian bersama kedua kurcaci yang mengganggu sarina.
Hatinya frustasi apakah harus meninggalkan Sarina atau malah bersama Sarina.
Jika terjadi apa-apa dengan Sarina tentu saja seluruh istana akan menggolok dan membencinya termasuk Raja dan Ratu.
Bara duduk melamun diatas karang tempat tidurnya, hatinya bingung meninggalkan Sarina disini atau malah pergi mengurus keperluannya.
Sarina melihat Bara duduk termenung di kamarnya. Ia segera menghampiri pengawalnya itu dan menyentuh lengan berototnya
"apa yang membuatmu begitu cemas Bara? " tanya Sarina
" tidak ada putri! Aku hanya sedang bingung" jawabnya
"apa yang membuat kau bingung? "
" aku hendak ingin mengurus sesuatu di istana, tapi aku tidak bisa meninggalkanmu dengan para kurcaci itu sendirian. Aku tidak yakin akan mereka" ucapnya jujur
"kau mengatai sahabatku kurcaci Bara! " ucap Sarina sedikit geli mendengar itu
" bukankah mereka hanya bisa selalu mengganggumu? " telak Bara
Sarina berfikir sejenak, kemudian berkata
"jika urusanmu selesai cepatlah kembali! " katanya mengizinkan Bara
"bagaimana denganmu!?" Bara masih tidak setuju
Sarina tersenyum kepada Bara
Senyuman itu lagi!
"aku akan baik-baik saja! Percayalah. Aku juga bisa menjaga diriku sendiri" Sarina tulus
Bara menatap Sarina tidak percaya akan apa yang dia dengar tapi Bara berusaha untuk menggangguk dia akan pergi
Kemudian Sarina keluar dari kamar itu untuk mengurus tanamanya yang lain, tanaman yang paling berharga harus di simpan sangat ketat agar tidak berubah konyol seperti tanaman yang lainnya.
Kemudian Bara menghampiri Danu yang sedang duduk di tempat tidurnya kini pemuda itu tampak sangat bingung akan semuanya terlihat jelas di matanya.
"Danu! " panggil Bara kepadanya
Bernama Danu itu menoleh kearah Bara yang memanggilnya. Bara berada di depan pintu kamarnya
"bolehkah aku masuk? " lanjutnya
Danu mengganggukkan kepalanya dan setelah itu Bara menghampiri Danu dan duduk di sampingnya dengan serius
"ada apa?! " tanya Danu kepadanya
"aku hanya ingin serius! Aku akan pergi ke istana kerajaan laut, ada urusan yang menyuruhku kembali sebentar karena ada urusan mendadak,. Tapi aku tidak bisa meninggalkan Sarina sendirian " jujur Bara
"jadi maksudmu?" tanya Danu yang menatapnya dengan bingung
"aku menitip Sarina kepadamu, setelah urusanku selesai, aku akan segera kembali" putus Bara
Danu mengganggukan kepalanya bertanda ia setuju untuk mengawasi Sarina.
Setelah mengetahui Danu setuju maka ia segera berangkat ke istana dan berusaha menyelesaikan masalahnya sesegera mungkin.
KAMU SEDANG MEMBACA
l love mermaid
Teen Fictionkenyataan hidupnya sangatlah pahit . sarina dewi sekar seorang anak manusia yang dipilih oleh ratu neptuna Kerajaan yang amat disegani oleh kerajaan-kerajaan yang berada dilautan Kisahnya yang bermula saat ia genap berusia 16 tahun. Disaat ulang t...
