Siang harinya Danu pergi ke pantai. Ketempat pertama kali ia bertemu dengan Sarina, ia duduk di atas karang dengan memperhatikan laut yang terbentang luas di harapannya
Berharap seseorang akan datang, namun tetap saja 2 - 4 jam ia menunggu tidak ada yang datang, namun tetap saja ia duduk disana memperhatikan para nelayan yang sedang melemparkan jalanya untuk menangkap ikan
Saat asik melamun dan memperhatikan lautan yang luas itu, seseorang dari belakang menyentuh pundaknya
"lagi ngapain lo melamun disini? " tanya pria itu
"gak, gua lagi duduk aja disini! " elak danu
"bedewe, selamat ulang tahun ya" ucap Rizan ala pria cool
"oke, thanks! " membalas ala mereka
"ohh... Ya, lo mau ikut gak bareng keluarga gua rayain ulta di laut?! " ajaknya
"gak deh broo.,bukan gak mau tapi mama gua lagi kurang enak badan! " tolak Rizan
"gak apa-apa deh!" ucapnya memaklumi
"ya udah, lo masih lama disini? Gua cabut dulu" tanya Rizan
Saat Danu masih betah ditempat itu, ia segera pergi karena ingin memberikan obat yang ia beli kepada sang mama.
Sepeninggalan Rizan, Danu hanya menatap kosong lautan seseorang yang di tunggunya kini masih belum muncul matahari kini sudah mulai terbenam di ufuk barat.
Ingin rasanya Danu duduk disana menantikan seseorang yang belum kunjung tiba itu, namun hpnya berdering menandakan ada yang menelephonya
'salsa is calling '
Segera ia menjawabnya
"hallo? "
"kak, kakak dimana? " tanya orang seberang
"lagi di pantai ini! " jawabnya singkat
"yah ampun kak? Ya udah datang ke kapal segera! " ucap sang adik
"iya bawel" ucapnya sambil berjalan meninggalkan tempat itu
"jangan lama-lama loh! " peringatan sang adik
"iya-iya kakak juga lagi jalan ini! " balasnya
"jangan lama-lama mami sama papa udah di kapal hanya tunggu kakak ini" ucap sang adik
"ia ini juga kakak udah sedikit lagi sampai kok! " protes nya
"oke deh di tunggu ya kak, aku matiin dulu" ucapnya langsung mengakhiri pembicaraanya sepihak
"kebiasaan ini anak! " grutu Danu dan benar saja sang mami, papa dan adiknya sedang menunggu di atas kapal mereka tampak tidak terlalu mewah tapi cukup terkesan pertamakali ia akan merayakan ulang tahun bersama keluarga di lautan
Kini jam sudah menunjukkan pukul 8 malam dan mereka sudah meninggalkan daratan dan menuju ke lautan
Malam mereka hanya ditemani angin laut, bintang dan bulan penuh dengan arus ombak laut yang terbilang tenang
Mereka sedang asik duduk di dalam kapal tersebut sambil memotong kue dan makan serta minum bersama.
Jam 9 malam ia ingin menikmati udara malam yang tampak tenang itu sambil menadahkan kepalanya ke atas sambil berbaring menatap langit yang terbentang jelas diatasnya yang beratapkan angkasa yang indah
Saat itu ia terfokus dengan bulan yang memiliki cahaya yang berbeda, namun ia mengabaikanya ia melihat kearah bawah bagian tepi kapal yang mereka naiki
Ia melihat seorang putri duyung yang sedang bersandar di situ sambil menempel ke arah kapal tersebut saat memastikan siapa itu
Harinya bergejolak aneh, perutnya bagaikan kupu-kupu sedang berterbangan rasa itu muncul lagi rasa dimana ia tidak ingin ditinggalkan lagi.
"Sarina,!" cicit Danu pelan ada senyuman samar yang di sembunyikan oleh gelapnya malam
Sarina melihat kearah atas dan mendapati Danu tampak menatapnya sendu dan ia tidak tahu mendeskripsikan perasaanya
"kak Danu, selamat ulang tahun! " ucap Sarina pelan terkesan membisik ia tahu keluarga Danu ada diatas kapal tersebut
Namun cahaya bulan itu tampak merah dari sebelumnya, Sarina ingin menggapai tangan Danu yang tampak kepanasan tangan mereka terulur namun tak tergapai karena ombak yang tenang kini sudah mulai mengegelora menaik turunkan mereka sesuka hati
Sarina tahu ombak akan sangat besar namun ia khawatir akan keselamatan Danu dan keluarganya, namun Bara yang mengawalnya sudah menariknya jauh menuju kedalaman dan langsung ke istana
Melihat sarina yang sudah meninggalkanya, ditambah dengan gelombang laut yang sudah meninggi membuat sekeluarga itu buru-buru meninggalkan lautan.
Namun saat masih memutar kapalnya Danu yang masih berada di depan dan bagian ujung karena posisi itu membuat ia pun terjungkal dan jatuh ke dalam air
Mendengar bunyi air yang berasal dari jatuhan membuat Salsa yang melihat sang kakak jatuh pun menjerit dan memanggil sang kakak
"KAK DANUU! " teriaknya sambil menangis tersedu-sedu
Mendengar sang putri memanggil nama putranya membuat sang mami yang mengetahui Danu putranya jatuh kedalam air membuatnya syok dan jatuh pingsan terpaksa mereka akan mencari Danu esok
Karena sang mami pingsan dan mereka juga tidak ingin kehilangan sang mami juga
.......................bersambung..........................
Gimana ceritanya?
Hehe... Maaf ya authornya lagi kalep dan berusaha membuat cerita lebih menarik lagi
Tak lupa author akan selalu mengingatkan jika anda menyukai cerita ini jangan lupa Vote, follow dan jika ada tanggapan bisa juga di komentar 😇
KAMU SEDANG MEMBACA
l love mermaid
Fiksi Remajakenyataan hidupnya sangatlah pahit . sarina dewi sekar seorang anak manusia yang dipilih oleh ratu neptuna Kerajaan yang amat disegani oleh kerajaan-kerajaan yang berada dilautan Kisahnya yang bermula saat ia genap berusia 16 tahun. Disaat ulang t...
