mermaid 80

98 5 0
                                        


"sekebat bayangan hitam menyelimuti hatiku yang mulai membeku"

By. Sarina

(yona_f02)

Happy reading 👇

Setelah gagal menolong sarina, Bara kembali ke istana laut untuk memberitahu apa yang telah terjadi.  Saat mendengar kabar itu seketika ia menyesali telah mengizinkan Sarina untuk pergi.

"mohon maaf tuanku Raja! Hamba patut dihukum karena gagal menjadi seorang pengawal yang hebat, dengan gagal menjaga tuan putri Sarina " kata Bara tegas dan penuh penyesalan dihadapan Raja dia menunduk hormat.

"tapi ini tidak sepenuhnya kesalahanmu! "tolak Raja dengan bijaksana disinggahsananya

" tapi hamba gagal mejalankan tugas dan kewajiban hamba sebagai pengawal! " seru Bara

"hamba patut di hukum tuanku! " pinta Bara kepada sang Raja

"baiklah, jika itu keinginanmu! " putus Raja sedikit keberatan

"kau akan ditempatkan dipengasingan untuk menyesali perbuatanmu! " kata Raja memutuskan menghukum Bara meskipun tidak terlalu berat

Segera prajurit membawa Bara ketempat pengasingan letaknya tidak terlalu jauh dari istana kerajaan.

Dia dimasukkan kedalam penjara bagi seorang pengawal yang merasakan kegagalan dalam bertugas, namun hukuman itu tidaklah terlalu berat baginya.

Meskipun begitu Raja sungguh tidak dapat berbuat apa-apa dan tanggung jawabnya diistana tidak bisa ditinggalkan barang sekejap. Bahkan untuk menyelamatkan Sarina putrinya sendiri sang Raja tidak sanggup

Saat Ratu mendengar kabar berita diistana tentang tertangkapnya putri Sarina, membuat sang Ratu syok berat dan sangat sulit percaya atas kejadian yang menimpa keluarganya

Raja dan Ratu menyuruh Benzi sang penyihir istana untuk datang dan menghadap mereka disinggah sananya meskipun hatinya sangat kalut tentang putrinya tetap saja sang Raja dan Ratu harus bisa lebih tegar menerima keadaan itu.

Saat Benzi sudah berada dihadapanya dan berlitut menghormati sang Raja nan gagah itu

"aku ingin melihat apakah putriku baik-baik saja! Apa kau sudah membawa apa yang aku minta? " kata Raja dengan tegas

"tentu yang mulia Raja! " jawab Benzi dengan sopan

Segera dia mengeluarkan apa yang diminta oleh sang Raja menempatkanya di hadapan mereka semua Raja dan Ratu mendekati benda itu dan melihat seperti apa keadaan putri Sarina didaratan

Benda itu adalah kerang mutiara hitam dan setelah Benzi merapalkan mantra kepada mutiara itu seketika penampakan putri Sarina yang sedang disekap disebuah gudang tanpa air serta wajahnya yang sangat ketakutanpun terlihat begitu jelas.

Pemandangan yang sangat menyesakkan yang terlihat bagi kedua orang tua Sarina.

"bagaimana cara kita menolong Sarina yang mulia? " tanya Ratu Salendrina

"apa yang harus kita lakukan? " lanjutnya

"aku juga tidak tahu permainsuriku! "jawab Raja kepadanya

"apa tidak ada cara lain yang dapat kita lakukan? " Ratu frustasi

"kita masih belum bisa menyelamatkan putri Sarina Ratu. Yang dapat kita lakukan hanyalah untuk memantau keadaan putri Sarina hanya dari kerang ini! Kita tidak mungkin kedaratan dan beramai-ramai menyelamatkanya" kini sahut Benzi

Berperan sebagai ibu yang gagal melindungi anaknya membuat Ratu sangat perih, menyaksikan putrinya yang sedang kesulitan tanpa bisa melakukan apapun itu sungguh membuat sang Ratu terbunuh berlahan-lahan

Disisi lain putri prishila dan putri shilla baru mendengar kabar tentang putri Sarina yang tertangkap manusiapun sangat terkejut.

Segera mereka mengunjungi istana kerajaan laut dan mendengar sendiri bahwa putri Sarina benar-benar tertangkap oleh manusiapun mereka syok

"mengapa Sarina seceroboh itu! " kata Shilla dengan geram

"sudah lah shil.. Mungkin ini takdirnya dan sudah jalannya" nasehat prishila kepada sahabatnya itu

"biasanya Sarina tidak seceroboh itu prishila" kata Shilla marah

"sebaiknya kita cari tahu cerita lengkapnya, bukankah mereka mengatakan dia bersama pengawal pribadinya? " bujuk Prishila

"iya.. Sebaiknya kita kesana segera! " kata Shilla setuju dan mereka melanjutkan

Setelah menanyakan dimana pengawal itu di tempatkan kepada penjaga penjara tempat pengasingan akhirnya mereka diantarkan kepada Bara

"Bara kau ada tamu! " kata penjaga

"aku sedang ingin sendiri! " tolak Bara kepada penjaga itu

"tapi mereka datang dari jauh! Dan sudah ada disini! " ucap penjaga itu lalu mempersilahkan tamu itu masuk tanpa persetujuan darinya

"kau pengawalnya Putri Sarina bukan? " tanya prishila dengan sopan dan lembut

"iya... Jika kalian ingin menghakimiku,menghujatku mencaci makiku! Silahkan" ucap Bara lemah

Dia hanya duduk di sudut tempat gelap tanpa menampakkan diri kepada kedua putri itu

"tidak adakah niatanmu untuk menyelamatkanya? " tanya Shilla sudah mulai emosi

"Bara! Bukankah namamu Bara? Seorang yang diramalkan akan menyelamatkan dan melindungi putri Sarina dengan segenap hatimu!?" tanya Shilla dengan kesal

"aku hanyalah pengawal yang gagal menjalankan tugas! Dan ramalan itu hanyalah tipuan" elak Bara sambil tersenyum sinis

"aku bisa menyelamatkanya terkecuali didarat! " lanjutnya dengan nada frustasi

"mengapa kau selemah ini sekarang? Dimana sumpahmu? Bukankah kau sudah bersumpah ketika sudah menjadi kesatria dan pengawal kau akan melindungi tuanmu dengan segenap hatimu!  Dimana itu semua? Kurasa kau hanya omong kosong" marah Shilla kepadanya

"sungguh aku memang tidak berguna! " ucap Bara mengacak rambutnya kasar serta kecewa pada dirinya sendiri

"pergilah aku hanya ingin sendiri disini! " pinta Bara dengan tegas ditempatnya

Dengan berat hati putri Shilla dan Prishila meninggalkan tempat pengasingan itu dan tidak ada yang dapat mereka lakukan

l love mermaidCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang