mermaid #2

940 49 0
                                        

Ulang tahun sarina telah tiba ia sangat bahagia. Tetapi tidak dengan kedua orangtuanya yang harus merasakan kepanikan yang luar biasa.

Karena ulang tahun putri mereka terlahirlah malapetaka baru,dimana sang anak harus diberikan kepada sang ratu penguasa lautan.

Sadar hari ini adalah hari terakhir mereka bersama.doni sang ayah merayakan ulang tahun putrinya itu sangatlah meriah dan megah malam itu.

Sarina memakai gaun yang sangat indah,polesan make up yang natural tetapi tetap kecantikanya terpancar
Penampilan sarina sangatlah menawan bagai putri dari seorang raja.
Senyum dibibirnya tak pernah pudar.

Disinilah awal dari hidupny yang baru,saat semua para tamu berkumpul di taman belakang rumah mereka yang sangat megah.
Tempat dimana acara ulang tahun sarina berlangsung meriah telah dimulai saat lilin berangka 16 telah ditiup.

Guntur mengelegar

Duarrr.....

Duarrrrr

Kilat menyambar dari langit kesana kemari.

Membuat semua orang panik dan segera meninggalkan acara itu.
Tak lama kemudian sarina merasakan panas yang sangat luar biasa dari dalam tubuhnya.

"mama!ayah!"panggil nya

Doni yang membantu sang istri menyiapkan minuman.
Mendengar panggilan sang putri
"sarina ma!" ucap sang ayah segera berlari menghampiri keberadan anaknya di taman belakang.
Mereka menemukan sarina terbaring ditanah dan tanganya tak lepas dari lehernya .

"ma sarina sesak nafas!"

Doni dan lina menangisi nasib putrinya yang malang dengan sangat sedih.

Saat itu juga tidak ingin putrinya lebih menderita ia segera mengankat putrinya itu ala bridal style dan segera membawanya menuju mobil. lina hanya mengikuti kemana sang suami pergi dan terus menangis tanpa kata yang keluar dari mulutnya kepala sarina merada dipangkuan  sang mama tangisnya begitu pilu dan sangat berat hati.

Lina membelai rambut putrinya itu dengan sangat sayang

"bertahanlah nak!" pinta sang mama

Sementara sarina sudah sangat lemah.
Sampai ditepi pantai doni menyewa perahu untuk membawa mereka ke tengah laut.
Saat sudah ditengah laut doni menurunkan sarina dengan berlahan kedalam air dengan rasa sangat sedih.
Saat tubuhnya sudah sampai didalam air sarina merasa baikan dan segera muncul kepermukaan dengan fisik yang berbeda dengan setengah manusia dan setengah ikan saat itu dia sudah berubah menjadi seekor mermaid.

Sarina menangisi pilu hidupnya

"ma!ayah hisk...kenapa sarina jadi kayak gini?

"apa salah sarina?sarina mau pulang bareng kalian ma!ayah!"tangisnya sangat pilu

Dengan menggoyangkan ekornya sarina  menyesuaikan ombak laut dan berpegangan dengan perahu yang di tumpangi kedua orang tuanya

"maafkan ayah!sama mama sayang !"

Lina melepaskan kalung pemberian dari nenek moyangnya dan memberikanya pada sarina kalung itu kalung mutiara yang sangat indah dan bermata berbentuk dolpin dan memakaikanya kepada putri kesayanganya itu.
Lina berjongkok agar dapat memasangkan kalung itu kepada sarina.
"mungkin kalung itu akan sangat membantumu suatu saat nanti nak! itu pemberian dari nenek buyutmu pakai dan itu akan sebagai pertanda bahwa doa mama akan selalu menyertaimu nak!"

Sarina memegang tangan sang mama karena jarak tangan mereka terlepas.
Saat sudah hampir dekat pantai tiba-tiba perahu yang di tumpangi mereka mati.

Saat diperjalanan tersebut sang mama tak henti-hentinya meneteskan air matanya ia meratapi betapa malang hidup putrinya.

Sedari tadi sarina berenang mengikuti perahu orang tuanya itu saat mengetahui perahu itu mati ia mendorong perahu yang tak terlalu besar itu sampai ke bibir pantai.

Setelah mendorong perahu itu ke bibir pantai segera ia kembali ke lautan dan berkata

"AYAH!MAMA AKU SELALU MENYAYANGI KALIAN!"
Lalu berenang ke laut lepas

"sarina!!!" panggil lina histeris

l love mermaidCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang