Happy reading.....
Rizan berniat memberitahukan Sarina tentang keberangkatan serta kecelakaan yang dialami oleh Danu, namun lelah mencari Sarina juga tidak muncul kepermukaan menemuinya akhirnya Rizan pergi menuju ketempat kecelakaan itu berada dan mendapati banyak sekali puing-puing yang mengapung dan ada beberapa mayat yang sudah mengambang ditempat itu.
Dengan tim yang lain Rizan membantu tim penyelamat untuk mengangkut para korban.
Rizan mendapati sebuah koper milik Danu yang mengapung ia berusaha menggapai koper itu dan membawanya ke daratan ia ingin mengembalikan koper itu kepada keluarganya.
Sebelum ia mengantarkan koper itu ke rumah Danu ternyata keluarganya sedang berada di tempat penampungan para korban kecelakaan itu Rizan dengan tegap dan hati yang berat tersorot kesedihan didalam matanya memberikan koper itu tanpa adanya Danu.
Ia mendekati keluarga yang sedang bersedih itu dengan langkah yang pasti
"selamat siang, saya Rizan menemukan koper milik Danu di lautan tempat kecelakaan itu! " kata Rizan
"apa kau mengenal putraku?! " tanya mami Danu menatap sedih kearahnya
"iya, saya mengenal Danu, saat kita masih kecil dulu! Sebelum ibu pindah " jawabnya dengan sopan
"apa tidak ada kabar mengenai putraku? " tanya papa Danu kepada Rizan sementara ia hanya menggelengkan kepalanya
Salsa sedari tadi hanya bisa mengusap air matanya dengan kasar. Ia menangis dalam diamnya
"bolehkah aku ikut bersama kakak? Ketempat kecelakaan itu? " tanya Salsa tanpa memandangnya ia hanya tertunduk menyembunyikan matanya yang kini sudah merah dan hidung yang sudah tersumbat
"boleh! " ucap Rizan setuju
Segera mereka menaiki perahu mesin yang di kemudi oleh Rizan, saat masih diperjalanan Salsa maupun Rizan tidak saling berbincang satu sama lain
Rizan masih fokus pada pegas kemudinya dan sementara Salsa sibuk dengan lamunanya sendiri
Sesampainya ditempat kecelakaan itu terjadi Salsa hanya bisa melihat puing-puing pesawat dan beberapa barang yang mengapung ingin rasanya Salsa menyelam dan memastikan puing-puing pesawat yang lain berada didalam air, namun segera Rizan mencegahnya karena ia tahu jika letak mereka saat ini ada ditengah-tengah dan air itu sangat dalam. Bahkan mereka hanya dibekali pelampung agar tidak tenggelam.
Rasanya Salsa sangat kecewa dia menangis sejadi-jadinya tangaisan yang ditahanya didepan orang tuanya kini sudah keluar.
Ia sangat kehilangan sosok sang kakak yang sangat menyayanginya
"kak Danu!!! " panggil Salsa
"kak! Kakak dimana? Salsa disini jemput kakak! " panggilnya lagi
"kak Danu!! Kak! Salsa disini! " panggil Salsa sambil berurai air mata, matanya menyapu semua hamparan air yang terpampang tanpa ujung dihadapanya
"kak Danu ayo pulang! Mami sama papa udah nunggu kita! " isak Salsa sambil berjongkok diatas perahu sambil membenamkan kepalanya berada disisi kedua lutut kakinya
"sudahlah! Tabahkan hatimu" ucap Rizan sambil memegang bahu Salsa seakan memberikan kekuatan kepada perempuan itu
Dan setelah melihat Salsa tenang Rizan memutar haluan menuju ke daratan dan mengantar adik dari sahabatnya itu pulang.
......................bersambung........................
Greget gak sih?
😅
Ingin tahu kisah selanjutnya?
Dukung cerita ini dengan memberikan jejak bintang
Dan memfollow akun ini
Serta kamu juga bisa komen di kolom komentar
Dan author ucapkan terimakasih sudah bersedia membaca cerita ini sampai selesai
Bye" salam hangat
Dari papua barat
Manokwari
Indonesia
KAMU SEDANG MEMBACA
l love mermaid
Novela Juvenilkenyataan hidupnya sangatlah pahit . sarina dewi sekar seorang anak manusia yang dipilih oleh ratu neptuna Kerajaan yang amat disegani oleh kerajaan-kerajaan yang berada dilautan Kisahnya yang bermula saat ia genap berusia 16 tahun. Disaat ulang t...
