Selamat membaca
.
.
.
.
.
Kini suasana kamar yang tadinya gelap, kini telah menjadi terang. Menampakan wajah keduanya, "mau ngaca nggak? Mumpung hidup lampunya, biar sadar diri gitu, haha."
Gadis itu tertawa lucu saat melihat wajah memerah milik perempuan gila itu, "sok, ngaca atuh—Mita."
Prang!
Brughh!
Brak!
"ANJING LO—FITA!"
.....................................................................
"Apan sih? Manggil-manggil," ucap Fita kelewat santai.
"Sekali lagi Lo pancing emosi gua— gua nggak akan segan-segan hancurin Lo!" Ancamnya. namun tidak membuat Fita takut, justru Fita menjadi lebih gencar untuk meledeknya.
"Anjay hancurin katanya, chiahaha Lo kira Lo buldoser gitu?" Ledek Fita sembari tertawa lucu.
PLAK!
Emosi Mita benar-benar memuncak, Ia marah darahnya seakan-akan mendidih, ia benar-benar tidak terima atas ucapan yang terlontar dari mulut Fita.
Ya. Fita dan Mita, keduanya tumbuh di dalam rahim yang sama, yaitu dari rahim seorang ibu yang bernama Anita Anggriani.
Selama ini tidak ada yang tau jikalau Fita ini memiliki saudara kembar, termasuk Anita—bundanya sendiri, sebab saat baru lahir, Nenek nya—Erna, membawa pergi Mita.
Bahkan hasil dari USG nya pun di manipulasi oleh Erna.
Ia dengan sengaja menyembunyikan tentang kehamilan Anita yang ternyata kembar, semenjak kecelakaan yang merenggut anaknya— Figo, nenek Erna menjadi takut jikalau suatu saat nanti dirinya tidak di ijinkan bertemu dengan cucu-cucunya, Karena sejak dulu hubungan Anita dengan nenek Erna tidak pernah akur.
Sehingga akhirnya nenek Erna memutuskan untuk membawa pergi Mita—adiknya Fita dari kota Jakarta, bahkan ia sempat menyogok dokter untuk tutup mulut prihal bayi kembar ini dari Anita—bundanya.
Sejak dulu Nenek Erna tidak pernah merestui hubungan keduanya, Karena menurutnya Anita dan Figo berbeda kasta, anaknya Figo terlahir dari keluarga yang kaya raya, hidupnya selalu di kelilingi dengan harta dan barang mewah. sedangkan Anita? Dia hanya seorang gadis dari pedagang sayuran, nenek Erna tidak pernah rela melihat anaknya menikah dengan seorang gadis miskin seperti Anita.
Tapi, siapa sangka? Dengan segala kekuasaannya, Tuhan memutar balikkan takdir keduanya. Anita bangkit dan mampu menjadi seorang pengusaha, sukses. Hanya berkat rasa khawatirnya akan kebahagiaan Fita, ia takut jika Fita besar nanti Fita akan merasakan apa yang ia rasakan, makanya sebelum itu terjadi, Anita terus berkerja, belajar, bekerja dan belajar sehingga ia sukses dan bisa membangun sebuah perusahaan yang kini sudah diwariskan untuk Fita.
Sementara Erna? Setelah satu bulan tinggal di Yogyakarta, Beliau jatuh miskin. perusahaan yang di Jakarta mengalami kebangkrutan. diduga tangan kanannya melakukan sebuah korupsi yang besar-besaran, sehingga perusahaannya mengalami kerugian sebesar 200 miliar.
Setelah kejadian itu, kehidupan nenek Erna dan Mita—cucunya, berubah total. bahkan untuk sekedar membelikan Mita kecil susu pun nenek Erna kewalahan.
Mita pun tubuh menjadi anak kecil yang berandalan, tidak tau aturan dan tata Krama. Bahkan, diumur 6 tahun Mita kerap tertangkap dan dipukuli oleh warga setempat Karena ketahuan mencuri, entah itu buah-buahan ataupun makanan lainnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
CACA GAPAPA [END]
Fiksi Remaja"Mendapatkan kasih sayang dan cinta dari kalian itu, seperti halnya aku berharap ada bintang yang jatuh, pada siang hari." Caca Aeyza allqiya. -selesai di revisi Kamis 05-05-2022 Warning! Plagiat dilarang mendekat. Ini murni h...
![CACA GAPAPA [END]](https://img.wattpad.com/cover/265651001-64-k768565.jpg)