Selamat membaca!
.
.
.
.
.
Hidup akan terasa monoton jika, Lo anggap semuanya dengan serius.
Ooo
"Belajar yang bener, Jangan bolos dan Satu lagi ja—"
"Jangan ngobrol kalau guru lagi menerangkan? Bener kan?" Sambung Caca memotong ucapan Aldi.
Aldi tersenyum ia mencubit gemas pipi Caca, Caca mengaduh, "Abang sakit—" rengek Caca.
"Biarin aja," Balas Aldi, ia terus mengunyel-gunyel pipi Caca.
"Abang!" Aldi tertawa melihat pipi Caca yang memerah, ia pun menyudahi aksi jahilnya.
"Makanya kalau Abang lagi ngomong jangan di potong, ga sopan," ungkap Aldi memberi tahu.
"Abang kira tahu gejrot di potong-potong!" Seru Caca, keduanya kembali tertawa.
"Gemesin banget si kamu!" Gemas Aldi, Caca tersenyum songong, "Iya dong! Orang cantik mah bebas!" Seru Caca membuat Aldi mencibik, "sombong kamu!"
"Bodo wlee—" ledek Caca menjulurkan lidahnya seraya berlari meninggalkan Aldi yang tersenyum di buatnya.
°Caca°
"Andre setan! Hidupnya nyusahin aja."
"Andre tai."
"Andre stress," gerutu Caca yang tiada hentinya, ia menatap Andre seperti musuh yang siap di basmi sekarang juga.
"Eits, tidak boleh begitu wahai lonte," balas Andre membuat amarah Caca semakin memuncak.
"ANDRE BACOT!" Geram Caca murka, Andre pun tertawa puas mendengarnya.
"Berasa jadi ikan asin gua di jemur gini, emang dasar Andre setan, kalau nyamuk udah gua injak Lo sampe gepeng," umpat Caca marah, Andre hanya bisa tertawa mendengarnya, sumpah demi bikin Caca emosi tuh Adalah hobby Andre, lagian salah sendiri siapa suruh gampang emosi, di pancing dikit aja langsung gebrak meja.
"Andre minjem penghapus," tutur Caca pelan menendang kursi yang tengah Andre duduki, agar pria itu menoleh ke belakang.
"Hah?" Andre menyahuti.
"Minjem penghapus anjir," tutur Caca lagi.
"Hah?" Lagi-lagi balasan Andre hanya 'hah' membuat Caca mengeram emosi. "Penghapus setan, penghapus," ujar Caca kesal.
"Hah?"
"Andre anjing. jangan sampe kuping Lo gua cokel pake pensil anjir!"
"Penghapus goblok!" Andre maupun Fita wajahnya memerah menahan tawa, demi apapun ini lucu banget.
"Sekali lagi Lo ngomong hah, gua dupak Lo Dre," ancam Caca dengan wajah merah padam, sumpah demi tuhan ia kesal sekali.
Andre menatap Caca seperti orang dongo, membuat Caca yang di tatap seperti itu semakin emosi, nafasnya naik turun dan—
Bruk!
"PENGHAPUS ANDRE SETAN!"
KAMU SEDANG MEMBACA
CACA GAPAPA [END]
Fiksi Remaja"Mendapatkan kasih sayang dan cinta dari kalian itu, seperti halnya aku berharap ada bintang yang jatuh, pada siang hari." Caca Aeyza allqiya. -selesai di revisi Kamis 05-05-2022 Warning! Plagiat dilarang mendekat. Ini murni h...
![CACA GAPAPA [END]](https://img.wattpad.com/cover/265651001-64-k768565.jpg)