"Mendapatkan kasih sayang dan cinta dari kalian itu, seperti halnya aku berharap ada bintang yang jatuh, pada siang hari."
Caca Aeyza allqiya.
-selesai di revisi
Kamis 05-05-2022
Warning! Plagiat dilarang mendekat.
Ini murni h...
Selamat membaca . . . Sepesial buat yang nungguin aku update, hehe..
. .
.
Bahkan saat aku pergi pun, mungkin mereka tidak akan perduli.
Ooo
"Bang, Abang! Liat nih Caca tadi ketemu sama kupu-kupu yang besar itu bang. Warnanya sama kaya kupu-kupu yang kita liat dulu bang!" Seru Caca dengan antusias, Aldi yang sedang fokus pada laptop nya pun mau tak mau menoleh ke arah Caca.
Keduanya memang dulunya pencinta kupu-kupu, saat dulu Aldi dan Caca masih kecil, keduanya suka berburu kupu-kupu, mereka sangat bahagia ketika melihat sayap kupu-kupu yang memiliki corak yang berbeda, dan terlihat sangat indah.
pada saat itu, ketika mereka berburu Caca dan Aldi menemukan kupu-kupu yang ukuranya lebih besar dari biasanya, yang sering disebut dengan kupu-kupu gajah, kupu-kupu ini sangat jarang sekali di temukan, keberadaan nya sudah sangat langka.
"berisik," cetus Aldi, Namun Caca tidak mengindahkannya, ia malah mendekatkan diri dengan duduk di sebelah Aldi, "ga usah munafik Bang, Caca tau bang Al sebenarnya mah kepo kan? Jujur aja si bang, jangan gengsi-gengsi sama Caca mah," balas Caca, membuat Aldi memutar bola matanya malas. "Gua ga minat," cetus Aldi, namun Caca seakan tuli, ia malah menyodorkan ponselnya ke hadapan Aldi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Udah jangan gengsi, liat nih, kupu-kupu nya gemoy banget! Oh iya, Caca sengaja foto kupu-kupu ini biar Abang bisa liat, karena Caca tau Abang pasti suka banget,"
"..."
"Corak nya cantik kan bang? Caca suka banget deh liatnya, andai tadi Abang ikut Caca ke taman yang biasa kita berburu kupu-kupu disana, pasti Abang juga bakal terpanah liat kupu-kupu nya," ujar Caca lagi, ia tidak perduli walaupun abangnya tidak menyahuti.
Tanpa Aldi sadari, kedua sudut bibir Aldi membentuk lengkungan yang indah, bahkan Caca ikut tersenyum melihatnya, hati Caca terasa hangat. Caca bahagia dan Caca rindu senyuman itu. "Abang suka kan?" Tanya Caca, Aldi hanya berdehem menyahuti.
"Tadinya Caca mau bawa pulang tapi ga jadi deh, kasian. nanti keluarga nya nyariin," tutur Caca polos, Aldi hannya diam seraya menatap ke arah ponsel Caca, entahlah ia sangat bahagia melihat kupu-kupu itu, seketika bayangan masa lalu nya terlintas begitu saja, dimana ketika Caca dan Aldi tertawa bahagia saat mengejar kupu-kupu itu.
"Lo ketemu kupu-kupu itu dimana?" tanya Aldi, seperti nya Aldi tidak memperhatikan Caca bicara apa tadi.
dulu Aldi dan Caca pernah punya niat untuk membeli kupu-kupu gajah, namun Anna marah, ia melarang keras dengan alasan Aini alergi terhadap kupu-kupu.