Selamat membaca
.
.
.
.
"KYAAAAA!"
"TOBI GUA SENENG BANGET!" Pekik Caca melengking, membuat seluruh pandangan menatap padanya.
"OBI!!" teriak Caca lagi. persetan dengan para pengunjung yang ada di cafe yang terpenting hari ini Caca sangat bahagia, ia ingin Tobi juga merasakan apa yang ia rasakan sekarang.
Tobi yang ada di dalam ruangannya pun ikut terkejut mendengar teriakan Caca, ia berlari kecil menghampiri Caca yang berteriak tidak jelas, seperti tidak mempunyai rasa malu, padahal pengunjung cafe malam ini lumayan ramai.
Sesampainya disana, tidak ada lagi teriakan Caca, bahkan Susana cafe tiba-tiba menjadi hening, yang terdengar hanyalah petikan gitar yang memenuhi indra pendengaran Tobi.
Kening Tobi mengernyit, ia sedikit heran mendengar suara petikan gitar padahal malam ini, sedang libur tidak ada yang manggung, Tobi pun mengedarkan pandangannya ke arah panggung, bibirnya tersenyum saat melihat siapa yang berada di sana, dia Caca, adik kesayangannya nya.
Photos from Pinterest.
Teringat lagi hal yang buat hatiku
Jatuh cinta dengan hebatnya padamu
Hingga kini ku belum mampu percaya
Kau milikku selamanya
Lantunan suara merdu milik Caca dengan sopan nya masuk ke dalam Indra pendengaran milik para pengunjung cafe, lembut dan terdengar tulus di telinga mereka.
Ku temukan arti cinta
Di waktu hidup denganmu yang tak terduga
Seperti nadi mu yang slalu denyut kan setia
Aku bahagia menjadi miliknya
Bagaimana bisa aku jatuh cinta
Berulang kali, berulang kali pada orang yang sama?
Senyuman manis itu terus tergiang-giang bagaikan kaset rusak di kepalanya, ucapan manisnya dan perlakuan manisnya mampu menghipnotis Caca. Caca suka, Caca sangat suka.
Terima kasih kau tetap di sampingku
Di tengah kencang badai hidup menerpa
Saat dunia memaksamu 'tuk pergi
Kau tetap setia.
Caca—dia benar-benar terhanyut dalam lagu nya, kejadian beberapa menit yang lalu kembali menguasai pikiran dan hati Caca.
Ku temukan arti cinta
Di waktu hidup denganmu yang tak terduga
Bila waktu izinkan kita menua bersama
Di mataku indah mu tetaplah sama
Bagaimana bisa aku jatuh cinta
Berulang kali, berulang kali pada orang yang sama? Hoo-oh, huu-uh-uuh..
Dibawah sinar rembulan dan hamburan bintang-bintang, Raffi menyatakan perasaannya.
"Cantik. Lo cantik, gua suka." Tuturnya Raffi. Pipi Caca memanas bahkan detak jantung nya berdegup kencang, bukan sekali dua kali ia di puji oleh seorang pria, tapi kenapa dengan Raffi rasanya berbeda?
"Gua suka, semua yang ada di dalam diri Lo. gua suka senyum Lo, gua suka candaan Lo, gua suka mata Lo, pipi Lo, bahkan semua yang ada di dalam diri Lo, gua suka."
Dengan lembutnya Raffi menggenggam tangan dingin Caca, "selama ini gua selalu menunggu Lo kembali, ay. Dan sekarang, gua gak mau menyia-nyiakan kesempatan ini, gua—"
"—gua cinta Lo, sejak pertama kali Lo Jahilin gua, bahkan sampai sekarang rasa cinta itu tidak pernah berubah," tutur Raffi lagi.
Raffi tersenyum simpul, Raffi menatapnya dengan lekat, tatapan itu sangat tulus. bahkan Caca dapat melihat mata pria itu berembun, Raffi menangis?
"Gua mau jadi pelindung, penjaga, penghibur dan menjadi bahu Lo disaat Lo butuh, gua sayang Lo sekarang dan selamanya, Lo mau kan membalas cinta gua?"
Raffi mengusap air matanya yang menetes. Lalu kembali tersenyum, tangannya meraih sesuatu yang ia taruh di kantung celananya, cincin.
KAMU SEDANG MEMBACA
CACA GAPAPA [END]
Ficção Adolescente"Mendapatkan kasih sayang dan cinta dari kalian itu, seperti halnya aku berharap ada bintang yang jatuh, pada siang hari." Caca Aeyza allqiya. -selesai di revisi Kamis 05-05-2022 Warning! Plagiat dilarang mendekat. Ini murni h...
![CACA GAPAPA [END]](https://img.wattpad.com/cover/265651001-64-k768565.jpg)