First Love

1.9K 199 24
                                        

"Noah!"

Bella langsung memanggil sembari melangkahkan kaki hendak menyusul Noah, sementara Noah yang tengah berlari menuju kamar bahkan tidak menolehkan wajahnya sedikitpun kearah wanita yang memanggil namanya itu.

Tiba-tiba Bella merasakan seseorang memegang tangannya, ia menoleh dan mendapati David telah berdiri di sebelahnya.

"Bella, kamu tunggu disini saja, biar aku yang menemui anak itu." ucap David sembari mengarah pandangannya ke arah Noah yang baru saja masuk ke kamarnya.

"David..sepertinya keputusan kita ini salah, aku tidak mau membuat Noah sedih.." ucap Bella dengan wajah sedih dan khawatir bercampur jadi satu.

"No, jangan berkata seperti itu, aku tau kalau Noah juga menyayangimu Bella. Sekarang kamu tunggu disini, biarkan aku yang berbicara dengannya terlebih dahulu."

**

"Hey, Big Boy!"

Kepala David menyembul dari balik pintu kamar anak laki-lakinya sembari memberikan sapaan, sementara yang disapa hanya diam saja, anak itu tengah meringkuk di atas tempat tidur dan membelakanginya.

David menghampiri Noah lalu ikut berbaring disebelah anaknya itu, ia kemudian mengecup lembut kepala Noah sembari memeluk tubuh kecil disebelahnya itu.

"Kamu kenapa, bisa cerita ke Dad?" Tanya David dengan lembut.

Sejenak tidak ada jawaban yang keluar dari Noah, sebelum akhirnya terdengar suara lirih itu.

"Dad, will you forget my mum?"

David tertegun mendengar pertanyaan itu, ia tidak menyangka Noah akan bertanya seperti itu padanya.

Noah perlahan membalikkan badannya, terlihat jelas pipinya yang kemerahan itu kini mengilap dibasahi oleh airmata.

"I'm afraid that you might will forget mum." ucap anak itu dengan wajah sedih.

David tersenyum lalu memeluk erat tubuh anaknya itu.
"Of course I will never forget your mom Noah, she was my first love and she will always have a special place in my heart, no matter what." ucap pria itu sembari memejamkan matanya.

Dirinya masih mengingat dengan baik semua kenangan yang menyangkut Sierra, bahkan di saat hari terakhir istrinya itu hidup..

*flashback on*

David tengah mendorong troli besar berisi bahan makanan yang baru saja mereka beli, sementara disebelahnya nampak Shierra yang tengah menggedong Noah yang saat itu masih berusia 1 tahun.

Diam-diam David melirik istrinya yang cantik itu sembari tersenyum bangga, ia bisa saja menyewa asisten rumah tangga untuk membantu Shierra, ataupun babysitter untuk mempermudah merawat Noah, namun Shierra menolak semua itu bahkan setelah dirinya menawarkan berkali-kali, bagi Shierra semua itu adalah kewajbannya sebagai istri sekaligus ibu, dan ia mampu mengatasi semuanya seorang diri.

"Berhubung kamu telah menemaniku berbelanja hari ini, jadi sebagai imbalannya aku akan memasakkan pasta kesukaanmu." ucap Shierra kepada David yang tak lain merupakan suaminya.

David memasang wajah sumringah, pria itu tersenyum lebar sembari menepuk-nepuk perutnya
"My stomach is ready." balas David sembari merangkul Shierra.

Shierra yang tadinya ikut tersenyum tiba-tiba menghentikan langkahnya, sementara matanya menatap ke area parkiran mobil di sebelah timur.

"Ada apa?" Tanya David heran. Pria itu mengikuti arah pandangan istrinya dan tidak menemukan sesuatu yang aneh ataupun mencurigakan.

The XL Girl Named Bella (COMPLETED) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang