54 - Aina

425 126 9
                                        

Rev 22 nov

Rev 2 (8/03/26)

98% alur di ubah

Nah tuh aku kasih panjang. Sebenernya ini tuh 2 part aku jadiin satu biar cepet aja hahahahahhahaha

Kayaknya juga ga nyambung ya? Gapapa, ini namanya kejar tayang 😃

🪄🪄

Happy Reading



Sudah dua hari sejak kelulusan, dan kini Nichol sedang sibuk mencari pekerjaan. Sedangkan Rain masih terus menunggu hasil dari universitas yang ia daftar. Andra sendiri sedang mempersiapkan diri untuk mendaftar beasiswa di Kanada, beberapa hari ini ia terlihat lebih sering membuka laptop dan membaca berbagai informasi tentang kampus di sana.

Pagi itu kediaman keluarga Jones terasa cukup hangat. Meja sarapan sudah terisi penuh, dan untuk sekali ini semua orang berkumpul lengkap.

Candaan Bernand yang sejak tadi tak ada habisnya membuat suasana rumah terasa lebih hidup. Bahkan beberapa kali Echa sampai menggelengkan kepala karena ulah suaminya yang sengaja menggoda Andra dan Nichol.

Namun di tengah suasana itu, pikiran Nichol tetap saja beberapa kali melayang. Terutama pada kasus itu.

Sesuatu yang sebenarnya ingin ia abaikan, tapi selalu saja muncul di sudut pikirannya. Sampai sekarang, Nichol masih belum berani mencari tahu perkembangan terbaru kasus tersebut. Rasanya seperti membuka sesuatu yang belum siap ia hadapi.

Dan tak terasa, jam sudah menunjukkan pukul sembilan. Nichol sebelumnya sudah bilang pada Rain kalau hari ini ia akan bermain badminton bersama Rayn, Daffa, dan Efline. Mereka sudah merencanakan ini sejak sebelum wisuda, hanya saja baru sekarang benar-benar sempat dilakukan.

Rain sendiri mengizinkan. Ia mengatakan jika hari ini ia juga akan pergi ke rumah Eyang. Sedangkan Bernand dan Echa, seperti biasa, akan pergi mengecek kondisi restoran di beberapa titik.

"Nichol mainnya di daerah mana?" tanya Echa sambil duduk di sofa, membuka tasnya sekali lagi untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal.

"Deket mall baru itu, gak tau namanya apa," jawab Nichol sambil membungkuk mengenakan sepatu.

"Rain gak ikut?" tanya Bernand dari arah dapur sambil membawa gelas minum.

"Rain mau ke rumah Eyang, Pa," jawab Rain.

"Andra?" Bernand menoleh ke arah Andra yang sedang bersandar di tembok, memainkan ponselnya yang masih terhubung dengan charger.

"Andra mau bawa Kimchi kan."

Hari ini memang jadwal Kimchi kontrol ke dokter. Kucing kecil itu baru saja terkena flu kemarin, jadi Echa meminta Andra untuk membawanya memeriksakan kondisi.

"Rain ke rumah Eyang naik apa?" tanya Echa lagi.

"Dijemput Mino," jawab Nichol cepat, mendahului Rain yang sebenarnya baru saja hendak menjawab.

"Nichol pulangnya jangan sore-sore. Nanti kan kita mau makan malam di luar," ucap Agra mengingatkan sembari menyimpan gelas ke atas meja.

NICHOL: Under The Maple RainCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang