56 - Her Choices

491 118 23
                                        

Rev 28

Rev 2 (11/03/26)

98% alur di ubah

💐💐

Happy Reading



Sinar matahari pagi perlahan menyusup ke dalam kamar melalui sela-sela jendela yang tidak tertutup gorden. Cahaya itu jatuh tipis di lantai, merayap sampai ke kursi balkon tempat Rain duduk sejak dini hari. Semalaman ia tidak tidur sama sekali. Pikirannya terlalu penuh dan berisik untuk memberi ruang bagi rasa lelah.

Sejak pukul tiga subuh, Rain sudah berada di balkon. Udara pagi yang dingin seharusnya menenangkan, tetapi tidak dengan kepalanya yang terus dipenuhi berbagai kemungkinan. Ia memikirkan Nichol, bagaimana keadaan lelaki itu sekarang, apa yang sebenarnya terjadi, apakah semua tuduhan itu benar, dan keputusan seperti apa yang harus ia ambil setelah ini. Setiap pertanyaan datang tanpa jawaban, membuat dadanya terasa semakin berat.

Ketika pagi mulai benar-benar terang, Rain melihat gerbang rumah terbuka. Dari atas balkon, ia bisa melihat Alyssa, Rissa, dan Ambar baru saja pulang dari pasar. Mereka membawa beberapa kantong belanjaan dan sayur-mayur di tangan, berjalan masuk sambil berbincang pelan. Kehidupan rumah itu tetap berjalan seperti biasa, meskipun semalam rasanya dunia Rain runtuh begitu saja.

Rain sempat membuka ponselnya dan membalas pesan dari Andra. Namun setelah pesan itu terkirim, ia menyadari tanda centang yang muncul hanya satu. Hal itu membuat Rain langsung mengerti, Andra sedang tidak mengaktifkan internet.

Kemungkinan besar sekarang mereka sudah berada di pesawat. Dan pikiran itu kembali membuat dadanya terasa kosong.

Semalam, setelah penjelasan panjang yang akhirnya dibantu oleh Mino karena Rain tidak sanggup bercerita sendiri, suasana rumah berubah kacau. Agra benar-benar marah besar. Ia tidak hanya terkejut, tetapi juga merasa tertipu. Dengan emosi yang masih menguasai pikiran, pria itu bahkan langsung menghubungi seorang pengacara untuk menyiapkan proses perceraian Rain dengan Nichol.

Tidak berhenti sampai di situ, Agra juga mengirim banyak panggilan dan pesan kepada Bernand. Isinya hampir semuanya sama, meminta penjelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Baginya, jika tuduhan itu benar, maka ia merasa telah menjodohkan anaknya dengan seorang kriminal.

Bernand tidak pernah menjawab satu pun panggilan tersebut. Namun beberapa saat kemudian, Echa mengirim pesan balasan. Ia meminta maaf atas semua yang terjadi dan mengatakan bahwa situasi ini juga di luar dugaan mereka. Echa berjanji akan memperbaiki semuanya secepat mungkin dan mengatakan bahwa ia akan menemui Agra dan Rissa secara langsung nanti.

Sejak tadi malam juga, ponsel Rain terus dipenuhi pesan.

Cassie dan Stefy berkali-kali menanyakan keadaannya. Mereka ingin tahu apakah Rain baik-baik saja. Efline dan Daffa juga mengirim pesan, entah dari mana mereka mendapatkan kabar tersebut. Keduanya bertanya tentang pernikahan Rain dengan Nichol, dan yang lebih membuat Rain terdiam adalah pertanyaan mereka tentang bagaimana Nichol bisa memiliki hubungan dengan Eric.

Rain tidak menjawab. Ia hanya membaca semua pesan itu, lalu membiarkannya begitu saja.

Rayn juga sama. Berbeda dengan yang lain, Rayn sudah mengetahui sebagian cerita langsung dari Nichol sebelumnya. Pesan yang ia kirim hanya singkat, mengajak Rain untuk bertemu. Rain tidak tahu untuk apa pertemuan itu, tapi sekali lagi, ia belum siap menghadapi siapa pun sekarang. Pesan dari Rayn akhirnya ia abaikan.

NICHOL: Under The Maple RainTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang