Happy Reading
Key meringis karena merasakan sakit di kepalanya, ia ingin sekali membuka matanya dan berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya yang sudah mulai terdorong keluar dari kerongkongannya. Namun sakit kepalanya menahan matanya untuk terbuka. Ia meraba-raba ke samping kirinya, dan berguling ke kiri. Ia terjatuh dari tempat pembaringannya.
" Huuueeeekk.. hueeeeek... "
Keluar sudah semua isi perutnya yang ditahan sejak tadi. Perlahan ia bangun, dan duduk. Ia sandarkan kepalanya ke sisi ranjangnya, menarik kain yang berhasil ia gapai dan membersihkan sisa muntahannya yang menempel disekitar mulutnya.
" Akh.. Sialan.. Sakit banget.. " Kata Key sambil memijat pelipisnya, perlahan ia membuka matanya.
Ia melihat disekelilingnya, asing tapi tidak asing. Seingatnya ia berada di bar, kemana teman-temannya? Ia melihat kain yang di genggamnya, selimut?
" Ini kan kamar gue!! Kapan gue pulang?! " Teriak Key.
" Yaelah muntah dilantai pula! Selimut gue! Duh.. Idiot.. Gak biasa mabok sih gaya mabok-mabokan! " Omel Key pada diri sendiri.
" Biii!!! Bibiiiii!!! Bibiiiii!!!! " Teriak Key.
Key terdiam dan memijat pelipisnya kembali, ia mengingat kembali alasan dia berakhir mabuk-mabukan. Niat ingin melupakan tetapi hatinya terluka karena mendengar wanita yang ia cintai diambang kematian. Tekatnya sudah goyah.. Setiap tegukan minuman yang ia telan hanya bayangan wanita itu yang memandang dirinya memohon ampun padanya.
" biiii!!!!! " Teriak Key kembali.
" Iya non.. Iya.. "
Sang bibi berlari ke dalam kamar karena mendengar teriakan Key yang tidak sabar.
" Biii.. Tolongin aku ya.. Siapin air hangat buatku, aku mau mandi. "
" Iya non.. "
Bibi pun langsung ke kamar mandi milik Key dan menyiakan air hangat di bathub, setelah itu ia keluar kembali menghampiri majikannya.
" Non air hangatnya udah siap, mau mandi sekarang? "
" Iya Bi, tolong bantu aku, " Kata Key sambil mengulurkan tangannya. Dengan cekatan bibi membantu Key berdiri, memapah Key masuk ke dalam kamar mandi dan mendudukinya di sisi bathub. Bibi keluar dan menutup pintu kamar mandi.
Perlahan Key melucuti pakaiannya, setelah itu masuk ke dalam bathub dan menyandarkan kepalanya.
" aaah.. "Desah Key karena merasa nyaman.
Hangat air meresap ke tubuhnya, dan mencoba merilekskan otot-otot tubuh Key yang tegang. Sakit di kepala dan sekitar lehernya berangsur-angsur berkurang.
" Apa yang harus gue lakuin? Apa gue harus kembali? Dilihat dari sikap Mas Arga, sepertinya dia putus asa banget. Walau bagaimanapun gue juga salah, membawa Ana ke dalam dunia gue. Dan dengan gak tau dirinya si brengsek itu mendekati Ana. Meracuni Ana yang posesif, apa sih yang dia omongin tentang gue sama Ruby! Gue akui gue sayang Ruby.. Tapi perasaan gue ke Ana bukan main-main. Sialan... Gue udah anggep dia kayak keluarga gue sendiri tapi dia nusuk gue dari belakang! Kalo gue gak mikir kebaikan dia selama ini ke gue.. Yang selalu bantu gue termasuk finansial gue, hari itu udah gue hajar.. Tapi kenyataannya waktu gue mutusin gak mau terima uang dari bokap gue lagi dan hidup dengan seadanya dia yang banyak bantu gue.. Aaaarhh.. Sialaaaan!!! Sejak kapan sih lu suka ma Ana! Kenapa gue buta banget?! Jadi ini jawaban dari perasaan aneh gue dari cara lo natap Ana, dan berusaha menghindar kalo Ana deket-deket gue, kenapa gue gak curiga.. " Kata Key bermonolog sambil menyabuni tubuhnya dan memandang langit-langit kamar mandinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love is love ( END )
RomanceI don't understand what feelings I have for her? Obviously I want to protect her, don't want to leave her alone and don't want her to get hurt.. can you give me the answer? 🏆 Ranking: #1 Lesbian ( 02-06-2022 ) #1 Dewasa ( 20-07-2022 ) #1 GXG ( 0...
