54. Kembali?

164 17 0
                                        

"Ayah dan ibu akan kembali?" Tanyaku melihat mereka.

"Yah, setelah kompetisi itu selesai. Kami ingin membicarakannya berdua. Aku dan ayahmu akan kembali ke rumah sakit. Kejiwaannya belum 100% normal, mungkin ibu juga akan membawa benda itu!" Tunjuk ibu kepada robot teman bicara.

"Ayah juga merasa tidak sehat! Kalau begitu kami pergi dulu! Kalian pasti bisa lolos!" Ayah tersenyum padaku dan pergi bersama ibu dengan begitu mesra.

Apa hanya itu? Aku merasa mereka seperti pasangan baru. Aku sedikit merasa aneh mereka kembali bersama secepat ini. Tapi aku senang ayah perlahan-lahan kembali seperti dulu. Juga ibu yang masih bisa menerima ayah. Itu sangat menyenangkan! Apakah ini artinya aku bisa mendapatkan seorang adik?

"Kau senang sekali, Kitty!" Cashel memainkan pipiku.

"Itu berkat usaha kalian. Cashel, Will, Noam, Kenal, terima kasih banyak telah membantuku. Aku sangat senang melihat keluargaku seperti dulu. Terima kasih banyak!" Aku menatap mereka berempat.

Semua ini karena mereka!

Mereka yang mewujudkan segala ide ku menjadi kenyataan. Ini semua karena bantuan mereka.

"Hsikk... Tidak apa-apa Nona Serry! Kami senang melihat Tuan Alder seperti dulu." Will menutupi wajahnya yang menangis.

"Berkat ide mu juga kami bisa sampai ke babak ini! Jadi tidak perlu berterima kasih! Ini semua terjadi karena kehebatan kita semua membuat robot! Bagaimana dengan makan di restoran bintang lima?" Tanya Noam.

"Baiklah! Setelah pengumuman, kita pergi!" Seru Cashel.

"Yahhh!!!"

Jadi aku bisa makan dengan enak malam ini!

Tinggal hasilnya saja! Aku percaya kami bisa lolos! Aku sangat percaya! Mungkin tidak sehebat kelompok lain karena aku juga tidak tahu apa yang mereka buat. Tapi sepertinya mereka jauh lebih baik dari robot ini. Aku tersenyum dan mengusap robot teman bicara.

"Terima kasih!"

"Apa aku membantumu?"

"Tentu saja! Kau sangat membantuku!"

"Kau bisa menceritakan apapun padaku! Termasuk hatimu!"

Hatiku? Aku tersenyum dan melirik Cashel yang menunggu dengan gelisah hasil pengumuman kami. Nanti aku akan bicara dengan robot ini!

"Baiklah! Kami sudah menentukan hasilnya! Untuk perusahaan pertama yang lolos yang hampir mendapatkan nilai sempurna. Perusahaan itu adalah..."

Hasil sempurna? Apakah itu LK dan G.S.W.? Mereka sangat hebat karena membuat robot bersama. Aku bertepuk tangan untuk mereka.

"Perusahaan WAS! Selamat atas keberhasilan kalian membuat robot teman bicara!!!"

Hah? Kami? Kami?

Kami nomer pertama?

"Arghttt! Kita nomer pertama!" Teriak Noam keras dan menarikku ke dalam pelukan mereka semua.

Kami berhasil lolos? Aku tersenyum dan melompat kegirangan. Bahkan kami memiliki nilai hampir sempurna? Bagaimana bisa?

"Kami menilai bukan hanya saat kalian presentasi saja. Tapi saat kalian bekerja sama di tempat itu. Walaupun Perusahaan WAS terlihat bermain-main dan hanya saling berteriak seperti monyet. Hanya mereka yang melakukan kerja sama dengan baik. Mereka juga merawat kamerawan yang merekam mereka. Seluruh kamerawan yang merekam kalian adalah orang-orang yang telah bekerja di perusahaan besar. Mereka yang menilai cara kerja kalian dan bagaimana kalian saling membantu. Nilai tertinggi dari Perusahaan WAS! Bahkan mereka menggantikan kamerawan merekam aktivitas mereka dan menyuruhnya untuk makan pizza bersama. Itu sangat konyol disaksikan banyak orang!" Sunniva menahan tawanya.

Jadi laki-laki itu seorang pembuat robot? Aku melihat Kenal yang menggaruk kepalanya, dia yang berinisiatif untuk merekam karena dia menjadi sangat bosan kemarin. Cashel yang menawarkan pizza yang dia pesan karena dia membeli sangat banyak. Bahkan dia memberi makanan kepada semua pemegang kamera. Aku menepuk dahiku. Apakah ini keberuntungan kami?

"Kami juga menilai robot kalian. Perusahaan WAS bukan hanya membuat robot, mereka tahu apa yang mereka buat dan tujuan apa mereka membuatnya. Karena itu kami memberi tinggi nilai kepada mereka. Terlepas dari dari cerita keluarga Alder Richardson, aku sangat kagum bagaimana perusahaan rintisan baru ini membuat robot sendiri dalam waktu dua hari! Itu sangat luar biasa. Selamat untuk kalian!" Sunniva bertepuk tangan dengan keras begitu juga dengan dua juri lainnya.

Trevon H terlihat tersenyum kecil, apakah dia akan menyangka aku akan membawa ayah ke tempat ini? Aku ingin menunjukan padanya. Bahwa ayahku akan kembali membuat robot untuk melampauinya!

🎮🎮🎮

"Sepertinya kau sengaja membuatnya?"

Kakiku berhenti melangkah, Trevon H tersenyum dan menghampiriku yang akan pergi ke mobil. Kenapa dia muncul? Aku sangat ingin memakan sesuatu di restoran bintang lima setelah tahu tema untuk babak selanjutnya. Kami hanya perlu membuat robot masa depan saja. Waktu kami juga cukup banyak. Seminggu! Seminggu lagi kami akan menunjukkan robot masa depan itu! Aku tersenyum dan menatapnya.

"Iya! Saya memang sengaja. Apakah anda menyukainya Tuan Trevon? Atau bisa saya katakan Kak Trevon?"

Mungkin dulu aku sangat membencinya sampai aku tidak ingat masa-masa kami dulu. Aku juga baru tahu dia kakak angkatku secara tidak sah. Ayah dan ibu hanya menganggapnya sebagai putra mereka. Bukan benar-benar menjadikan Trevon putra mereka.

"Apakah kau tidak takut jika aku merusak segalanya? Apakah kau tidak takut padaku?"

"Untuk apa takut? Saya tidak apa-apa jika anda melakukan banyak hal untuk menghancurkan saya. Karena ayah saya saja tidak menyebutkan nama anda tadi. Anda tahu apa artinya itu? Ayah saya telah melupakan anda! Anda hanya bagian dari masa kelam kami yang tidak pantas kami ingat lagi! Mungkin dulu aku akan senang memiliki seorang kakak laki-laki seperti anda. Tapi sekarang tidak lagi! Saya memiliki banyak orang yang lebih menyayangi saya dan melindungi saya. Jadi lakukanlah apapun yang ingin anda lakukan! Saya tidak takut!"

"Benarkah? Kau tidak takut jika aku melakukan sesuatu? Bagaimana jika aku menyentuh orang-orangmu? Kau akan menyesalinya Serry!"

"Pfttt... Apa anda berpikir kami lemah? Apa anda tahu Tuan Trevon, saya sudah melewati banyak hal. Saya sudah mengalami banyak masalah di hidup saya. Jadi jika akan ingin menambahkannya lagi, saya merasa akan baik-baik saja! Karena saya pernah menghadapi masalah yang sama. Saya tidak akan takut! Lagipula untuk apa anda ingin menyentuh mereka dan saya lagi? Hubungan anda dan keluarga saya telah berakhir. Nikmati saja robot buatan ayah saya itu dan saya akan membuat robot lain yang tidak akan kalah dengan robot itu! Jadi mari bertarung membuat robot terbaik di masa depan. Karena saya pasti akan melampaui anda! Tentu saja bersama ayah saya! Wlekkk..." Aku menjulurkan lidah dan pergi ke arah mobil.

Aku berjalan dengan ringan menuju mobil, karena jika dia menyentuh kami. Aku juga akan menyentuhnya dengan sangat berani. Di belakangku, aku tidak sendirian lagi seperti dulu. Ada ayah, ibu, teman-temanku, juga seseorang yang sedang membukakan pintu untukku. Jadi aku bisa berdiri dengan baik di atas kakiku sendiri. Pertarungan sebenarnya adalah di luar kompetisi ini! Aku melihat ke arah Trevon yang sedang menutup mulutnya. Lihat saja! Aku akan membuat robot hebat!

Aku mengacungkan jari tengah padanya.

Jika dia macam-macam, aku sudah menyiapkan banyak hal untuk menghadapinya!

🎮🎮🎮

Salam ThunderCalp!🤗

Jangan lupa like, komen, dan share!

See you...

Robotic In Love ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang