"Apakah Perusahaan WAS belum sampai? Karena waktu sudah habis kami nyatakan mereka..."
"Kami disini!!!" Teriakku keras.
Napasku tersengal-sengal di depan pintu. Aku mengatur napas dan berjalan begitu lelah setelah mempertaruhkan nyawa dan berlari sampai ke tempat ini. Aku naik ke panggung dan mengambil mic pemandu acara. Sampai! Kami sampai tepat waktu!
"Maaf atas keterlambatan kami! Kami memiliki sedikit masalah tapi kami baik-baik saja! Hah... Hah... Kami dari perusahaan rintisan baru, nama saya Serry! Teman saya Cashel, Wil, Noam, dan Kenal! Kami dari Perusahaan WAS, We Are Strong, We Are Smart, and We Are Sexy! Kami datang untuk menunjukkan sesuatu kepada kalian semua."
Empat orang datang membawa Kitty juga dua robot baru yang berbentuk boneka beruang. Cashel mengacungkan jempolnya padaku. Apakah sudah siap?
"Karena kami belum menyempurnakannya kami menggunakan cara sederhana. Robot yang baru ini kami namai dengan nama Me and You. Me berwarna merah muda dan You berwarna coklat. Mereka adalah robot penari. Mereka akan menari mengikuti lagu tapi sayangnya robot ini belum bisa melakukannya! Kami akan mencontohkan cara kerjanya kepada kalian semua!" Aku meletakkan mic dan mengambil alat untuk dipasang ke tubuhku.
Cashel juga memasangnya dan melihatku dengan wajah khawatir. Kami akan menari di atas tempat ini.
Noam mengambil mic dan berjalan ke arahku.
"Yang perlu dilakukan adalah Kitty tolong nyanyikan lagu Bianca-Dance With Me!" Pintaku.
"Iya, meoww..."
Lagu ibu di putar, lagu ini memiliki hentakan keras seperti lagu untuk berada di pesta. Aku tersenyum dan melihat Cashel yang melakukan gerakan aneh. Apakah itu tarian? Gerakan kami akan dilakukan oleh para beruang. Mereka juga akan menari seperti kami. Menirunya dan mengingat gerakan jika lagu di putar lagi. Inilah namanya robot penari!
Aku menari dan menarik tangan Cashel untuk menari bersamaku. Dia sangat kaku.
"Serry! Aku tidak bisa menari!" Cashel berbisik padaku dengan tubuhnya yang menarikan tarian aneh.
"Kau payah! Apakah kau tidak pernah menari di suatu tempat?" Tanyaku berputar-putar mengikuti irama.
"Menari dimana?"
"Pegang saja tanganku!" Aku menggenggam tangan Cashel dan menari mengelilinginya.
Cashel terdiam dan melihatku yang menari tarian ibu. Lagu ini memang lagu untuk pasangan saat ibu menyanyikannya di panggung. Ayah yang sering berlatih dengan ibu sampai punggung ayah kesakitan.
"Kau bisa menari?" Tanya Cashel.
"Kau pikir aku ini siapa? Sejak dulu ibu mengajariku menari! Bahkan aku..." Cashel menarik tanganku dan memeluk tubuhku.
Apa yang dia lakukan?
"Cukup untuk menarinya seperti itu!" Cashel melepaskan tubuhku begitu saja.
Apa maksudnya?
Cashel menarik tanganku keras sampai aku menabrak dadanya. Dia tersenyum dan membuatku berputar-putar. Katanya dia tidak bisa menari tapi apa ini? Dia mengangkat tubuhku dan membuatku mengikuti irama Cashel. Bukankah dia bisa menari?
"Kau bohong?"
"Jika hanya tarian seperti ini aku bisa! Tapi tidak dengan tarian kau tarikan!" Cashel memegangi pinggangku.
"Darimana mau belajar?"
"Aku jadi ingat! Ini tarian ibuku yang sering mengajakku pergi ke pesta ulang tahun. Anak-anak akan diajari tarian seperti ini."
KAMU SEDANG MEMBACA
Robotic In Love ( END )
DragosteAku mencintaimu! Sangat mencintaimu! Tidak bisakah kau melihatku sekali saja? Tapi seberapa keras aku mengatakannya dan menunjukkannya padamu, kau tetap berpaling dariku. Sampai aku pergi kau tetap tidak melihatku. Lalu untuk apa kita bertemu lagi...
