VOTE DAN KOMENTAR TEMAN-TEMAN MENENTUKAN AKHIR KISAH CERITA INI.
.
.
.
Hari pernikahan Alana dan Jack pun tiba, Jack mempersiapkan hari itu dengan sangat matang. Mereka dan keluarga terbang ke Jepang 3 hari sebelum hari pernikahan.
Tamu yang begitu banyak hadir disana, keluarga besar Alana maupun Jack hadir. Banyak kolega bisnis Jack juga yang hadir termasuk teman-teman terpilih Alana yang dengan terkejut mendapat undangan pernikahan Alana.
"Perketat keamanan disetiap sudut ruangan. Aku akan memenggal kepala kalian jika sampai ada satu penyusup pun yang masuk."
"Baik tuan, izin bertindak."
Jack mengangguk dan mengkode dengan jarinya menyuruh semua bodyguard suruhannya keluar dan langsung memposisikan diri mereka berjaga.
Pria itu kemudian kembali memasuki ruang gantinya dan menatap cermin dihadapannya, membenarkan posisi dasi dileher nya dan kerah kemejanya.
"Alana.. you're totally mine" ujar Jack dengan senyum puas yang terlihat dipantulan cermin itu.
"Jack, ayo keluar. Semua sudah menunggu.. setelah ini Alana akan menyusul mu."
"Ok mom." Balas Jack kepada Cleora yang sekarang berada didepan pintu ruangan ganti Jack.
Mengenakan ball gown putih dan train panjang, Alana menjelma menjadi putri kerajaan Disney dalam resepsi pernikahannya dengan Jack di Disneyland Tokyo, Jepang.
Jack mewujudkan harapan Alana dengan menjadikan Cinderella sebagai inspirasi penampilan gadis itu. Tubuh Alana dibalut gaun putih gading rancangan designer ternama dengan model strapless ball gown, lengkap dengan bolero bergaya puff.
Alana juga mengenakan mahkota hasil rancangan desainer aksesori terkenal Daniroyuki serta sepatu kaca desainer terkenal Byun Baekhyun. Sementara itu, Jack terlihat gagah dengan tuksedo hitam dan dasi pita dilehernya.
Alana kini tengah berdiri bersama mamanya Rosie, telinganya mendengar dengan sangat jelas bagaimana Jack mengucapkan Janji Suci dengan lantang dan tanpa ada salah ucap sedikitpun.
Proses Janji Suci pernikahan Jack dengan Alana berlangsung penuh khidmat. Prosesi berjalan lancar dengan disaksikan ratusan pasang mata yang memenuhi undangan disana.
Kini Jack dan Alana telah sah sebagai suami istri. Prosesi yang paling menegangkan sudah mereka lalui seperti sebelum Janji Suci ini. Alana bahkan sempat berpikir Jack akan salah mengucapkan Janji Suci nya yang menggunakan bahasa Indonesia itu tetapi ternyata Jack mengucapkannya dengan lantang dan tegas dalam sekali tarikan nafas.
Setelah Janji Suci selesai, perlengkapan kegiatan itu disingkirkan bersama Jonathan dan penghulu menuruni panggung ballroom. Sebelum Jonathan turun, pria itu sempat memberikan sepatah kata kepada Jack.
"Cintailah putriku, sebagaimana cintaku yang begitu besar selalu ku berikan kepadanya."
"Sure pah. I'll love her unconditionally and forever, this I promise you."
Jonathan mengangguk dengan mata berkaca-kaca, kini dirinya sudah bukan lagi satu satunya tempat putrinya merengek manja. Sudah ada pria lain yang menggantikan posisinya. Jonathan menepuk pundak Jack dua kali kemudian turun dari panggung ballroom.
"Mah, Alana sangat gugup."
"Iya nak, sangat wajar karena ini hari yang sangat penting untukmu. Berdoa saja ya agar semua berjalan lancar" ujar Rosie menenangkan Alana. Karena MC pernikahan sudah menyuruh mempelai wanita bersama pendamping memasuki venue.
Alana menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya secara perlahan sebelum kemudian pintu besar didepannya terbuka dan suara seruan tamu undangan menyambut langkahnya bersama Rosie yang menggandeng gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jack's Obsession
Storie d'amoreBagaimana jika waktu liburan yang kamu pikir akan menyenangkan justru membawamu kesebuah sangkar tanpa pintu? Dimana seseorang yang tidak pernah kamu bayangkan kini sangat terobsesi denganmu. "Apa kamu pikir aku akan dengan mudah melepasmu hanya den...
