Tepat di umur yang kedua tahun, Alana dan Jack baru saja merayakan ulang tahun Vinnie dirumah megahnya yang dahulu sempat ditinggali oleh Alana dan Jack setelah kejadian mengerikan yang menimpa Alana. Orang tua Jack serta teman-teman Alana hadir dalam acara ulang tahun Vinnie yang bertema Spiderman itu. Rosie dan Jonathan tidak bisa hadir karena ada kepentingan yang tidak bisa mereka tinggal, mereka hanya mengirimkan paket hadiah khusus untuk Vinnie dan mengucapkan selamat ulang tahun melalui panggilan video call.
Alana sebenarnya ingin acara ini hanya dirayakan secara kekeluargaan saja namun ternyata Jack sudah lebih dahulu membicarakan dengan rekan bisnisnya yang semakin lama semakin meluas pemberitaan itu. Para rekan bisnis Jack datang bersama anak dan istri mereka ikut memeriahkan acara ini. Fyi, teman Alana yang datang kali ini adalah Nadya. Puspita dan Atalia tidak bisa hadir karena mereka ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. Nadya pun tidak bisa tinggal lama, ia akan langsung kembali keesokan harinya.
Bagi teman-teman Alana, mereka sangat tidak merasa keberatan jika harus bolak-balik ke Inggris-Indonesia mengingat jarak yang cukup jauh. Mereka justru bersyukur, meski Alana kini sudah menikah dan mapan Alana masih begitu mengingat dan mementingkan mereka. Tak tanggung-tanggung Alana dan suaminya juga lah yang menanggung semua kebutuhan mereka jika berada di Inggris.
"Sayang, jika Vinnie rewel bagaimana? Aku tidak enak dengan mommy." Kata Alana dengan bersandar pada bahu suaminya yang duduk disampingnya.
Mereka menggunakan pakaian senada. Jack menggunakan jas merah maroon dengan kemeja hitam dan celana yang senada dengan jasnya. Sedangkan Alana menggunakan gaun yang sangat elegan berwarna merah maroon. Gaun satin yang tampak mahal itu sangat cocok dipakai oleh Alana. Dengan pakaian Alana yang seperti itu membuat para kolega Jack memuji istrinya terang-terangan. Meski sebagian besar dari mereka membawa anak dan istri rasanya Jack tetap saja cemburu.
"Tidak sayang, mommy justru sangat senang kita menitipkan Vinnie kepadanya. Tenang saja. Sekarang waktunya kita berdua." Ucap Jack dengan tangan kirinya yang kini menarik tangan Alana dan menggenggamnya meletakan tangan mereka diatas pahanya.
"Baiklah. Namun bagaimana jika Vinnie-"
"Sayang.. berhenti berpikir macam-macam. Semuanya aman. Kamu tenang saja." Peringatan Jack membuat Alana mengangguk mengerti.
Jack sudah mengatakan bukan bahwa setelah Vinnie berusia dua tahun ia ingin honeymoon? Dan hari ini adalah saatnya. Bahkan pria itu tidak mau menunggu besoknya dan langsung membawa Alana pergi pada sore harinya setelah pesta ulang tahun berakhir.
Mobil berhenti disebuah lapangan yang sangat luas. Alana dapat melihat sudah ada pesawat yang terparkir dihadapannya dengan tangga yang sudah terbuka secara rapih. Beberapa bodyguard berpakaian serba hitam menunggu dibawah tangga pesawat. Pintu mobil sisi Jack dibuka oleh salah satu bodyguard, setelah Alana menegakkan tubuhnya dari sandaran pada Jack. Pria itu langsung keluar dari mobil dan kemudian berlari memutari mobil.
"Silahkan istri cantikku." Ucap Jack setelah ia membuka pintu sisi Alana.
Alana tersenyum hangat dan menyambut tangan suaminya. Kemudian keluar dari mobil dengan pelukan Jack dipinggangnya. Pelukan itu menjadi sebuah kehangatan yang selalu Alana dapatkan dari suaminya.
"Selamat malam tuan, semuanya sudah siap. Silahkan naik." Ucap salah satu bawahan Jack. Kemudian Jack dan Alana menaiki pesawat pribadi itu. Pesawat yang mewah dengan furniture yang terlihat mahal dan elegan. Alana disambut lagi oleh dua pramugari dan satu pramugara didalam pesawat itu.
Jack menggiring Alana untuk terus berjalan hingga sampailah mereka disebuah pintu. Salah satu pramugari membukakan pintu itu dan mempersilahkan Alana dan Jack. Jack menutup kembali pintu dan menguncinya dari dalam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jack's Obsession
RomanceBagaimana jika waktu liburan yang kamu pikir akan menyenangkan justru membawamu kesebuah sangkar tanpa pintu? Dimana seseorang yang tidak pernah kamu bayangkan kini sangat terobsesi denganmu. "Apa kamu pikir aku akan dengan mudah melepasmu hanya den...
