54. Married (END)

59.2K 3.4K 111
                                        

Notif masup? Wkwkwkwk

💒

4 tahun kemudian...

Askar membolak-balik pakaian di tangannya. Sebuah setelan jas berwarna abu-abu.

"Yang lihat, cocok gak?"

Askar mendongak menatap Arsenna yang baru keluar dari ruang ganti baju. Askar tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "Bagus kok, kamu bagus pakai baju apa saja."

Arsenna terkekeh, "Kamu bisa aja." Arsenna mendekat dan mengecup pipi Askar.

Arsenna dan Askar saat ini sedang fitting baju pengantin. Mereka akan menikah lusa nanti.

Sesuai rencana, mereka menikah setelah lulus sekolah dan berusia legal. Pernikahan mereka memang agak telat dari rencana awal. Askar memang meminta untuk menunda dulu, alasannya? Tidak ada alasan khusussih, Askar hanya ingin menunda saja. Tahun-tahun awal lulus sekolah ingin Askar habiskan dengan bermalas-malasan, jadi dia tidak ingin menikah dulu. Setelah puas bermalas-malasan, barulah dia siap menikah.

Tidak ada hal spesial yang terjadi selama 4 tahun ini. Ya adasih beberapa, seperti hubungan teman-teman dan saudara-saudara Askar. Mereka sudah mendapatkan pasangan masing-masing. Ada beberapa orang yang tidak Askar sangka akan menjadi pasangan.

~~~

"Yang ini bagusnya pasang di sana." Zeevanya menunjuk sebuah tempat untuk dipasang bunga.

Dekorasi gedung untuk pernikahan Askar dan Arsenna memang dipercayakan kepada anggota keluarga Nirvallen yang perempuan, dan Zeevanya sebagai tambahan.

"Nyonya ada kiriman beberapa karangan bunga dari guild Symphonia." Seorang pengawal memberi tau Ivona.

Ivona menganggukkan kepalanya, dia lalu berlalu keluar gedung untuk mengecek karangan bunga itu.

Seketika Ivona memijat keningnya yang pusing melihat karangan bunga di depannya, "Orang gila itu..."

Bagaimana Ivona tidak pusing, karangan bunga yang dikirim sangattt banyak.

"Mentang-mentang yang menikah adalah kakaknya, dia jadi mengirim bunga seenaknya. Apa dia ingin membuat pernikahan Askar menjadi pameran bunga?"

Orang yang dibicarakan oleh Ivona tentu saja adalah Arvie. Ketua dari guild Symphonia, serikat dagang yang sedang naik daun dan baru didirikan 2 tahun lalu.

Luar gedung pernikahan benar-benar sudah dipenuhi oleh karangan bunga. Mulai dari teman-temannya Arsenna dan Askar, rekan bisnis keluarga, pengusaha-pengusaha lainnya, dan pihak pemerintah negara.

Sebuah mobil berhenti di depan gedung, Ivona tersenyum menyadari mobil siapa itu. Arsenna dan Askar keluar dari mobil, dan Ivona langsung menghampiri mereka.

"Sayang udah diambil bajunya?" Ivona mengecup pipi Askar.

Askar terkekeh dan menganggukkan kepalanya, "Sudah. Bajunya cocok."

"Yasudah yuk, kalian harus melihat gedung tempat kalian resepsi nanti."

Ketiganyapun hendak berlalu menuju gedung, tapi sebelum masuk gedung Askar dan Arsenna membeku melihat rangkaian bunga yang begitu banyak di depan gedung. Tadi mereka berdua memang tidak begitu memperhatikan.

Askar menatap datar bunga-bunga itu, sepertinya tamu yang datang nanti akan sangat banyak. Padahal Askar menginginkan pernikahan yang biasa saja, malah jadi begini...

Mungkin efek dari keluarga Nirvallen, dan efek dari besarnya nama Arvie sekarang. Arsenna dan Ivona terkekeh melihat ekspresi lelah di wajah Askara.

Arsenna mengecup pipi Askar, "Jangan sedih gitu. Nanti kalau kamu capek karena tamunya banyak, kita usir aja mereka."

Askara : Peace (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang